<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua BPK Diganti Jadi Moermahadi Soerja, Margarito: Kasus Sumber Waras Tidak Boleh Hilang</title><description>Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito inginkan kasus lahan Sumber Waras harus diusut tuntas dan tidak boleh hilang. &amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/23/337/1674870/ketua-bpk-diganti-jadi-moermahadi-soerja-margarito-kasus-sumber-waras-tidak-boleh-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/23/337/1674870/ketua-bpk-diganti-jadi-moermahadi-soerja-margarito-kasus-sumber-waras-tidak-boleh-hilang"/><item><title>Ketua BPK Diganti Jadi Moermahadi Soerja, Margarito: Kasus Sumber Waras Tidak Boleh Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/23/337/1674870/ketua-bpk-diganti-jadi-moermahadi-soerja-margarito-kasus-sumber-waras-tidak-boleh-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/23/337/1674870/ketua-bpk-diganti-jadi-moermahadi-soerja-margarito-kasus-sumber-waras-tidak-boleh-hilang</guid><pubDate>Minggu 23 April 2017 19:19 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/23/337/1674870/ketua-bpk-diganti-jadi-moermahadi-soerja-margarito-kasus-sumber-waras-tidak-boleh-hilang-IjuC9eG0ZN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Sumber Waras (foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/23/337/1674870/ketua-bpk-diganti-jadi-moermahadi-soerja-margarito-kasus-sumber-waras-tidak-boleh-hilang-IjuC9eG0ZN.jpg</image><title>Ilustrasi Sumber Waras (foto: Okezone) </title></images><description>JAKARTA- Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, berharap kasus penyimpangan lahan Rumah Sakit Sumber Waras segera dituntaskan.
Margarito menegaskan untuk meminta KPK berbuat jujur saja dan berpegang teguh dengan motornya. Selain itu, kerugian negara juga sudah diperiksa oleh BPK dan sudah diberikan kepada KPK.
&quot;Data-data yang ada juga sudah cukup. Sekarang harus sidik sampai tuntas karena kerugian negara banyak ,&quot; ucap  Margarito kepada Okezone, Minggu (23/4/2017).
Ia juga berharap kepada lembaga-lembaga terkait untuk segera menetapkan tersangka dan kasus ini tidak boleh hilang.
&quot;Saya meminta kepada penyidik KPK  untuk secepatnya menetapkan tersangka dan kasus penyimpangan lahan harus segera dituntaskan,&quot; tutupnya.
Sekadar diketahui, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) resmi memiliki ketua baru yakni Moermahadi Soerja Djanegara. Ia menjadi Ketua BPK menggantikan Harry Azhar Azis.
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo pernah mengungkapkan bahwa BPK di bawah pimpinan Harry Azhar telah mengantongi temuan baru terkait kasus dugaan penyimpangan pembangunan lahan Rumah Sakit Sumber Waras&amp;lrm;.
Hal tersebut disampaikan pada akhir tahun 2016. Meski demikian, hingga kini masih belum diketahui perkembangan terbaru terkait temuan yang dikantongi BPK serta koordinasi dengan lembaga antirasuah dalam penanganan kasusnya. (muf)</description><content:encoded>JAKARTA- Pengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, berharap kasus penyimpangan lahan Rumah Sakit Sumber Waras segera dituntaskan.
Margarito menegaskan untuk meminta KPK berbuat jujur saja dan berpegang teguh dengan motornya. Selain itu, kerugian negara juga sudah diperiksa oleh BPK dan sudah diberikan kepada KPK.
&quot;Data-data yang ada juga sudah cukup. Sekarang harus sidik sampai tuntas karena kerugian negara banyak ,&quot; ucap  Margarito kepada Okezone, Minggu (23/4/2017).
Ia juga berharap kepada lembaga-lembaga terkait untuk segera menetapkan tersangka dan kasus ini tidak boleh hilang.
&quot;Saya meminta kepada penyidik KPK  untuk secepatnya menetapkan tersangka dan kasus penyimpangan lahan harus segera dituntaskan,&quot; tutupnya.
Sekadar diketahui, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) resmi memiliki ketua baru yakni Moermahadi Soerja Djanegara. Ia menjadi Ketua BPK menggantikan Harry Azhar Azis.
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo pernah mengungkapkan bahwa BPK di bawah pimpinan Harry Azhar telah mengantongi temuan baru terkait kasus dugaan penyimpangan pembangunan lahan Rumah Sakit Sumber Waras&amp;lrm;.
Hal tersebut disampaikan pada akhir tahun 2016. Meski demikian, hingga kini masih belum diketahui perkembangan terbaru terkait temuan yang dikantongi BPK serta koordinasi dengan lembaga antirasuah dalam penanganan kasusnya. (muf)</content:encoded></item></channel></rss>
