<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TOP NEWS (5): Tanggapan GNPF MUI soal Kiriman Karangan Bunga ke Mabes Polri</title><description>Ini tanggapan GNPF MUI terkait kiriman karangan bunga ke Mabes Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682300/top-news-5-tanggapan-gnpf-mui-soal-kiriman-karangan-bunga-ke-mabes-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682300/top-news-5-tanggapan-gnpf-mui-soal-kiriman-karangan-bunga-ke-mabes-polri"/><item><title>TOP NEWS (5): Tanggapan GNPF MUI soal Kiriman Karangan Bunga ke Mabes Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682300/top-news-5-tanggapan-gnpf-mui-soal-kiriman-karangan-bunga-ke-mabes-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/05/03/337/1682300/top-news-5-tanggapan-gnpf-mui-soal-kiriman-karangan-bunga-ke-mabes-polri</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2017 18:27 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/03/337/1682300/top-news-5-tanggapan-gnpf-mui-soal-kiriman-karangan-bunga-ke-mabes-polri-uuGh0q9bKf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karangan bunga yang dikirimkan ke Mabes Polri. (Foto: Dara Purnama/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/03/337/1682300/top-news-5-tanggapan-gnpf-mui-soal-kiriman-karangan-bunga-ke-mabes-polri-uuGh0q9bKf.jpg</image><title>Karangan bunga yang dikirimkan ke Mabes Polri. (Foto: Dara Purnama/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis  Ulama Indonesia (GNPF MUI) menilai, karangan bunga yang membanjiri Mabes  Polri merupakan ekpresi masyarakat atas kebencian terhadap kekerasan  dan radikalisme serta perbuatan pemecah kesatuan bangsa.
&amp;ldquo;Kami dukung menjaga Indonesia, ini (karangan bunga) mewakili  ekspresi masyarakat kita atas kebencian dari gerakan radikalisme,&amp;rdquo; kata  Komandan Tim Advokasi GNPF-MUI, Kapitra Ampera kepada Okezone, Rabu (3/5/2017).
Menurutnya, karangan bunga itu juga sebagai merupakan apresiasi atas  seluruh prestasi kepolisain dalam menumpas aksi-aksi yang dapat  membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadikan Basuki  Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus penodaan agama.
&amp;ldquo;Kami mengatakan apresiasi kita, apresasi atas menjaga republik  ini, bayangkan hanya kepolisian yang mampu menersangkakan Ahok,&amp;rdquo;  tuturnya.
Baca berita selengkapnya di sini.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis  Ulama Indonesia (GNPF MUI) menilai, karangan bunga yang membanjiri Mabes  Polri merupakan ekpresi masyarakat atas kebencian terhadap kekerasan  dan radikalisme serta perbuatan pemecah kesatuan bangsa.
&amp;ldquo;Kami dukung menjaga Indonesia, ini (karangan bunga) mewakili  ekspresi masyarakat kita atas kebencian dari gerakan radikalisme,&amp;rdquo; kata  Komandan Tim Advokasi GNPF-MUI, Kapitra Ampera kepada Okezone, Rabu (3/5/2017).
Menurutnya, karangan bunga itu juga sebagai merupakan apresiasi atas  seluruh prestasi kepolisain dalam menumpas aksi-aksi yang dapat  membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadikan Basuki  Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus penodaan agama.
&amp;ldquo;Kami mengatakan apresiasi kita, apresasi atas menjaga republik  ini, bayangkan hanya kepolisian yang mampu menersangkakan Ahok,&amp;rdquo;  tuturnya.
Baca berita selengkapnya di sini.</content:encoded></item></channel></rss>
