<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wow! Sudah 15.939 Karung Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung</title><description>Kegiatan rutin tersebut dinilai tidak cukup mengurai masalah sampah sungai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/25/338/1675865/wow-sudah-15-939-karung-sampah-diangkut-dari-sungai-ciliwung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/25/338/1675865/wow-sudah-15-939-karung-sampah-diangkut-dari-sungai-ciliwung"/><item><title>Wow! Sudah 15.939 Karung Sampah Diangkut dari Sungai Ciliwung</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/25/338/1675865/wow-sudah-15-939-karung-sampah-diangkut-dari-sungai-ciliwung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/25/338/1675865/wow-sudah-15-939-karung-sampah-diangkut-dari-sungai-ciliwung</guid><pubDate>Selasa 25 April 2017 14:35 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/25/338/1675865/wow-sudah-15-939-karung-sampah-diangkut-dari-sungai-ciliwung-lE0mPSTfvv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/25/338/1675865/wow-sudah-15-939-karung-sampah-diangkut-dari-sungai-ciliwung-lE0mPSTfvv.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BOGOR - Lomba Mulung Sampah Ciliwung (LMSC) memasuki tahun kesembilan. Selama kurun waktu delapan tahun penyelenggaraan dari tahun 2009 sampai 2016, tercatat sebanyak 15.939 karung ukuran 25 kilogram terangkut dari dalam Sungai Ciliwung.
&quot;Delapan kali penyelenggaraan lomba mulung, ribuan warga Kota Bogor telah mengangkat sampah sebanyak 15.939 karung ukuran 25 kg, ini aksi dengan angka yang nyata,&quot; kata Anggit Saranta, seorang relawan dari Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), di Bogor, Selasa (25/4/2017).
Aksi mulung sampah di Sungai Ciliwung Kota Bogor terus bertahan hingga saat ini. KPC memulai Lomba Mulung Sampah Ciliwung pertama kalinya 15 Maret 2009. Hingga kini lomba tersebut sudah menjadi salah satu agenda peringatan Hari Jadi Bogor (HJB).
Anggit mengatakan, KPC Bogor konsisten dengan aksi 'Laskar Karung'-nya setiap Sabtu kegiatan mulung sampah di Ciliwung terus digulirkan. Kegiatan rutin tersebut tidak cukup mengurai masalah sampah sungai.
&quot;Aksi ini muncul sebagai pengingat dan penggugah kesadaran untuk tidak membuang sampah ke sungai,&quot; katanya.
Selain mulung rutin setiap Sabtu, KPC juga konsisten menggelar Lomba Mulung Sampah Ciliwung antar kelurahan se-Kota Bogor. Ajang yang ditunjukkan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap sungai sepanjang 120 kilometer yang terbentuk dari penyatuan aliran puluhan sungai kecil di Kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.
&quot;Sungai mempunyai peran yang sangat penting dalam sebuah ekosistem DAS untuk menopang kehidupan masyarakat, baik di hulu maupun hilir,&quot; katanya.
Menurutnya, Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-8 tahun lalu tepatnya tanggal 28 Mei 2016 diikuti 2.183 warga berhasil mengangkut sampah anorganik sebanyak 2.161 karung dari Sungai Ciliwung selama kurun waktu tidak lebih dari dua jam.
Dengan melibatkan warga, Anggit menyebut, lomba tersebut diikuti oleh 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi Sungai Ciliwung, dimulai dari Kelurahan Katulampa di Bogor Timur hingga Kelurahan Sukaresmi di Kecmatan Tanah Sareal.
&quot;Lomba Mulung Sampah Ciliwung memang sengaja menyasar warga yang berada di bantara Ciliwung, sekaligus ajang interaksi warga dalam rangka Hari Jadi Bogor setiap tahunnya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Lomba Mulung Sampah Ciliwung (LMSC) memasuki tahun kesembilan. Selama kurun waktu delapan tahun penyelenggaraan dari tahun 2009 sampai 2016, tercatat sebanyak 15.939 karung ukuran 25 kilogram terangkut dari dalam Sungai Ciliwung.
&quot;Delapan kali penyelenggaraan lomba mulung, ribuan warga Kota Bogor telah mengangkat sampah sebanyak 15.939 karung ukuran 25 kg, ini aksi dengan angka yang nyata,&quot; kata Anggit Saranta, seorang relawan dari Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), di Bogor, Selasa (25/4/2017).
Aksi mulung sampah di Sungai Ciliwung Kota Bogor terus bertahan hingga saat ini. KPC memulai Lomba Mulung Sampah Ciliwung pertama kalinya 15 Maret 2009. Hingga kini lomba tersebut sudah menjadi salah satu agenda peringatan Hari Jadi Bogor (HJB).
Anggit mengatakan, KPC Bogor konsisten dengan aksi 'Laskar Karung'-nya setiap Sabtu kegiatan mulung sampah di Ciliwung terus digulirkan. Kegiatan rutin tersebut tidak cukup mengurai masalah sampah sungai.
&quot;Aksi ini muncul sebagai pengingat dan penggugah kesadaran untuk tidak membuang sampah ke sungai,&quot; katanya.
Selain mulung rutin setiap Sabtu, KPC juga konsisten menggelar Lomba Mulung Sampah Ciliwung antar kelurahan se-Kota Bogor. Ajang yang ditunjukkan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap sungai sepanjang 120 kilometer yang terbentuk dari penyatuan aliran puluhan sungai kecil di Kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.
&quot;Sungai mempunyai peran yang sangat penting dalam sebuah ekosistem DAS untuk menopang kehidupan masyarakat, baik di hulu maupun hilir,&quot; katanya.
Menurutnya, Lomba Mulung Sampah Ciliwung ke-8 tahun lalu tepatnya tanggal 28 Mei 2016 diikuti 2.183 warga berhasil mengangkut sampah anorganik sebanyak 2.161 karung dari Sungai Ciliwung selama kurun waktu tidak lebih dari dua jam.
Dengan melibatkan warga, Anggit menyebut, lomba tersebut diikuti oleh 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi Sungai Ciliwung, dimulai dari Kelurahan Katulampa di Bogor Timur hingga Kelurahan Sukaresmi di Kecmatan Tanah Sareal.
&quot;Lomba Mulung Sampah Ciliwung memang sengaja menyasar warga yang berada di bantara Ciliwung, sekaligus ajang interaksi warga dalam rangka Hari Jadi Bogor setiap tahunnya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
