<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>VIDEO: Kampanye Aneh Capres Muda Serbia </title><description>Berawal dari main-main, dan kampanye uniknya, seorang pemuda 25 tahun maju menjadi capres Serbia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/30/18/1654496/video-kampanye-aneh-capres-muda-serbia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/03/30/18/1654496/video-kampanye-aneh-capres-muda-serbia"/><item><title>VIDEO: Kampanye Aneh Capres Muda Serbia </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/03/30/18/1654496/video-kampanye-aneh-capres-muda-serbia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/03/30/18/1654496/video-kampanye-aneh-capres-muda-serbia</guid><pubDate>Kamis 30 Maret 2017 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/03/30/18/1654496/video-kampanye-aneh-capres-muda-serbia-EzksCkhljg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa sekaligus capres Serbia 2017, Luka Maksimovic berpose sebagai aliasnya Ljubisa 'Beli' Preletacevic. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/03/30/18/1654496/video-kampanye-aneh-capres-muda-serbia-EzksCkhljg.jpg</image><title>Mahasiswa sekaligus capres Serbia 2017, Luka Maksimovic berpose sebagai aliasnya Ljubisa 'Beli' Preletacevic. (Foto: Reuters)</title></images><description>MLADENOVAC &amp;ndash; Meski tak banyak mendapat sorotan, Serbia akan menggelar pemilihan presiden (pilpres) pada Minggu, 2 April 2017. Pada pemilihan kali ini, seorang pemuda yang belum menyelesaikan kuliahnya memiliki peluang untuk menjadi presiden Negara Balkan itu.
Berawal dari sebuah lelucon, Luka Maksimovic memutuskan maju sebagai seorang karakter parodi bernama Ljubisa &amp;lsquo;Beli&amp;rsquo; Preletacevic yang digambarkan sebagai seorang politikus yang mengenakan kemeja putih, sepatu kasual, jam tangan emas yang kebesaran dan cincin mewah. Dia mengendarai kereta yang ditarik kuda di sepanjang jalan Mladenovac dan menjanjikan uang dan pekerjaan bagi siapa pun yang memilihnya. Singkatnya, seorang politikus dari jenis yang paling buruk.
Nama karakter yang diperankan pria berusia 25 tahun itu diambil dari plesetan berbagai kata. Julukan Beli yang berarti putih diambil dari pakaian yang dikenakan Ljubisa. Sedangkan Preletacevic adalah sebuah istilah yang menunjukkan seseorang yang berganti-ganti partai politik demi kepentingan pribadi.
Karakter Beli adalah sebuah bentuk protes pada Pemerintah Serbia yang digerogoti korupsi dan standar hidup yang rendah rakyatnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot;  src=&quot;https://www.youtube.com/embed/FcLdW7K86Gg&quot; frameborder=&quot;0&quot;  allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Yep ini video kampanye. (Video: YouTube/Beli - Samo Jako)
Melalui video kampanyenya yang unik Luka menyebarkan pencalonannya melalui media sosial YouTube dan Facebook dengan hasil yang tak diduga-duga. Partainya menempati urutan kedua popularitas dengan 11 persen suara di belakang partai berkuasa, bahkan sebelumnya Luka sempat mendapatkan 20 persen dukungan.
&amp;ldquo;Kami hanya main-main saja,&amp;rdquo; kata Luka seperti dilansir dari Reuters, Kamis (30/3/2017).
Namun, banyak yang menilai meski Luka dan karakternya populer sebagai bentuk kritik dan gambaran kekesalan rakyat pada pemerintah, partainya tidak akan memberikan tantangan bagi Partai Progresif yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Aleksandar Vucic. Terlepas dari permasalahan di Serbia, PM Vucic adalah sosok yang populer dan partainya tampaknya akan melenggang sebagai pemenang dengan suara terbanyak.
Sementara itu, Luka yang bercita-cita menjadi presenter televisi saat ini hanya berharap bisa lulus ujiannya.
&amp;ldquo;Saya akan jadi presiden dan saya tidak harus menyelesaikan universitas,&amp;rdquo; ujarnya bercanda.
</description><content:encoded>MLADENOVAC &amp;ndash; Meski tak banyak mendapat sorotan, Serbia akan menggelar pemilihan presiden (pilpres) pada Minggu, 2 April 2017. Pada pemilihan kali ini, seorang pemuda yang belum menyelesaikan kuliahnya memiliki peluang untuk menjadi presiden Negara Balkan itu.
Berawal dari sebuah lelucon, Luka Maksimovic memutuskan maju sebagai seorang karakter parodi bernama Ljubisa &amp;lsquo;Beli&amp;rsquo; Preletacevic yang digambarkan sebagai seorang politikus yang mengenakan kemeja putih, sepatu kasual, jam tangan emas yang kebesaran dan cincin mewah. Dia mengendarai kereta yang ditarik kuda di sepanjang jalan Mladenovac dan menjanjikan uang dan pekerjaan bagi siapa pun yang memilihnya. Singkatnya, seorang politikus dari jenis yang paling buruk.
Nama karakter yang diperankan pria berusia 25 tahun itu diambil dari plesetan berbagai kata. Julukan Beli yang berarti putih diambil dari pakaian yang dikenakan Ljubisa. Sedangkan Preletacevic adalah sebuah istilah yang menunjukkan seseorang yang berganti-ganti partai politik demi kepentingan pribadi.
Karakter Beli adalah sebuah bentuk protes pada Pemerintah Serbia yang digerogoti korupsi dan standar hidup yang rendah rakyatnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot;  src=&quot;https://www.youtube.com/embed/FcLdW7K86Gg&quot; frameborder=&quot;0&quot;  allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Yep ini video kampanye. (Video: YouTube/Beli - Samo Jako)
Melalui video kampanyenya yang unik Luka menyebarkan pencalonannya melalui media sosial YouTube dan Facebook dengan hasil yang tak diduga-duga. Partainya menempati urutan kedua popularitas dengan 11 persen suara di belakang partai berkuasa, bahkan sebelumnya Luka sempat mendapatkan 20 persen dukungan.
&amp;ldquo;Kami hanya main-main saja,&amp;rdquo; kata Luka seperti dilansir dari Reuters, Kamis (30/3/2017).
Namun, banyak yang menilai meski Luka dan karakternya populer sebagai bentuk kritik dan gambaran kekesalan rakyat pada pemerintah, partainya tidak akan memberikan tantangan bagi Partai Progresif yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Aleksandar Vucic. Terlepas dari permasalahan di Serbia, PM Vucic adalah sosok yang populer dan partainya tampaknya akan melenggang sebagai pemenang dengan suara terbanyak.
Sementara itu, Luka yang bercita-cita menjadi presenter televisi saat ini hanya berharap bisa lulus ujiannya.
&amp;ldquo;Saya akan jadi presiden dan saya tidak harus menyelesaikan universitas,&amp;rdquo; ujarnya bercanda.
</content:encoded></item></channel></rss>
