<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Perang Dunia II, Rusia Berhasil Mengusir Pasukan Jerman dari Crimea</title><description>Rusia mengerahkan pasukan sebagai bagian dari upaya untuk merebut kembali wilayah  Crimea di selatan Ukraina dari kekuasaan Axis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/08/18/1662091/historipedia-perang-dunia-ii-rusia-berhasil-mengusir-pasukan-jerman-dari-crimea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/08/18/1662091/historipedia-perang-dunia-ii-rusia-berhasil-mengusir-pasukan-jerman-dari-crimea"/><item><title>HISTORIPEDIA: Perang Dunia II, Rusia Berhasil Mengusir Pasukan Jerman dari Crimea</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/08/18/1662091/historipedia-perang-dunia-ii-rusia-berhasil-mengusir-pasukan-jerman-dari-crimea</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/08/18/1662091/historipedia-perang-dunia-ii-rusia-berhasil-mengusir-pasukan-jerman-dari-crimea</guid><pubDate>Sabtu 08 April 2017 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/08/18/1662091/historipedia-perang-dunia-ii-rusia-berhasil-mengusir-pasukan-jerman-dari-crimea-omOo9CXiz7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tank Jerman ketika menginvasi wilayah Uni Soviet. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/08/18/1662091/historipedia-perang-dunia-ii-rusia-berhasil-mengusir-pasukan-jerman-dari-crimea-omOo9CXiz7.jpg</image><title>Tank Jerman ketika menginvasi wilayah Uni Soviet. (Foto: AP)</title></images><description>PADA hari ini, 8 April 1944 ketika Perang Dunia (PD) II masih berlangsung, Rusia mengerahkan pasukan untuk menyerang tentara Jerman. Penyerangan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk merebut kembali wilayah Crimea di selatan Ukraina.

Kala itu, diketahui bahwa wilayah Crimea tengah berada di bawah kontrol kekuatan Axis. Untuk diketahui, kekuatan Axis sendiri merupakan blok poros yang terdiri dari Jerman, Italia, dan Jepang.

Penyerangan untuk mengusir tentara Jerman tersebut dipimpin oleh Marshal Fedor Tolbukhin.  Serangan Rusia itu kemudian berhasil memecahkan garis pertahanan pasukan Jerman hanya dalam kurun waktu empat hari. Alhasil Jerman pun berhasil dipukul mundur dan terpaksa meninggalkan Crimea.

Crimea sendiri diketahui sebagai wilayah yang banyak diperebutkan oleh kekuatan besar. Kekuatan tersebut di antaranya mulai dari Kekaisaran Ottoman Turki hingga Ivan III dari Rusia atau yang dikenal juga sebagai Pangeran Agung Moskwa.

Pada dasarnya Crimea telah menyatakan kemerdekaan pada 1918. Namun, hal itu tak bertahan lama karena pasukan Jerman datang dan menginvasi pada 1941. Sementara itu, Rusia sendiri membebaskan Crimea semata-mata bertujuan untuk memperkuat dan memperluas wilayah Uni Soviet.

Lepas dari Jerman, Crimea kembali terjebak dalam kungkungan yang lebih besar yakni Uni Soviet. Dan pada 1990, Crimea untuk kedua kalinya kembali mencoba menyatakan kemerdekaannya sebagai sebuah republik. (rav)</description><content:encoded>PADA hari ini, 8 April 1944 ketika Perang Dunia (PD) II masih berlangsung, Rusia mengerahkan pasukan untuk menyerang tentara Jerman. Penyerangan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk merebut kembali wilayah Crimea di selatan Ukraina.

Kala itu, diketahui bahwa wilayah Crimea tengah berada di bawah kontrol kekuatan Axis. Untuk diketahui, kekuatan Axis sendiri merupakan blok poros yang terdiri dari Jerman, Italia, dan Jepang.

Penyerangan untuk mengusir tentara Jerman tersebut dipimpin oleh Marshal Fedor Tolbukhin.  Serangan Rusia itu kemudian berhasil memecahkan garis pertahanan pasukan Jerman hanya dalam kurun waktu empat hari. Alhasil Jerman pun berhasil dipukul mundur dan terpaksa meninggalkan Crimea.

Crimea sendiri diketahui sebagai wilayah yang banyak diperebutkan oleh kekuatan besar. Kekuatan tersebut di antaranya mulai dari Kekaisaran Ottoman Turki hingga Ivan III dari Rusia atau yang dikenal juga sebagai Pangeran Agung Moskwa.

Pada dasarnya Crimea telah menyatakan kemerdekaan pada 1918. Namun, hal itu tak bertahan lama karena pasukan Jerman datang dan menginvasi pada 1941. Sementara itu, Rusia sendiri membebaskan Crimea semata-mata bertujuan untuk memperkuat dan memperluas wilayah Uni Soviet.

Lepas dari Jerman, Crimea kembali terjebak dalam kungkungan yang lebih besar yakni Uni Soviet. Dan pada 1990, Crimea untuk kedua kalinya kembali mencoba menyatakan kemerdekaannya sebagai sebuah republik. (rav)</content:encoded></item></channel></rss>
