<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor Sampah di Sri Lanka Tewaskan Enam Belas Orang</title><description>Sebuah gundukan sampah yang menggunung di Sri Lanka mendadak longsor dan menewaskan belasan warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/15/18/1668386/longsor-sampah-di-sri-lanka-tewaskan-enam-belas-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/15/18/1668386/longsor-sampah-di-sri-lanka-tewaskan-enam-belas-orang"/><item><title>Longsor Sampah di Sri Lanka Tewaskan Enam Belas Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/15/18/1668386/longsor-sampah-di-sri-lanka-tewaskan-enam-belas-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/15/18/1668386/longsor-sampah-di-sri-lanka-tewaskan-enam-belas-orang</guid><pubDate>Sabtu 15 April 2017 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/15/18/1668386/longsor-sampah-di-sri-lanka-tewaskan-enam-belas-orang-hqN82qEAOl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah warga rusak akibat longsor sampah di Sri Lanka. (Foto: ITV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/15/18/1668386/longsor-sampah-di-sri-lanka-tewaskan-enam-belas-orang-hqN82qEAOl.jpg</image><title>Rumah warga rusak akibat longsor sampah di Sri Lanka. (Foto: ITV)</title></images><description>KOLOMBO - Sebuah gundukan sampah yang menggunung di Sri Lanka mendadak longsor dan menimpa warga. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah pemukiman miskin di Meetotamulla, di pinggiran Ibu Kota Kolomba.

Sebagaimana dinukil dari ITV, Sabtu (15/4/2017), sedikitnya 16 orang tewas akibat tertimpa longsoran sampah. Peristiwa tersebut terjadi tepat ketika para warga tengah menggelar perayaan lokal.

Tak hanya menimbulkan korban tewas, 12 orang lainnya dilaporkan terluka. Longsor sampah juga diketahui telah merusak rumah beberapa rumah warga. Dan petugas hingga kini masih menyisir lokasi longsor untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun.

(Foto: ITV)
Sementara itu, sebanyak 75 orang kini tinggal di pengungsian sementara akibat rumah mereka rusak tertimpa longsor. Mereka diketahui tinggal di sebuah bangunan sekolah yang tempatnya tak jauh dari lokasi longsor.

Pemukiman miskin di Meetotamulla, memang kerap digunakan sebagai tempat pembuangan sampah bagi warga Ibu Kota Kolombo selama beberapa tahun terakhir. Warga setempat sendiri diketahui telah melancarkan protes terkait sampah-sampah tersebut terutama terkait efek bahaya kesehatan yang ditimbulkan. Namun, Pemerintah Sri Lanka belum menanggapi protes hingga akhirnya terjadi bencana. (rav)</description><content:encoded>KOLOMBO - Sebuah gundukan sampah yang menggunung di Sri Lanka mendadak longsor dan menimpa warga. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah pemukiman miskin di Meetotamulla, di pinggiran Ibu Kota Kolomba.

Sebagaimana dinukil dari ITV, Sabtu (15/4/2017), sedikitnya 16 orang tewas akibat tertimpa longsoran sampah. Peristiwa tersebut terjadi tepat ketika para warga tengah menggelar perayaan lokal.

Tak hanya menimbulkan korban tewas, 12 orang lainnya dilaporkan terluka. Longsor sampah juga diketahui telah merusak rumah beberapa rumah warga. Dan petugas hingga kini masih menyisir lokasi longsor untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun.

(Foto: ITV)
Sementara itu, sebanyak 75 orang kini tinggal di pengungsian sementara akibat rumah mereka rusak tertimpa longsor. Mereka diketahui tinggal di sebuah bangunan sekolah yang tempatnya tak jauh dari lokasi longsor.

Pemukiman miskin di Meetotamulla, memang kerap digunakan sebagai tempat pembuangan sampah bagi warga Ibu Kota Kolombo selama beberapa tahun terakhir. Warga setempat sendiri diketahui telah melancarkan protes terkait sampah-sampah tersebut terutama terkait efek bahaya kesehatan yang ditimbulkan. Namun, Pemerintah Sri Lanka belum menanggapi protes hingga akhirnya terjadi bencana. (rav)</content:encoded></item></channel></rss>
