<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wow! Arkeolog Temukan Gelang Kaca Prasejarah di Kampung Tua Papua</title><description>Selain gelang, benda prasejarah lainnya seperti gerabah, kapak batu, manik-manik dan sisa makanan berupa cangkang kerang juga ditemukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/08/340/1662240/wow-arkeolog-temukan-gelang-kaca-prasejarah-di-kampung-tua-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/08/340/1662240/wow-arkeolog-temukan-gelang-kaca-prasejarah-di-kampung-tua-papua"/><item><title>Wow! Arkeolog Temukan Gelang Kaca Prasejarah di Kampung Tua Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/08/340/1662240/wow-arkeolog-temukan-gelang-kaca-prasejarah-di-kampung-tua-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/08/340/1662240/wow-arkeolog-temukan-gelang-kaca-prasejarah-di-kampung-tua-papua</guid><pubDate>Sabtu 08 April 2017 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/08/340/1662240/wow-arkeolog-temukan-gelang-kaca-prasejarah-di-kampung-tua-papua-m2WZ7dtxh7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Benda kuno ditemukan di goa di Pengandaran (Syamsul/Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/08/340/1662240/wow-arkeolog-temukan-gelang-kaca-prasejarah-di-kampung-tua-papua-m2WZ7dtxh7.jpg</image><title>Benda kuno ditemukan di goa di Pengandaran (Syamsul/Sindo)</title></images><description>JAYAPURA - Arkeolog dari Balai Arkeologi Papua menemukan artefak gelang prasejarah berwarna putih dari bahan kaca di Situs Fromadi, Kampung Sawar, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

&quot;Hasil analisis artefaktual menunjukkan gelang ini berwarna putih dan berbahan kaca,&quot; kata peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto di Jayapura, Sabtu (8/4/2017).

Selain gelang kaca, kata Hari, di Situs Fromadi juga ditemukan benda-benda prasejarah lainnya seperti gerabah, kapak batu, manik-manik dan sisa makanan berupa cangkang kerang.

&quot;Secara topografi Situs Fromadi ini terletak di pesisir pantai Sarmi,&quot; katanya.

Berdasarkan cerita rakyat Kampung Sawar, disebutkan bahwa Situs Fromadi merupakan kampung tua.

&quot;Nenek moyang mereka pernah bermukim di Situs Fromadi dengan mendirikan rumah panggung, selain itu juga mendirikan Karwari atau rumah laki-laki yang sakral,&quot; katanya.

Rumah karwari, kata Hari, berbentuk tinggi dan bulat dengan atap kerucut yang digunakan sebagai tempat menyimpan tengkorak-tengkorak dan seruling keramat.

&quot;Rumah Karwari hanya bisa diakses oleh kaum laki-laki, kaum perempuan tidak diperbolehkan memasuki rumah ini,&quot; katanya.

Alumnus Kamus Universitas Udayana Bali itu mengatakan, gelang kaca dan manik-manik yang ditemukan di Situs Fromadi menunjukkan bahwa pada masa prasejarah, manusia yang menghuni tempat tersebut telah mengenal perhiasan tubuh.

&quot;Keberadaan gelang kaca dan manik-manik di situs ini, diperkirakan berasal dari luar Papua melalui serangkaian tukar menukar dalam perdagangan. Apalagi situsnya terletak di pesisir pantai,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAYAPURA - Arkeolog dari Balai Arkeologi Papua menemukan artefak gelang prasejarah berwarna putih dari bahan kaca di Situs Fromadi, Kampung Sawar, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua.

&quot;Hasil analisis artefaktual menunjukkan gelang ini berwarna putih dan berbahan kaca,&quot; kata peneliti dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto di Jayapura, Sabtu (8/4/2017).

Selain gelang kaca, kata Hari, di Situs Fromadi juga ditemukan benda-benda prasejarah lainnya seperti gerabah, kapak batu, manik-manik dan sisa makanan berupa cangkang kerang.

&quot;Secara topografi Situs Fromadi ini terletak di pesisir pantai Sarmi,&quot; katanya.

Berdasarkan cerita rakyat Kampung Sawar, disebutkan bahwa Situs Fromadi merupakan kampung tua.

&quot;Nenek moyang mereka pernah bermukim di Situs Fromadi dengan mendirikan rumah panggung, selain itu juga mendirikan Karwari atau rumah laki-laki yang sakral,&quot; katanya.

Rumah karwari, kata Hari, berbentuk tinggi dan bulat dengan atap kerucut yang digunakan sebagai tempat menyimpan tengkorak-tengkorak dan seruling keramat.

&quot;Rumah Karwari hanya bisa diakses oleh kaum laki-laki, kaum perempuan tidak diperbolehkan memasuki rumah ini,&quot; katanya.

Alumnus Kamus Universitas Udayana Bali itu mengatakan, gelang kaca dan manik-manik yang ditemukan di Situs Fromadi menunjukkan bahwa pada masa prasejarah, manusia yang menghuni tempat tersebut telah mengenal perhiasan tubuh.

&quot;Keberadaan gelang kaca dan manik-manik di situs ini, diperkirakan berasal dari luar Papua melalui serangkaian tukar menukar dalam perdagangan. Apalagi situsnya terletak di pesisir pantai,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
