<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Bagi-Bagi Sembako Cederai Demokrasi Indonesia</title><description>Aksi bagi-bagi sembako dinilai sangat mencederai demokrasi yang telah dibangun di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/18/338/1670669/aksi-bagi-bagi-sembako-cederai-demokrasi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/18/338/1670669/aksi-bagi-bagi-sembako-cederai-demokrasi-indonesia"/><item><title>Aksi Bagi-Bagi Sembako Cederai Demokrasi Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/18/338/1670669/aksi-bagi-bagi-sembako-cederai-demokrasi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/18/338/1670669/aksi-bagi-bagi-sembako-cederai-demokrasi-indonesia</guid><pubDate>Selasa 18 April 2017 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/18/338/1670669/aksi-bagi-bagi-sembako-ciderai-demokrasi-indonesia-tfl3te9g4F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi bagi-bagi sembako (Foto:Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/18/338/1670669/aksi-bagi-bagi-sembako-ciderai-demokrasi-indonesia-tfl3te9g4F.jpg</image><title>Ilustrasi bagi-bagi sembako (Foto:Okezone) </title></images><description>JAKARTA - &amp;lrm;Sekjen DPP Perindo, Ahmad Rofiq menilai masa tenang putaran kedua Pilgub DKI Jakarta mengubah warna demokrasi Ibu Kota menjadi rasa sembako. Pasalnya, masa tenang Pilkada DKI telah &quot;dihujani&quot; aksi bagi-bagi sembako yang disinyalir dilakukan oleh timses petahana di seluruh wilayah Jakarta.
&quot;Pertama yang saya ingin komentari adalah demokrasi pada masa tenang ini menjadi demokrasi rasa sembako. Demokrasi kita ini dijual murah. Ini yang membuat saya sebenarnya merasa kasihan,&quot; kata Rofiq dalam acara diskusi Redbons yang bertajuk 'Masa (tak) Tenang Marak Serangan Fitnah dan Sembako' di Gedung MNC News Center, Jakarta, Selasa (18/4/2017).
Rofiq menyayangkan sikap penegak hukum yang terkesan membiarkan aksi bagi-bagi sembako di Jakarta. Menurut dia, aksi yang terindikasi money politic itu dapat mencederai peradaban demokrasi yang telah lama dibangun di Indonesia.
&quot;&amp;lrm;Dan membangun peradapan itu memerlukan waktu panjang dan kita menilai banyak hal yang membuat satu kepemimpinan ini tidak berpihak,&quot; imbuhnya.
Aksi &quot;hujan&quot; sembako, kata Rofiq,dapat merusak sistem demokrasi yang telah lama diperjuangkan oleh para pendiri bangsa. Ia berharap, para pelaku aksi sembako melakukan instrospeksi diri guna menjaga demokrasi yang baik di negeri ini.
&quot;Hari ini kita menemukan satu pihak yang luar biasa merugikan dan saya berharap para pelaku melakukan instrospeksi karena ini merugikan demokrasi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;lrm;Sekjen DPP Perindo, Ahmad Rofiq menilai masa tenang putaran kedua Pilgub DKI Jakarta mengubah warna demokrasi Ibu Kota menjadi rasa sembako. Pasalnya, masa tenang Pilkada DKI telah &quot;dihujani&quot; aksi bagi-bagi sembako yang disinyalir dilakukan oleh timses petahana di seluruh wilayah Jakarta.
&quot;Pertama yang saya ingin komentari adalah demokrasi pada masa tenang ini menjadi demokrasi rasa sembako. Demokrasi kita ini dijual murah. Ini yang membuat saya sebenarnya merasa kasihan,&quot; kata Rofiq dalam acara diskusi Redbons yang bertajuk 'Masa (tak) Tenang Marak Serangan Fitnah dan Sembako' di Gedung MNC News Center, Jakarta, Selasa (18/4/2017).
Rofiq menyayangkan sikap penegak hukum yang terkesan membiarkan aksi bagi-bagi sembako di Jakarta. Menurut dia, aksi yang terindikasi money politic itu dapat mencederai peradaban demokrasi yang telah lama dibangun di Indonesia.
&quot;&amp;lrm;Dan membangun peradapan itu memerlukan waktu panjang dan kita menilai banyak hal yang membuat satu kepemimpinan ini tidak berpihak,&quot; imbuhnya.
Aksi &quot;hujan&quot; sembako, kata Rofiq,dapat merusak sistem demokrasi yang telah lama diperjuangkan oleh para pendiri bangsa. Ia berharap, para pelaku aksi sembako melakukan instrospeksi diri guna menjaga demokrasi yang baik di negeri ini.
&quot;Hari ini kita menemukan satu pihak yang luar biasa merugikan dan saya berharap para pelaku melakukan instrospeksi karena ini merugikan demokrasi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
