<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KISAH: Asal-usul Kucing Hitam Dianggap Pembawa Kutukan</title><description> Mitos kutukan kucing hitam membawa sial yaitu menyebabkan kesialan, nasib buruk, dan bahkan kematian juga ada di Eropa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/28/18/1678327/kisah-asal-usul-kucing-hitam-dianggap-pembawa-kutukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/04/28/18/1678327/kisah-asal-usul-kucing-hitam-dianggap-pembawa-kutukan"/><item><title>KISAH: Asal-usul Kucing Hitam Dianggap Pembawa Kutukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/04/28/18/1678327/kisah-asal-usul-kucing-hitam-dianggap-pembawa-kutukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/04/28/18/1678327/kisah-asal-usul-kucing-hitam-dianggap-pembawa-kutukan</guid><pubDate>Jum'at 28 April 2017 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/04/28/18/1678327/kisah-asal-usul-kucing-hitam-dianggap-pembawa-kutukan-mXAc460gWe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Kucing Hitam. (Foto: The Vintage News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/04/28/18/1678327/kisah-asal-usul-kucing-hitam-dianggap-pembawa-kutukan-mXAc460gWe.jpg</image><title>Ilustrasi. Kucing Hitam. (Foto: The Vintage News)</title></images><description>MITOS kutukan kucing hitam membawa sial ternyata tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga di Eropa. Orang-orang Benua Biru percaya bahwa seekor kucing berwarna hitam dapat menyebabkan kesialan, nasib buruk, dan bahkan kematian.
Cerita bermula ketika para bajak laut di abad ke-18 percaya tentang mitos-mitos kucing hitam. Jika seekor kucing berjalan melewati seseorang, maka orang tersebut akan diliputi nasib buruk. Tetapi jika kucing itu menghindari seseorang, maka orang tersebut akan dilimpahi berkah.
Kucing berwarna hitam lalu diadopsi sebagai simbol anarkisme pada dekade 1880 karena warna hitam saat itu secara umum diasosiasikan sebagai anarki. Tiga dekade berikutnya, selama Perang Dunia I, kucing hitam kemudian berubah menjadi simbol sabotase.
Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) pernah dengan sengaja mengubah nomor penerbangan STS-13 menjadi STS-41-C. Penyebabnya sederhana, angka 13 adalah sebuah angka sial bagi kepercayaan di negara-negara Barat. Penerbangan STS-13 bahkan sempat dibatalkan sebelum diganti dan kemudian mengangkasa.
Hal itu menginspirasi para kru untuk membuat lelucon. Mereka memasang logo seekor kucing hitam dan angka 13, dua kali lipat kesialan dalam mitos Barat, ke pakaian luar angkasa. Beruntung, misi tersebut berjalan dengan lancar.
Tidak ada penjelasan secara spesifik mengapa kucing hitam dianggap sebagai simbol kesialan. Kendati demikian, orang-orang Jepang dan Inggris percaya bahwa kucing hitam adalah pertanda baik. Hal serupa berlaku dalam kebudayaan orang-orang Skotlandia.
Namun, kepercayaan itu tidak berlaku bagi para imigran Inggris yang menjejakkan kaki pertama kali di Benua Amerika. Mereka menganggap kucing hitam sebagai teman dekat Setan atau tidak jauh berbeda dengan penyihir, sesuatu yang dianggap sesat di sekitar abad pertengahan.Saat itu, siapa pun yang terlihat sedang berjalan bersama kucing hitam  akan dihukum. Bahkan mereka akan dibunuh karena dianggap menjalin  komunikasi dengan makhluk-makhluk hitam.
Kontradiksi juga berlaku di kalangan pelaut. Beberapa pelaut percaya  kucing hitam membawa keberuntungan dan membawa serta kucing hitam dalam  kapal mereka. Para istri pelaut itu juga memelihara kucing hitam di  rumah karena percaya hewan tersebut akan menjaga suami-suaminya selama  mengarungi laut.
Namun, ada juga yang percaya bahwa apabila seekor kucing berjalan  naik dan turun dari sebuah kapal, artinya kapal itu sudah dikutuk. Kapal  tersebut diyakini akan tenggelam dalam perjalanan berikutnya setelah  dinaiki seekor kucing hitam.
Mitos-mitos tentang kucing hitam itu ternyata tidak berlaku bagi  masyarakat Mesir Kuno. Mereka sengaja memelihara seekor kucing hitam di  rumah. Mengapa? Karena orang-orang Mesir Kuno percaya bahwa kucing hitam  akan membawa mereka senantiasa berada dekat Dewa Kucing, Bastet.
Tidak ada penjelasan ilmiah mengapa kucing hitam dianggap membawa  kesialan. Hingga hari ini, kucing hitam masih saja dianggap sebagai  simbol nasib buruk. Seekor kucing hitam bahkan lebih jarang diadopsi  dari pusat penampungan hewan daripada kucing dengan warna bulu lainnya.
Bagaimanapun juga, mereka tetap makhluk hidup yang patut diberikan  kasih sayang. Untuk meningkatkan perhatian serta kasih sayang  orang-orang, warga Amerika Serikat memiliki perayaan Hari Apresiasi  Kucing Hitam setiap 17 Agustus. Sementara itu, warga Inggris Raya dan  Irlandia Utara merayakan Hari Kucing Hitam pada 27 Oktober setiap  tahunnya.</description><content:encoded>MITOS kutukan kucing hitam membawa sial ternyata tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga di Eropa. Orang-orang Benua Biru percaya bahwa seekor kucing berwarna hitam dapat menyebabkan kesialan, nasib buruk, dan bahkan kematian.
Cerita bermula ketika para bajak laut di abad ke-18 percaya tentang mitos-mitos kucing hitam. Jika seekor kucing berjalan melewati seseorang, maka orang tersebut akan diliputi nasib buruk. Tetapi jika kucing itu menghindari seseorang, maka orang tersebut akan dilimpahi berkah.
Kucing berwarna hitam lalu diadopsi sebagai simbol anarkisme pada dekade 1880 karena warna hitam saat itu secara umum diasosiasikan sebagai anarki. Tiga dekade berikutnya, selama Perang Dunia I, kucing hitam kemudian berubah menjadi simbol sabotase.
Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) pernah dengan sengaja mengubah nomor penerbangan STS-13 menjadi STS-41-C. Penyebabnya sederhana, angka 13 adalah sebuah angka sial bagi kepercayaan di negara-negara Barat. Penerbangan STS-13 bahkan sempat dibatalkan sebelum diganti dan kemudian mengangkasa.
Hal itu menginspirasi para kru untuk membuat lelucon. Mereka memasang logo seekor kucing hitam dan angka 13, dua kali lipat kesialan dalam mitos Barat, ke pakaian luar angkasa. Beruntung, misi tersebut berjalan dengan lancar.
Tidak ada penjelasan secara spesifik mengapa kucing hitam dianggap sebagai simbol kesialan. Kendati demikian, orang-orang Jepang dan Inggris percaya bahwa kucing hitam adalah pertanda baik. Hal serupa berlaku dalam kebudayaan orang-orang Skotlandia.
Namun, kepercayaan itu tidak berlaku bagi para imigran Inggris yang menjejakkan kaki pertama kali di Benua Amerika. Mereka menganggap kucing hitam sebagai teman dekat Setan atau tidak jauh berbeda dengan penyihir, sesuatu yang dianggap sesat di sekitar abad pertengahan.Saat itu, siapa pun yang terlihat sedang berjalan bersama kucing hitam  akan dihukum. Bahkan mereka akan dibunuh karena dianggap menjalin  komunikasi dengan makhluk-makhluk hitam.
Kontradiksi juga berlaku di kalangan pelaut. Beberapa pelaut percaya  kucing hitam membawa keberuntungan dan membawa serta kucing hitam dalam  kapal mereka. Para istri pelaut itu juga memelihara kucing hitam di  rumah karena percaya hewan tersebut akan menjaga suami-suaminya selama  mengarungi laut.
Namun, ada juga yang percaya bahwa apabila seekor kucing berjalan  naik dan turun dari sebuah kapal, artinya kapal itu sudah dikutuk. Kapal  tersebut diyakini akan tenggelam dalam perjalanan berikutnya setelah  dinaiki seekor kucing hitam.
Mitos-mitos tentang kucing hitam itu ternyata tidak berlaku bagi  masyarakat Mesir Kuno. Mereka sengaja memelihara seekor kucing hitam di  rumah. Mengapa? Karena orang-orang Mesir Kuno percaya bahwa kucing hitam  akan membawa mereka senantiasa berada dekat Dewa Kucing, Bastet.
Tidak ada penjelasan ilmiah mengapa kucing hitam dianggap membawa  kesialan. Hingga hari ini, kucing hitam masih saja dianggap sebagai  simbol nasib buruk. Seekor kucing hitam bahkan lebih jarang diadopsi  dari pusat penampungan hewan daripada kucing dengan warna bulu lainnya.
Bagaimanapun juga, mereka tetap makhluk hidup yang patut diberikan  kasih sayang. Untuk meningkatkan perhatian serta kasih sayang  orang-orang, warga Amerika Serikat memiliki perayaan Hari Apresiasi  Kucing Hitam setiap 17 Agustus. Sementara itu, warga Inggris Raya dan  Irlandia Utara merayakan Hari Kucing Hitam pada 27 Oktober setiap  tahunnya.</content:encoded></item></channel></rss>
