<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donald Trump: Hanya Waktu yang Bisa Menjawab Hubungan Perdagangan AS dan China</title><description>Presiden AS, Donald Trump menyebut terkait masalah hubungan perdagangan AS-China hanya bisa dijawab oleh waktu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/09/18/1662667/donald-trump-hanya-waktu-yang-bisa-menjawab-hubungan-perdagangan-as-dan-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/09/18/1662667/donald-trump-hanya-waktu-yang-bisa-menjawab-hubungan-perdagangan-as-dan-china"/><item><title>Donald Trump: Hanya Waktu yang Bisa Menjawab Hubungan Perdagangan AS dan China</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/09/18/1662667/donald-trump-hanya-waktu-yang-bisa-menjawab-hubungan-perdagangan-as-dan-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/09/18/1662667/donald-trump-hanya-waktu-yang-bisa-menjawab-hubungan-perdagangan-as-dan-china</guid><pubDate>Minggu 09 April 2017 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/09/18/1662667/donald-trump-hanya-waktu-yang-bisa-menjawab-hubungan-perdagangan-as-dan-china-qXfMzBT0RY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/09/18/1662667/donald-trump-hanya-waktu-yang-bisa-menjawab-hubungan-perdagangan-as-dan-china-qXfMzBT0RY.jpg</image><title>Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping. (Foto: AP)</title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping baru saja bertemu pada 6-7 April 2017. Meskipun hubungan dua negara sempat tegang, nyatanya pertemuan dua orang penting tersebut berjalan dengan hangat.

Dalam pertemuan tersebut, isu perdagangan dan ancaman nuklir Korea Utara (Korut) menjadi topik utama pembahasan. Pembahasan terkait isu Korut diketahui menuai hasil positif. Kedua presiden tersebut telah setuju untuk bekerjasama meyakinkan Korut membatalkan program nuklirnya.

Selain itu, Presiden Trump juga mengungkapkan bahwa melalui pertemuan kali ini, hubungan AS-China telah mengalami kemajuan menjadi lebih baik. Namun, terkait isu perdagangan Presiden AS ke-45 tersebut justru menyampaikan pernyataan mengambang. Melalui akun Twitter resminya, Trump menyebut terkait masalah hubungan perdagangan AS-China hanya bisa dijawab oleh waktu.

&quot;Ini adalah suatu kehormatan besar untuk mendapat kunjungan dari Presiden China, Xi Jinping dan Ibu Negara, Peng Liyuan sebagai tamu kami di Amerika Serikat. Hubungan persahabatan yang baik telah terbentuk, tapi terkait urusan perdagangan hanya waktu yang bisa memberitahu,&quot; tulis Presiden Trump sebagaimana dilansir Belfast Telegraph, 	Minggu (9/4/2017).

Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin mengatakan, bahwa kedua belah pihak akan mengumumkan hasil diskusi terkait upaya membuat perdagangan AS-China menjadi lebih seimbang pada seratus hari ke depan. (rav)</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping baru saja bertemu pada 6-7 April 2017. Meskipun hubungan dua negara sempat tegang, nyatanya pertemuan dua orang penting tersebut berjalan dengan hangat.

Dalam pertemuan tersebut, isu perdagangan dan ancaman nuklir Korea Utara (Korut) menjadi topik utama pembahasan. Pembahasan terkait isu Korut diketahui menuai hasil positif. Kedua presiden tersebut telah setuju untuk bekerjasama meyakinkan Korut membatalkan program nuklirnya.

Selain itu, Presiden Trump juga mengungkapkan bahwa melalui pertemuan kali ini, hubungan AS-China telah mengalami kemajuan menjadi lebih baik. Namun, terkait isu perdagangan Presiden AS ke-45 tersebut justru menyampaikan pernyataan mengambang. Melalui akun Twitter resminya, Trump menyebut terkait masalah hubungan perdagangan AS-China hanya bisa dijawab oleh waktu.

&quot;Ini adalah suatu kehormatan besar untuk mendapat kunjungan dari Presiden China, Xi Jinping dan Ibu Negara, Peng Liyuan sebagai tamu kami di Amerika Serikat. Hubungan persahabatan yang baik telah terbentuk, tapi terkait urusan perdagangan hanya waktu yang bisa memberitahu,&quot; tulis Presiden Trump sebagaimana dilansir Belfast Telegraph, 	Minggu (9/4/2017).

Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin mengatakan, bahwa kedua belah pihak akan mengumumkan hasil diskusi terkait upaya membuat perdagangan AS-China menjadi lebih seimbang pada seratus hari ke depan. (rav)</content:encoded></item></channel></rss>
