<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Jepang Luncurkan Serangan Besar-besaran terhadap Pasukan Sekutu AS di Filipina</title><description>Militer Jepang sukses menginvasi Bataan, Filipina dan memukul mundur pasukan sekutu Amerika Serikat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/03/18/1656941/historipedia-jepang-luncurkan-serangan-besar-besaran-terhadap-pasukan-sekutu-as-di-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/03/18/1656941/historipedia-jepang-luncurkan-serangan-besar-besaran-terhadap-pasukan-sekutu-as-di-filipina"/><item><title>HISTORIPEDIA: Jepang Luncurkan Serangan Besar-besaran terhadap Pasukan Sekutu AS di Filipina</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/03/18/1656941/historipedia-jepang-luncurkan-serangan-besar-besaran-terhadap-pasukan-sekutu-as-di-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/03/18/1656941/historipedia-jepang-luncurkan-serangan-besar-besaran-terhadap-pasukan-sekutu-as-di-filipina</guid><pubDate>Senin 03 April 2017 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/02/18/1656941/historipedia-jepang-luncurkan-serangan-besar-besaran-terhadap-pasukan-sekutu-as-di-filipina-CYVl9tK1VI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Jepang. (Foto: Mikeda History)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/02/18/1656941/historipedia-jepang-luncurkan-serangan-besar-besaran-terhadap-pasukan-sekutu-as-di-filipina-CYVl9tK1VI.jpg</image><title>Tentara Jepang. (Foto: Mikeda History)</title></images><description>PADA hari ini, tepatnya pada 3 April 1942, ketika pertempuran Perang Dunia (PD) II masih berlangsung, Negeri Sakura Jepang diketahui melancarkan serangan besar-besaran terhadap pasukan sekutu Amerika Serikat (AS) di Bataan, Manila Bay, Filipina. Tentara divisi 14 Jepang diketahui telah memulai invansi ke wilayah Filipina tersebut sejak Desember 1941 sebelum melancarkan serangan.

Invansi Militer tersebut dipimpin oleh  Jenderal Masaharu Homma. Ia dengan sukses menginvasi Bataan dan memukul mundur pasukan Filipina yang dipimpin oleh Jenderal Douglas MacArthur dari Manila. Kesuksesan invasi Jenderal Homma ini dipengaruhi oleh buruknya susunan strategi perang yang diterapkan Jenderal MacArthur.

Sekira sebulan sebelum serangan terjadi atau pada Maret 1942, Jenderal MacArthur dikirim ke Australia atas perintah Presiden AS saat itu, Franklin D Roosevelt. Posisi Jenderal MacArthur kemudian digantikan oleh Mayor Jenderal Edward P. King Jr.

Setelah itu, pasukan sekutu AS-Filipina diketahui mengalami kekurangan pangan dan terancam kelaparan. Banyak dari mereka juga sakit-sakitan seperti menderita malaria beri-beri, disentri dan kekurangan gizi.

Homma yang bersama pasukan bantuan kemudian melancarkan serangan dengan kesempatan dalam kesempitan dengan memanfaat kondisi pasukan AS-Filipina yang tengah lemah tersebut. Dilengkapi persenjataan artileri dan pesawat tempur, pasukan Jepang tanpa ragu membombardir musuhnya itu.

Serangan Jepang tersebut berhasil mengalahkan pasukan sekutu AS dan membuat mereka menyerahkan para pasukannya yang tersisa. Penyerahan itu dilakukan enam hari pasca-serangan dan menjadi penyerahan pasukan AS dengan jumlah terbesar sepanjang sejarah militer negeri Paman Sam tersebut. (rav)</description><content:encoded>PADA hari ini, tepatnya pada 3 April 1942, ketika pertempuran Perang Dunia (PD) II masih berlangsung, Negeri Sakura Jepang diketahui melancarkan serangan besar-besaran terhadap pasukan sekutu Amerika Serikat (AS) di Bataan, Manila Bay, Filipina. Tentara divisi 14 Jepang diketahui telah memulai invansi ke wilayah Filipina tersebut sejak Desember 1941 sebelum melancarkan serangan.

Invansi Militer tersebut dipimpin oleh  Jenderal Masaharu Homma. Ia dengan sukses menginvasi Bataan dan memukul mundur pasukan Filipina yang dipimpin oleh Jenderal Douglas MacArthur dari Manila. Kesuksesan invasi Jenderal Homma ini dipengaruhi oleh buruknya susunan strategi perang yang diterapkan Jenderal MacArthur.

Sekira sebulan sebelum serangan terjadi atau pada Maret 1942, Jenderal MacArthur dikirim ke Australia atas perintah Presiden AS saat itu, Franklin D Roosevelt. Posisi Jenderal MacArthur kemudian digantikan oleh Mayor Jenderal Edward P. King Jr.

Setelah itu, pasukan sekutu AS-Filipina diketahui mengalami kekurangan pangan dan terancam kelaparan. Banyak dari mereka juga sakit-sakitan seperti menderita malaria beri-beri, disentri dan kekurangan gizi.

Homma yang bersama pasukan bantuan kemudian melancarkan serangan dengan kesempatan dalam kesempitan dengan memanfaat kondisi pasukan AS-Filipina yang tengah lemah tersebut. Dilengkapi persenjataan artileri dan pesawat tempur, pasukan Jepang tanpa ragu membombardir musuhnya itu.

Serangan Jepang tersebut berhasil mengalahkan pasukan sekutu AS dan membuat mereka menyerahkan para pasukannya yang tersisa. Penyerahan itu dilakukan enam hari pasca-serangan dan menjadi penyerahan pasukan AS dengan jumlah terbesar sepanjang sejarah militer negeri Paman Sam tersebut. (rav)</content:encoded></item></channel></rss>
