<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Terbunuhnya Tokoh Revolusi Meksiko, Emiliano Zapata</title><description>Okezone pada artikel ini akan mengulas mengenai terbunuhnya tokoh revolusi Meksiko, Emiliano Zapata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/10/18/1662714/historipedia-terbunuhnya-tokoh-revolusi-meksiko-emiliano-zapata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/10/18/1662714/historipedia-terbunuhnya-tokoh-revolusi-meksiko-emiliano-zapata"/><item><title>HISTORIPEDIA: Terbunuhnya Tokoh Revolusi Meksiko, Emiliano Zapata</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/10/18/1662714/historipedia-terbunuhnya-tokoh-revolusi-meksiko-emiliano-zapata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/10/18/1662714/historipedia-terbunuhnya-tokoh-revolusi-meksiko-emiliano-zapata</guid><pubDate>Senin 10 April 2017 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/09/18/1662714/historipedia-terbunuhnya-tokoh-revolusi-meksiko-emiliano-zapata-EZMKAmeIlD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Emiliano Zapata tewas tertembak pada 10 April 1919 (Foto: El Informador)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/09/18/1662714/historipedia-terbunuhnya-tokoh-revolusi-meksiko-emiliano-zapata-EZMKAmeIlD.jpg</image><title>Emiliano Zapata tewas tertembak pada 10 April 1919 (Foto: El Informador)</title></images><description>SALAH satu tokoh penting di revolusi Meksiko adalah seorang pria bernama Emiliano Zapata. Ia menjadi inspirasi pergerakan Zapatismo. Sejarah mencatat 10 April sebagai hari di mana Zapata tewas ditembak.
Emiliano Zapata Salazar lahir di Desa Anenecuilco, Negara Bagian Morales, pada 8 Agustus 1879. Sebagaimana dikutip dari History.com, Senin (10/4/2017) Zapata dipaksa bergabung dengan tentara Meksiko pada 1908 atas usahanya untuk mengembalikan lahan milik desa yang diambil alih oleh pengusaha peternakan.
Namun Zapata bangkit usai revolusi pecah pada 1910, ia membuat pasukan yang berisi para petani asal wilayah Morelos. Dengan slogan &amp;ldquo;Tanah dan Kebebasan&amp;rdquo;, mereka mengobarkan perlawanan terhadap pemerintah Meksiko di bawah kepemimpinan Francisco Madero, yang dilanjutkan oleh Victoriano Huerta dan Venustiano Carranza.
Francisco Madero menyebut kelompok pimpinan Zapata sebagai barisan bandit. Pada November 1911, Zapata membuat dokumen yang dinamakan Plan de Ayala yang menyerukan reformasi tanah yang substansial.
Geram dengan pembuatan dokumen tersebut, Madero kemudian mengirimkan Tentara Federal untuk menghancurkan pergerakan Zapata yang dikenal dengan istilah Zapatista di Morelos. Tidak kira-kira, mereka menggunakan kebijakan pembumihangusan. Para tentara membakar desa dan memaksa para pria desa bergabung dengan tentara atau mengirim mereka ke kamp kerja paksa.
Namun strategi tersebut malah semakin menguatkan posisi Zapatista di mata para petani. Pasukan Zapata akhirnya berhasil mengusir tentara Madero dari Morales.
Madero kemudian dikudeta pada Februari 1913 dan membuat Victoriano  Huerta menggantikannya. Namun pasukan koalisi yang dipimpin oleh  Venustiano Carranza menggulingkan Huerta pada Juli 1914 dengan bantuan  pasukan Zapata.
Zapata tidak mengakui kepempimpinan Carranza yang mengklaim sebagai  pemimpin dari gerakan revolusi Meksiko. Zapara tetap memegang teguh  dengan Plan de Ayala yang bertujuan utama untuk membantu para petani  mendapatkan tanah.
Ajal Zapata mulai mendekatinya pada awal 1919 ketika Jenderal Pablo  Gonzale memerintahkan Kolonel Jesus Guajardo untuk melancarkan operasi  melawan Zapatista di wilayah pegunungan Huautla. Namun akibat skandal,  Guajardo malah ditangkap dan dijebloskan ke penjara
Melihat hal tersebut, pada 21 Maret, Zapata memutuskan untuk  menyelundupkan sebuah pesan untuk Guajardo. Pesan tersebut meminta  Guajardo untuk berpindah dan bergabung dengan gerakan Zapata.
Sayangnya pesan itu malah jatuh ke tangan Gonzalez yang akhirnya  meramu sebuah rencana untuk menjatuhkan Zapata. Pada rencana itu,  Gonzalez memanfaatkan untuk menggunakan Guajardo.
Guajardo dipaksa berpura-pura akan bergabung dengan kelompok revolusi  dan meminta bertemu Zapata untuk bertemu. Pada 10 April 1919, Zapata  kemudian tiba di Hacienda de San Juan yang berlokasi di Chinamecca namun  bukannya bertemu dengan Guajardo, ia malah disambut dengan timah panas  yang ditembakkan oleh tentara Meksiko.</description><content:encoded>SALAH satu tokoh penting di revolusi Meksiko adalah seorang pria bernama Emiliano Zapata. Ia menjadi inspirasi pergerakan Zapatismo. Sejarah mencatat 10 April sebagai hari di mana Zapata tewas ditembak.
Emiliano Zapata Salazar lahir di Desa Anenecuilco, Negara Bagian Morales, pada 8 Agustus 1879. Sebagaimana dikutip dari History.com, Senin (10/4/2017) Zapata dipaksa bergabung dengan tentara Meksiko pada 1908 atas usahanya untuk mengembalikan lahan milik desa yang diambil alih oleh pengusaha peternakan.
Namun Zapata bangkit usai revolusi pecah pada 1910, ia membuat pasukan yang berisi para petani asal wilayah Morelos. Dengan slogan &amp;ldquo;Tanah dan Kebebasan&amp;rdquo;, mereka mengobarkan perlawanan terhadap pemerintah Meksiko di bawah kepemimpinan Francisco Madero, yang dilanjutkan oleh Victoriano Huerta dan Venustiano Carranza.
Francisco Madero menyebut kelompok pimpinan Zapata sebagai barisan bandit. Pada November 1911, Zapata membuat dokumen yang dinamakan Plan de Ayala yang menyerukan reformasi tanah yang substansial.
Geram dengan pembuatan dokumen tersebut, Madero kemudian mengirimkan Tentara Federal untuk menghancurkan pergerakan Zapata yang dikenal dengan istilah Zapatista di Morelos. Tidak kira-kira, mereka menggunakan kebijakan pembumihangusan. Para tentara membakar desa dan memaksa para pria desa bergabung dengan tentara atau mengirim mereka ke kamp kerja paksa.
Namun strategi tersebut malah semakin menguatkan posisi Zapatista di mata para petani. Pasukan Zapata akhirnya berhasil mengusir tentara Madero dari Morales.
Madero kemudian dikudeta pada Februari 1913 dan membuat Victoriano  Huerta menggantikannya. Namun pasukan koalisi yang dipimpin oleh  Venustiano Carranza menggulingkan Huerta pada Juli 1914 dengan bantuan  pasukan Zapata.
Zapata tidak mengakui kepempimpinan Carranza yang mengklaim sebagai  pemimpin dari gerakan revolusi Meksiko. Zapara tetap memegang teguh  dengan Plan de Ayala yang bertujuan utama untuk membantu para petani  mendapatkan tanah.
Ajal Zapata mulai mendekatinya pada awal 1919 ketika Jenderal Pablo  Gonzale memerintahkan Kolonel Jesus Guajardo untuk melancarkan operasi  melawan Zapatista di wilayah pegunungan Huautla. Namun akibat skandal,  Guajardo malah ditangkap dan dijebloskan ke penjara
Melihat hal tersebut, pada 21 Maret, Zapata memutuskan untuk  menyelundupkan sebuah pesan untuk Guajardo. Pesan tersebut meminta  Guajardo untuk berpindah dan bergabung dengan gerakan Zapata.
Sayangnya pesan itu malah jatuh ke tangan Gonzalez yang akhirnya  meramu sebuah rencana untuk menjatuhkan Zapata. Pada rencana itu,  Gonzalez memanfaatkan untuk menggunakan Guajardo.
Guajardo dipaksa berpura-pura akan bergabung dengan kelompok revolusi  dan meminta bertemu Zapata untuk bertemu. Pada 10 April 1919, Zapata  kemudian tiba di Hacienda de San Juan yang berlokasi di Chinamecca namun  bukannya bertemu dengan Guajardo, ia malah disambut dengan timah panas  yang ditembakkan oleh tentara Meksiko.</content:encoded></item></channel></rss>
