<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tolong! Seorang Bayi di Pangandaran Terlahir Tanpa Anus Butuh Bantuan</title><description>Bayi tersebut harus mengeluarkan kotoran atau feses dengan cara dimuntahkan Iewat mulut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/26/525/1676390/tolong-seorang-bayi-di-pangandaran-terlahir-tanpa-anus-butuh-bantuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/26/525/1676390/tolong-seorang-bayi-di-pangandaran-terlahir-tanpa-anus-butuh-bantuan"/><item><title>Tolong! Seorang Bayi di Pangandaran Terlahir Tanpa Anus Butuh Bantuan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/26/525/1676390/tolong-seorang-bayi-di-pangandaran-terlahir-tanpa-anus-butuh-bantuan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/26/525/1676390/tolong-seorang-bayi-di-pangandaran-terlahir-tanpa-anus-butuh-bantuan</guid><pubDate>Rabu 26 April 2017 02:03 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Maarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/26/525/1676390/tolong-seorang-bayi-di-pangandaran-terlahir-tanpa-anus-butuh-bantuan-XLrBV6ydqX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/26/525/1676390/tolong-seorang-bayi-di-pangandaran-terlahir-tanpa-anus-butuh-bantuan-XLrBV6ydqX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>PANGANDARAN - Seorang bayi laki-laki yang terlahir dari pasangan suami istri (pasutri) Suhendi dan Wagiem warga Dusun Cireuma, RT 07/02 Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran terlahir tanpa anus.

Salah satu Perangkat Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak Indy Astuti mengatakan, secara kasat mata kondisi fisik bayi terlihat normal. &quot;Namun bayi tersebut, mengalami penyumbatan usus dan tidak memiliki anus,&quot; kata Indy.

Masih dikatakan Indy, saat ini bayi tersebut harus mengeluarkan kotoran atau feses dengan cara dimuntahkan Iewat mulut. &quot;Bayi tersebut sempat dibawa ke Rumah Sakit Kota Banjar, namun hasil pemeriksaan mengharuskan bayi itu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,&quot; tambahnya.

Dari pemerintah keluarga bayi ini telah mendapat fasilitas bantuan mobil gratis, rencananya akan dibawa berobat ke Bandung.

&quot;Namun karena keluarga ini bukan dari keluarga mampu,
maka mereka sangat mengharap bantuan untuk meringankan biaya sehari hari selama di Bandung,&quot; papar Indy.

Indy berharap, bayi tersebut bisa ditangani pihak medis dan hasilnya normal seperti bayi yang lain pada umumnya.</description><content:encoded>PANGANDARAN - Seorang bayi laki-laki yang terlahir dari pasangan suami istri (pasutri) Suhendi dan Wagiem warga Dusun Cireuma, RT 07/02 Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran terlahir tanpa anus.

Salah satu Perangkat Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak Indy Astuti mengatakan, secara kasat mata kondisi fisik bayi terlihat normal. &quot;Namun bayi tersebut, mengalami penyumbatan usus dan tidak memiliki anus,&quot; kata Indy.

Masih dikatakan Indy, saat ini bayi tersebut harus mengeluarkan kotoran atau feses dengan cara dimuntahkan Iewat mulut. &quot;Bayi tersebut sempat dibawa ke Rumah Sakit Kota Banjar, namun hasil pemeriksaan mengharuskan bayi itu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung,&quot; tambahnya.

Dari pemerintah keluarga bayi ini telah mendapat fasilitas bantuan mobil gratis, rencananya akan dibawa berobat ke Bandung.

&quot;Namun karena keluarga ini bukan dari keluarga mampu,
maka mereka sangat mengharap bantuan untuk meringankan biaya sehari hari selama di Bandung,&quot; papar Indy.

Indy berharap, bayi tersebut bisa ditangani pihak medis dan hasilnya normal seperti bayi yang lain pada umumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
