<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BPOM Kepri Antisipasi Peredaran Makanan Berbahaya Jelang Ramadan</title><description>Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengantisipasi peredaran makanan berbahaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/01/340/1680473/bpom-kepri-antisipasi-peredaran-makanan-berbahaya-jelang-ramadan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/05/01/340/1680473/bpom-kepri-antisipasi-peredaran-makanan-berbahaya-jelang-ramadan"/><item><title> BPOM Kepri Antisipasi Peredaran Makanan Berbahaya Jelang Ramadan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/01/340/1680473/bpom-kepri-antisipasi-peredaran-makanan-berbahaya-jelang-ramadan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/05/01/340/1680473/bpom-kepri-antisipasi-peredaran-makanan-berbahaya-jelang-ramadan</guid><pubDate>Senin 01 Mei 2017 15:13 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/01/340/1680473/bpom-kepri-antisipasi-peredaran-makanan-berbahaya-jelang-ramadan-Fd0xirWegr.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/01/340/1680473/bpom-kepri-antisipasi-peredaran-makanan-berbahaya-jelang-ramadan-Fd0xirWegr.jpg</image><title></title></images><description>BATAM - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengantisipasi peredaran makanan dan obat-obatan berbahaya menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri.
&quot;Pemeriksaan rutin terus kami lakukan untuk memastikan semua produk baik makanan maupun obat-obatan yang beredar, aman bagi masyarakat,&quot; kata Kasi Pemeriksaan Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Kepri, Mardianto di Batam (1/5/2017).
Menurutnya, selain pemeriksaan rutin, BPOM Kepri pada saat-saat tertentu termasuk menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan hari besar lainnya juga mengintensifkan pemeriksaan.
&quot;Pada momen-momen khusus seperti Ramadhan dan Lebaran petugas kami selalu meningkatkan pengawasan. Itu langkah yang diambil BPOM,&quot; kata dia.
BPOM juga mengimbau pada masyarakat selaku konsumen untuk melapor jika menemukan produk kedaluwarsa, tanpa izin edar, atau produk lain yang dilarang karena menggandung bahan berbahaya sehingga segera bisa ditindak lanjuti.
Kepala BPOM Kepri, Yulius Sacramento Tarigan sebelumnya juga mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan pengawasan dan inspeksi mendadak (sidak).
Sebagai daerah perbatasan, kata dia, Provinsi Kepri sangat rawan terhadap peredaran produk-produk impor yang tidak memiliki izin edar dan tidak layak konsumsi.
&quot;Kepri dekat dengan negara tetangga, sehingga potensi itu ada. Kami komitmen untuk melakukan pengawasan,&quot; kata dia.
Tingginya permintaan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan terlebih lagi Idul Fitri lanjutnya, berpotensi memicu peningkatan intensitas dan jumlah produk impor yang beredar ditengah-tengah masyarakat.
&quot;Trennya seperti itu, jadi kami akan mengawasi produk-produk yang tidak terdafar dengan pengawasan secara reguler,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BATAM - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengantisipasi peredaran makanan dan obat-obatan berbahaya menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri.
&quot;Pemeriksaan rutin terus kami lakukan untuk memastikan semua produk baik makanan maupun obat-obatan yang beredar, aman bagi masyarakat,&quot; kata Kasi Pemeriksaan Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Kepri, Mardianto di Batam (1/5/2017).
Menurutnya, selain pemeriksaan rutin, BPOM Kepri pada saat-saat tertentu termasuk menjelang Ramadhan, Idul Fitri, dan hari besar lainnya juga mengintensifkan pemeriksaan.
&quot;Pada momen-momen khusus seperti Ramadhan dan Lebaran petugas kami selalu meningkatkan pengawasan. Itu langkah yang diambil BPOM,&quot; kata dia.
BPOM juga mengimbau pada masyarakat selaku konsumen untuk melapor jika menemukan produk kedaluwarsa, tanpa izin edar, atau produk lain yang dilarang karena menggandung bahan berbahaya sehingga segera bisa ditindak lanjuti.
Kepala BPOM Kepri, Yulius Sacramento Tarigan sebelumnya juga mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan pengawasan dan inspeksi mendadak (sidak).
Sebagai daerah perbatasan, kata dia, Provinsi Kepri sangat rawan terhadap peredaran produk-produk impor yang tidak memiliki izin edar dan tidak layak konsumsi.
&quot;Kepri dekat dengan negara tetangga, sehingga potensi itu ada. Kami komitmen untuk melakukan pengawasan,&quot; kata dia.
Tingginya permintaan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadhan terlebih lagi Idul Fitri lanjutnya, berpotensi memicu peningkatan intensitas dan jumlah produk impor yang beredar ditengah-tengah masyarakat.
&quot;Trennya seperti itu, jadi kami akan mengawasi produk-produk yang tidak terdafar dengan pengawasan secara reguler,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
