<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bencana Longsor di Aceh, 5 Dapur Umum Beroperasi hingga Tanggap Darurat Berakhir</title><description>Sebanyak lima dapur umum lapangan beroperasi bagi pengungsi korban bencana longsor  dan banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/21/340/1673306/bencana-longsor-di-aceh-5-dapur-umum-beroperasi-hingga-tanggap-darurat-berakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/21/340/1673306/bencana-longsor-di-aceh-5-dapur-umum-beroperasi-hingga-tanggap-darurat-berakhir"/><item><title>Bencana Longsor di Aceh, 5 Dapur Umum Beroperasi hingga Tanggap Darurat Berakhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/21/340/1673306/bencana-longsor-di-aceh-5-dapur-umum-beroperasi-hingga-tanggap-darurat-berakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/21/340/1673306/bencana-longsor-di-aceh-5-dapur-umum-beroperasi-hingga-tanggap-darurat-berakhir</guid><pubDate>Jum'at 21 April 2017 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/21/340/1673306/bencana-longsor-di-aceh-5-dapur-umum-beroperasi-hingga-tanggap-darurat-berakhir-BTkRu0REo7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Aceh. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/21/340/1673306/bencana-longsor-di-aceh-5-dapur-umum-beroperasi-hingga-tanggap-darurat-berakhir-BTkRu0REo7.jpg</image><title>Longsor di Aceh. (Foto: Antara)</title></images><description>KUTACANE - Sebanyak lima dapur umum lapangan bagi pengungsi korban bencana longsor  dan banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara beroperasi hingga masa  tanggap darurat berakhir. &quot;Dapur umum ini digunakan selama  masa tanggap darurat, selama 14 hari. Dan disiapkan oleh Dinas Sosial  setempat,&quot; ucap Koordinator Taruna Siaga Bencana Aceh Tenggara, M  Hanafiah, di Aceh Tenggara, Jumat (21/4/2017). Ia mengaku, pihaknya  menyiapkan konsumsi bagi korban dan relawan di Desa Suka Makmur,  Kecamatan Semadam dengan rata-rata lebih dari 500 porsi, dan tiga kali  makan dalam sehari. Pasokan bahan makanan seperti beras, dan  lain-lain didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  setempat diperuntukkan bagi 76 keluarga atau 260 jiwa pengungsi. Adapun relawan yang bekerja dua desa yakni Suka Makmur dan Lawe  Beringin Gayo, Semadam tercatat berjumlah 659 orang, termasuk  diantaranya 241 TNI, lalu 225 Polri, 144 BPBD dan lain sebagainya. &quot;Ini (dapur umum), hingga Senin, (25/1). Setelah itu, kita tunggu  instruksi dari BPBD. Apakah diperpanjang, atau dihentikan dengan masa  transisi pasacabencana,&quot; terangnya. Hanafiah berujar, Dinas  Sosial setempat melalui relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah  mendirikan dapur umum lapangan di empat titik, yakni di Desa Suka Makmur,  Kecamatan Semadam. Lalu di Desa Lawe Kesumpat, kemudian  sekitar Polsek Lawe Sigala Gala di Desa Kayu Mbelin, Pasar Lawe Sigala  Gala, dan ketiganya berada di Kecamatan Lawe Sigala Gala. Data terakhir BPBD setempat menyebut, bencana longsor dan banjir bandang  yang terjadi Selasa (11/4) telah mengakibatkan 183 rumah hanyut, 47  rumah rusak sedang, dan 208 rumah rusak ringan. Terdapat 460  keluarga atau 1.765 jiwa yang megungsi karena kehilangan tempat  tinggal, namun sebagian besar dari korban kini menumpang di tempat  keluarganya. Tercatat juga dua orang korban meninggal dunia. &quot;Selain Tagana, ada satu dapur umum dioperasikan di dalam Polsek Lawe  Sigala Gala yang diperasikan oleh BPBD Aceh Tenggara khusus bagi relawan  TNI/Polri,&quot; katanya. Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh,  Alhudri saat menerima kunjungan kerja Menteri Sosial Khofifah Indar  Parawansa di wilayah bencana melaporkan, banjir bandang menerjang 14  desa, dan menimbulkan dua orang korban jiwa. Dia berkata,  empat desa di antaranya cuma terkena imbasnya, tanpa menimbulkan korban  jiwa maupun harta dan benda. &quot;Walau kita telah bukakan posko, tapi  mereka (pengungsi) tetap menginap di rumah keluarga-keluarganya. Posko  ini, hanya berfungsi dari pagi hingga sore melayani seluruh warga kita  yang kena musibah,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>KUTACANE - Sebanyak lima dapur umum lapangan bagi pengungsi korban bencana longsor  dan banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara beroperasi hingga masa  tanggap darurat berakhir. &quot;Dapur umum ini digunakan selama  masa tanggap darurat, selama 14 hari. Dan disiapkan oleh Dinas Sosial  setempat,&quot; ucap Koordinator Taruna Siaga Bencana Aceh Tenggara, M  Hanafiah, di Aceh Tenggara, Jumat (21/4/2017). Ia mengaku, pihaknya  menyiapkan konsumsi bagi korban dan relawan di Desa Suka Makmur,  Kecamatan Semadam dengan rata-rata lebih dari 500 porsi, dan tiga kali  makan dalam sehari. Pasokan bahan makanan seperti beras, dan  lain-lain didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  setempat diperuntukkan bagi 76 keluarga atau 260 jiwa pengungsi. Adapun relawan yang bekerja dua desa yakni Suka Makmur dan Lawe  Beringin Gayo, Semadam tercatat berjumlah 659 orang, termasuk  diantaranya 241 TNI, lalu 225 Polri, 144 BPBD dan lain sebagainya. &quot;Ini (dapur umum), hingga Senin, (25/1). Setelah itu, kita tunggu  instruksi dari BPBD. Apakah diperpanjang, atau dihentikan dengan masa  transisi pasacabencana,&quot; terangnya. Hanafiah berujar, Dinas  Sosial setempat melalui relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah  mendirikan dapur umum lapangan di empat titik, yakni di Desa Suka Makmur,  Kecamatan Semadam. Lalu di Desa Lawe Kesumpat, kemudian  sekitar Polsek Lawe Sigala Gala di Desa Kayu Mbelin, Pasar Lawe Sigala  Gala, dan ketiganya berada di Kecamatan Lawe Sigala Gala. Data terakhir BPBD setempat menyebut, bencana longsor dan banjir bandang  yang terjadi Selasa (11/4) telah mengakibatkan 183 rumah hanyut, 47  rumah rusak sedang, dan 208 rumah rusak ringan. Terdapat 460  keluarga atau 1.765 jiwa yang megungsi karena kehilangan tempat  tinggal, namun sebagian besar dari korban kini menumpang di tempat  keluarganya. Tercatat juga dua orang korban meninggal dunia. &quot;Selain Tagana, ada satu dapur umum dioperasikan di dalam Polsek Lawe  Sigala Gala yang diperasikan oleh BPBD Aceh Tenggara khusus bagi relawan  TNI/Polri,&quot; katanya. Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh,  Alhudri saat menerima kunjungan kerja Menteri Sosial Khofifah Indar  Parawansa di wilayah bencana melaporkan, banjir bandang menerjang 14  desa, dan menimbulkan dua orang korban jiwa. Dia berkata,  empat desa di antaranya cuma terkena imbasnya, tanpa menimbulkan korban  jiwa maupun harta dan benda. &quot;Walau kita telah bukakan posko, tapi  mereka (pengungsi) tetap menginap di rumah keluarga-keluarganya. Posko  ini, hanya berfungsi dari pagi hingga sore melayani seluruh warga kita  yang kena musibah,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
