<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Perdana, Manusia Terbang ke Luar Angkasa</title><description>Kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang melakukan penerbangan ke luar angkasa.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/12/18/1665077/historipedia-perdana-manusia-terbang-ke-luar-angkasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/12/18/1665077/historipedia-perdana-manusia-terbang-ke-luar-angkasa"/><item><title>HISTORIPEDIA: Perdana, Manusia Terbang ke Luar Angkasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/12/18/1665077/historipedia-perdana-manusia-terbang-ke-luar-angkasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/12/18/1665077/historipedia-perdana-manusia-terbang-ke-luar-angkasa</guid><pubDate>Rabu 12 April 2017 06:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/12/18/1665077/historipedia-perdana-manusia-terbang-ke-luar-angkasa-2saQ0vgWTA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin dalam perjalanan menuju peluncuran Vostok 1 (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/12/18/1665077/historipedia-perdana-manusia-terbang-ke-luar-angkasa-2saQ0vgWTA.jpg</image><title>Kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin dalam perjalanan menuju peluncuran Vostok 1 (Foto: Reuters)</title></images><description>UNI Soviet boleh bertepuk dada di hadapan Amerika Serikat (AS). Sebab, mereka berhasil mengirim manusia pertama ke luar angkasa, jauh lebih dulu dibandingkan Negeri Paman Sam. Adalah Kosmonot Yuri Alekseyevich Gagarin yang mencatatkan sejarah tersebut pada 12 April 1961.
Kosmonot yang kala itu berusia 27 tahun tersebut menaiki pesawat ulang alik Vostok 1 untuk pergi ke luar angkasa. Yuri Gagarin juga menjadi manusia pertama yang mengitari orbit bumi selama 89 menit di dalam pesawat Vostok 1 di ketinggian 300 kilometer (km).
Seluruh penerbangan tersebut dipandu oleh sistem kontrol otomatis. &amp;ldquo;Prosedur penerbangan berlangsung normal. Saya baik-baik saja,&amp;rdquo; ujar Yuri Gagarin saat melalui penerbangan selama 108 menit, mengutip dari History, Rabu (12/4/2017).
Yuri Gagarin langsung menjadi selebriti di seluruh dunia. Ia dianugerahi penghargaan Order of Lenin dan diberi status sebagai pahlawan Uni Soviet. Sejumlah monumen dibangun di seluruh Uni Soviet untuk mengenang Yuri Gargarin. Namanya juga diabadikan sebagai nama jalan-jalan di negara komunis itu.
Keberhasilan Yuri Gargarin adalah pukulan telak bagi AS yang merencanakan penerbangan ke luar angkasa pada Mei 1961. Soviet semakin memanas-manasi AS dengan menerbangkan Vostok 2 yang dikendalikan oleh kosmonot Gherman Titov pada Agustus 1961. Ia mengitari orbit bumi sebanyak 17 kali dan menghabiskan lebih dari 25 jam di luar angkasa.
Penaklukkan luar angkasa tersebut adalah bukti nyata supremasi komunisme di atas kapitalisme yang dianut AS. Semua keberhasilan itu tercapai berkat jasa Sergei Pavlovich Korolev. Namanya sempat disembunyikan karena kontroversi di masa lalu sehingga tidak ada pihak di blok Barat yang tahu hingga meninggal dunia pada 1966.
Sergei Pavlovich Korolev lahir di Ukraina pada 1906. Ia adalah bagian dari tim peneliti yang meluncurkan roket pertama berbahan bakar cair milik Uni Soviet pada 1933. Sayangnya, sponsor militer yang mendukungnya menjadi korban bersih-bersih ala Joseph Stalin. Korolev dan rekan-rekannya kemudian didakwa melakukan pengkhianatan dan sabotase serta dijatuhi hukuman 10 tahun kerja sosial.
Ketakutan Uni Soviet terhadap majunya teknologi roket Jerman membuat Korolev akhirnya dibebaskan setelah dihukum selama satu tahun pada 1939. Ia dipersilakan melanjutkan pekerjaan membangun roket. Korolev dikirim ke Jerman untuk mempelajari roket V-2 yang digunakan oleh Nazi Jerman untuk menghancurkan Inggris.
AS sendiri berhasil menangkap desainer roket tersebut, yakni Wernher von Braun, yang kemudian didapuk menjadi kepala program luar angkasa Washington. Sayangnya, Uni Soviet berhasil mendapatkan cukup banyak sumber daya roket V-2, termasuk roket, fasilitas peluncuran, cetak biru, dan beberapa teknisi yang mengerjakan proyek tersebut.
Program luar angkasa Soviet di bawah kepemimpinan Korolev mencatat sejumlah prestasi berlabel perdana pada dekade 1950-1960. Menerbangkan binatang pertama ke orbit, manusia pertama, perempuan pertama, serta mengitari orbit bulan pertama, adalah beberapa contoh keberhasilan Sergei Korolev.</description><content:encoded>UNI Soviet boleh bertepuk dada di hadapan Amerika Serikat (AS). Sebab, mereka berhasil mengirim manusia pertama ke luar angkasa, jauh lebih dulu dibandingkan Negeri Paman Sam. Adalah Kosmonot Yuri Alekseyevich Gagarin yang mencatatkan sejarah tersebut pada 12 April 1961.
Kosmonot yang kala itu berusia 27 tahun tersebut menaiki pesawat ulang alik Vostok 1 untuk pergi ke luar angkasa. Yuri Gagarin juga menjadi manusia pertama yang mengitari orbit bumi selama 89 menit di dalam pesawat Vostok 1 di ketinggian 300 kilometer (km).
Seluruh penerbangan tersebut dipandu oleh sistem kontrol otomatis. &amp;ldquo;Prosedur penerbangan berlangsung normal. Saya baik-baik saja,&amp;rdquo; ujar Yuri Gagarin saat melalui penerbangan selama 108 menit, mengutip dari History, Rabu (12/4/2017).
Yuri Gagarin langsung menjadi selebriti di seluruh dunia. Ia dianugerahi penghargaan Order of Lenin dan diberi status sebagai pahlawan Uni Soviet. Sejumlah monumen dibangun di seluruh Uni Soviet untuk mengenang Yuri Gargarin. Namanya juga diabadikan sebagai nama jalan-jalan di negara komunis itu.
Keberhasilan Yuri Gargarin adalah pukulan telak bagi AS yang merencanakan penerbangan ke luar angkasa pada Mei 1961. Soviet semakin memanas-manasi AS dengan menerbangkan Vostok 2 yang dikendalikan oleh kosmonot Gherman Titov pada Agustus 1961. Ia mengitari orbit bumi sebanyak 17 kali dan menghabiskan lebih dari 25 jam di luar angkasa.
Penaklukkan luar angkasa tersebut adalah bukti nyata supremasi komunisme di atas kapitalisme yang dianut AS. Semua keberhasilan itu tercapai berkat jasa Sergei Pavlovich Korolev. Namanya sempat disembunyikan karena kontroversi di masa lalu sehingga tidak ada pihak di blok Barat yang tahu hingga meninggal dunia pada 1966.
Sergei Pavlovich Korolev lahir di Ukraina pada 1906. Ia adalah bagian dari tim peneliti yang meluncurkan roket pertama berbahan bakar cair milik Uni Soviet pada 1933. Sayangnya, sponsor militer yang mendukungnya menjadi korban bersih-bersih ala Joseph Stalin. Korolev dan rekan-rekannya kemudian didakwa melakukan pengkhianatan dan sabotase serta dijatuhi hukuman 10 tahun kerja sosial.
Ketakutan Uni Soviet terhadap majunya teknologi roket Jerman membuat Korolev akhirnya dibebaskan setelah dihukum selama satu tahun pada 1939. Ia dipersilakan melanjutkan pekerjaan membangun roket. Korolev dikirim ke Jerman untuk mempelajari roket V-2 yang digunakan oleh Nazi Jerman untuk menghancurkan Inggris.
AS sendiri berhasil menangkap desainer roket tersebut, yakni Wernher von Braun, yang kemudian didapuk menjadi kepala program luar angkasa Washington. Sayangnya, Uni Soviet berhasil mendapatkan cukup banyak sumber daya roket V-2, termasuk roket, fasilitas peluncuran, cetak biru, dan beberapa teknisi yang mengerjakan proyek tersebut.
Program luar angkasa Soviet di bawah kepemimpinan Korolev mencatat sejumlah prestasi berlabel perdana pada dekade 1950-1960. Menerbangkan binatang pertama ke orbit, manusia pertama, perempuan pertama, serta mengitari orbit bulan pertama, adalah beberapa contoh keberhasilan Sergei Korolev.</content:encoded></item></channel></rss>
