<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI: Silahkan Aksi Damai 505</title><description>GNPF MUI akan menggelar aksi longmarch dari Masjid Istiqlal ke Mahkamah Agung (MA), untuk protes karena terdakwa Ahok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682134/mui-silahkan-aksi-damai-505</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682134/mui-silahkan-aksi-damai-505"/><item><title>MUI: Silahkan Aksi Damai 505</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682134/mui-silahkan-aksi-damai-505</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682134/mui-silahkan-aksi-damai-505</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2017 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/03/337/1682134/mui-silahkan-aksi-damai-505-ZSZPph3xQH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/03/337/1682134/mui-silahkan-aksi-damai-505-ZSZPph3xQH.jpg</image><title>foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>

&amp;nbsp;
JAKARTA - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI akan menggelar aksi longmarch dari Masjid Istiqlal ke Mahkamah Agung (MA), untuk protes karena terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tidak diganjar hukuman maksimal oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

&quot;Kalau saya, selagi itu dalam koridor hukum ya silahkan saja, jangan dilarang. Jadi demo itu wajar, yang dituntut (massa) pasal penistaan agama,&quot; kata Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Azrul Tanjung, saat berbincang dengan Okezone, Rabu (3/5/2017).
&amp;nbsp;
Ia menambahkan, umat Islam tiap melakukan demonstrasi selalu berlangsung damai. Hal itu terbukti dari Aksi 212. Ia pastikan dalam Aksi 505 nanti akan berjalan normal dan tidak mengganggu apapun.

&quot;Kelihatan sekali umat Islam demonya damai, demonya bersih, enggak ada satu helai rumput pun yang rusak dan menjaga kebersihan. Itu menunjukkan agama Islam toleran, tak hanya pada perkataan, tetapi juga sikap,&quot; sambungnya.

Kendati demikian, Azrul mengucapkan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian, lantaran telah hadir dalam Aksi 212 beberapa lalu.

Karena itu, ia yakin pada Aksi 505 nanti pemerintah dan aparat keamanan tidak menghalang-halangi umat Islam untuk menyampaikan aspirasinya. Sebab, berkaca pada Aksi 212, kehadiran presiden dan dua kepala institusi kemanan dan pertahanan itu menunjukkan kalau demo umat Islam sangat damai.

&quot;Itu berarti menunjukkan kalau dia menerima keberadaan umat Islam. Demo-demo yang mendukung Ahok, Kapolri pernah datang enggak? Kan enggak pernah,&quot; pungkas Azrul.

</description><content:encoded>

&amp;nbsp;
JAKARTA - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI akan menggelar aksi longmarch dari Masjid Istiqlal ke Mahkamah Agung (MA), untuk protes karena terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) tidak diganjar hukuman maksimal oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

&quot;Kalau saya, selagi itu dalam koridor hukum ya silahkan saja, jangan dilarang. Jadi demo itu wajar, yang dituntut (massa) pasal penistaan agama,&quot; kata Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Azrul Tanjung, saat berbincang dengan Okezone, Rabu (3/5/2017).
&amp;nbsp;
Ia menambahkan, umat Islam tiap melakukan demonstrasi selalu berlangsung damai. Hal itu terbukti dari Aksi 212. Ia pastikan dalam Aksi 505 nanti akan berjalan normal dan tidak mengganggu apapun.

&quot;Kelihatan sekali umat Islam demonya damai, demonya bersih, enggak ada satu helai rumput pun yang rusak dan menjaga kebersihan. Itu menunjukkan agama Islam toleran, tak hanya pada perkataan, tetapi juga sikap,&quot; sambungnya.

Kendati demikian, Azrul mengucapkan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, serta Kapolri Jenderal Tito Karnavian, lantaran telah hadir dalam Aksi 212 beberapa lalu.

Karena itu, ia yakin pada Aksi 505 nanti pemerintah dan aparat keamanan tidak menghalang-halangi umat Islam untuk menyampaikan aspirasinya. Sebab, berkaca pada Aksi 212, kehadiran presiden dan dua kepala institusi kemanan dan pertahanan itu menunjukkan kalau demo umat Islam sangat damai.

&quot;Itu berarti menunjukkan kalau dia menerima keberadaan umat Islam. Demo-demo yang mendukung Ahok, Kapolri pernah datang enggak? Kan enggak pernah,&quot; pungkas Azrul.

</content:encoded></item></channel></rss>
