<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok-Djarot Dikirimi Bunga Serentak, Sekjen Partai Perindo: Lebih Baik Uang Bunga Dikirim ke Anak Yatim</title><description>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo, Ahmad Rofiq menilai datangnya karangan bunga Ahok mengundang pertanyaan besar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/26/337/1677044/ahok-djarot-dikirimi-bunga-serentak-sekjen-partai-perindo-lebih-baik-uang-bunga-dikirim-ke-anak-yatim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/26/337/1677044/ahok-djarot-dikirimi-bunga-serentak-sekjen-partai-perindo-lebih-baik-uang-bunga-dikirim-ke-anak-yatim"/><item><title>Ahok-Djarot Dikirimi Bunga Serentak, Sekjen Partai Perindo: Lebih Baik Uang Bunga Dikirim ke Anak Yatim</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/26/337/1677044/ahok-djarot-dikirimi-bunga-serentak-sekjen-partai-perindo-lebih-baik-uang-bunga-dikirim-ke-anak-yatim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/26/337/1677044/ahok-djarot-dikirimi-bunga-serentak-sekjen-partai-perindo-lebih-baik-uang-bunga-dikirim-ke-anak-yatim</guid><pubDate>Rabu 26 April 2017 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Salsabila Qurrataa'yun</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/26/337/1677044/ahok-djarot-dikirimi-bunga-serentak-sekjen-partai-perindo-lebih-baik-uang-bunga-dikirim-ke-anak-yatim-8SpfA3z6d2.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/26/337/1677044/ahok-djarot-dikirimi-bunga-serentak-sekjen-partai-perindo-lebih-baik-uang-bunga-dikirim-ke-anak-yatim-8SpfA3z6d2.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo, Ahmad Rofiq, menilai datangnya karangan bunga untuk Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat  di Balai Kota Jakarta mengundang pertanyaan besar.
&quot;Jadi tidak mungkin ada gerakan besar tanpa ada yang mengoordinasikan atau yang merekayasa. Besar harapan saya, semua segera menyudahi aksi-aksi yang berbiaya besar ini. Baiknya uang untuk bunga tersebut diberikan kepada anak yatim yang masih sangat memerlukan biaya hidup,&quot; kata Rofiq dalam keterangannya, Rabu (26/4/2017).

Ia mengatakan, karangan bunga tersebut sangatlah tidak lazim dan ada kesan ketidakrelaan atas kekalahan dari proses Pilkada DKI Jakarta 2017.
&quot;Kasihan Ahok. Seolah-olah Ahok dipaksa perasaannya bahwa ia tidak kalah, masih layak memimpin gubernur selamanya. Padahal nyata-nyata ada proses politik yang dia harus mengakui atas kekalahan itu,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;
Rofiq pun mengibaratkan, jika dirinya menjadi Ahok, ia akan menolak karangan bunga tersebut karena hal itu mengajari para pendukung untuk tidak dewasa.
&quot;Andai saya pendukung Ahok. Maka saya akan ramai-ramai menyatakan kalau game ini telah selesai, dan mengajak semua komponen pendukung untuk mengikhlaskan atas kekalahan ini,&quot; sambungnya.
Oleh karena itu, ia berpesan agar menjadi good looser, karena Pilkada DKI adalah proses yang biasa terjadi.
&quot;Jadilah good looser. Hari ini tidak berhasil maka ada 5 tahun lagi untuk bangkit kembali.
Mari kita dukung dan kita hormati proses politik ini agar kemajuan Jakarta segera dapat diwujudkan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo, Ahmad Rofiq, menilai datangnya karangan bunga untuk Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat  di Balai Kota Jakarta mengundang pertanyaan besar.
&quot;Jadi tidak mungkin ada gerakan besar tanpa ada yang mengoordinasikan atau yang merekayasa. Besar harapan saya, semua segera menyudahi aksi-aksi yang berbiaya besar ini. Baiknya uang untuk bunga tersebut diberikan kepada anak yatim yang masih sangat memerlukan biaya hidup,&quot; kata Rofiq dalam keterangannya, Rabu (26/4/2017).

Ia mengatakan, karangan bunga tersebut sangatlah tidak lazim dan ada kesan ketidakrelaan atas kekalahan dari proses Pilkada DKI Jakarta 2017.
&quot;Kasihan Ahok. Seolah-olah Ahok dipaksa perasaannya bahwa ia tidak kalah, masih layak memimpin gubernur selamanya. Padahal nyata-nyata ada proses politik yang dia harus mengakui atas kekalahan itu,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;
Rofiq pun mengibaratkan, jika dirinya menjadi Ahok, ia akan menolak karangan bunga tersebut karena hal itu mengajari para pendukung untuk tidak dewasa.
&quot;Andai saya pendukung Ahok. Maka saya akan ramai-ramai menyatakan kalau game ini telah selesai, dan mengajak semua komponen pendukung untuk mengikhlaskan atas kekalahan ini,&quot; sambungnya.
Oleh karena itu, ia berpesan agar menjadi good looser, karena Pilkada DKI adalah proses yang biasa terjadi.
&quot;Jadilah good looser. Hari ini tidak berhasil maka ada 5 tahun lagi untuk bangkit kembali.
Mari kita dukung dan kita hormati proses politik ini agar kemajuan Jakarta segera dapat diwujudkan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
