<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raja dan Ratu Swedia Kunjungi Bandung, Ridwan Kamil Jamu Makan Siang </title><description>Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia tiba di Kota Bandung pada pukul 12.00 WIB, Rabu (24/5/2017) siang tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/24/525/1698947/raja-dan-ratu-swedia-kunjungi-bandung-ridwan-kamil-jamu-makan-siang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/05/24/525/1698947/raja-dan-ratu-swedia-kunjungi-bandung-ridwan-kamil-jamu-makan-siang"/><item><title>Raja dan Ratu Swedia Kunjungi Bandung, Ridwan Kamil Jamu Makan Siang </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/05/24/525/1698947/raja-dan-ratu-swedia-kunjungi-bandung-ridwan-kamil-jamu-makan-siang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/05/24/525/1698947/raja-dan-ratu-swedia-kunjungi-bandung-ridwan-kamil-jamu-makan-siang</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2017 16:24 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/05/24/525/1698947/kunjungi-bandung-ridwan-kamil-jamu-makan-siang-raja-dan-ratu-swedia-zw79FUVX8t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Raja Carl XVI Gustav serta Ratu Silvia dari Swedia (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/05/24/525/1698947/kunjungi-bandung-ridwan-kamil-jamu-makan-siang-raja-dan-ratu-swedia-zw79FUVX8t.jpg</image><title>Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Raja Carl XVI Gustav serta Ratu Silvia dari Swedia (Foto: Ist) </title></images><description>BANDUNG - Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia tiba di Kota Bandung pada pukul 12.00 WIB, Rabu (24/5/2017) siang tadi. Rombongan kerajaan datang menggunakan kereta api wisata di Stasiun Bandung, dan disambut oleh Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.
Usai dari stasiun, iring-iringan Raja dan Ratu Swedia dijamu makan siang oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung. Setelah makan siang, pertemuan kenegaraan pun berlangsung antara Kerajaan Swedia dan Pemerintah Kota Bandung.
Selama di Bandung, Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia diagendakan bertemu dengan Viking Fans Club, yakni komunitas pendukung klub Sepak Bola Persib Bandung. Pertemuan tersebut dilakukan atas permintaan Ratu Silvia. Pasalnya, Viking merupakan nama leluhur bangsa Swedia. Sementara di Indonesia, nama tersebut menjadi komunitas dengan ribuan anggota. Pertemuan tersebut juga akan dihadiri oleh manajer Persib Bandung Umuh Muchtar
Rombongan kerajaan kemudian diantar ke Gedung Merdeka, gedung bersejarah yang menjadi&amp;nbsp; inspirasi kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika. Di tempat tersebut, lahirlah Gerakan Non-Blok yang mendunia.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan Triple Helix Meeting di kampus ITB, yang mempertemukan antara pemerintah, akademisi, dan para pelaku bisnis. Di kesempatan tersebut, hadir perwakilan dari Lund University dari Swedia. Pertemuan tersebut akan membahas tentang potensi kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam inovasi teknologi.
Pada Triple Helix Meeting tersebut dilaksanakan seminar dengan tema &amp;ldquo;Science Parks as a meeting place for the Triple Helix&amp;rdquo;. Para pembicara yang dijadwalkan hadir antara lain Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro; Rektor LTH Lund University Viktor &amp;Ouml;wall; Menteri Infrastruktur Swedia Anna Johansson, serta SVP and Head of Digital Services Ericsson, and Chairman of KTH Royal Institute of Technology Ulf Ewaldsson.
Kegiatan tersebut akan diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan Lund University; serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara ITB dengan Ericsson.
Selain Raja dan Ratu Swedia, rombongan juga terdiri dari para pebisnis asal Swedia. Tercatat ada 26 orang pebisnis dari 16 perusahaan ternama Swedia yang mengiringi kunjungan kenegaraan tersebut. Para pebisnis ini akan melaksanakan pertemuan dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung guna membicarakan tentang peluang investasi dan kerja sama.
Keenambelas perusahaan tersebut terdiri dari korporasi yang bergerak di bidang teknologi, energi, barang konsumsi (consumer goods), fashion, waste management, intelligent transportation system, properti, dan telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan yang hadir antara lain ABB, Atlas Copco, Axis Communications, Bombardier, Ericsson, Fortum, H&amp;amp;M, IKEA, Kapsch, SAAB, Scania, SKF, Stena, Swedish Energy Agency, Swedish Institute (SI), dan Volvo Group.</description><content:encoded>BANDUNG - Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia tiba di Kota Bandung pada pukul 12.00 WIB, Rabu (24/5/2017) siang tadi. Rombongan kerajaan datang menggunakan kereta api wisata di Stasiun Bandung, dan disambut oleh Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.
Usai dari stasiun, iring-iringan Raja dan Ratu Swedia dijamu makan siang oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung. Setelah makan siang, pertemuan kenegaraan pun berlangsung antara Kerajaan Swedia dan Pemerintah Kota Bandung.
Selama di Bandung, Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia diagendakan bertemu dengan Viking Fans Club, yakni komunitas pendukung klub Sepak Bola Persib Bandung. Pertemuan tersebut dilakukan atas permintaan Ratu Silvia. Pasalnya, Viking merupakan nama leluhur bangsa Swedia. Sementara di Indonesia, nama tersebut menjadi komunitas dengan ribuan anggota. Pertemuan tersebut juga akan dihadiri oleh manajer Persib Bandung Umuh Muchtar
Rombongan kerajaan kemudian diantar ke Gedung Merdeka, gedung bersejarah yang menjadi&amp;nbsp; inspirasi kemerdekaan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika. Di tempat tersebut, lahirlah Gerakan Non-Blok yang mendunia.
Kunjungan tersebut diakhiri dengan Triple Helix Meeting di kampus ITB, yang mempertemukan antara pemerintah, akademisi, dan para pelaku bisnis. Di kesempatan tersebut, hadir perwakilan dari Lund University dari Swedia. Pertemuan tersebut akan membahas tentang potensi kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam inovasi teknologi.
Pada Triple Helix Meeting tersebut dilaksanakan seminar dengan tema &amp;ldquo;Science Parks as a meeting place for the Triple Helix&amp;rdquo;. Para pembicara yang dijadwalkan hadir antara lain Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro; Rektor LTH Lund University Viktor &amp;Ouml;wall; Menteri Infrastruktur Swedia Anna Johansson, serta SVP and Head of Digital Services Ericsson, and Chairman of KTH Royal Institute of Technology Ulf Ewaldsson.
Kegiatan tersebut akan diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan Lund University; serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara ITB dengan Ericsson.
Selain Raja dan Ratu Swedia, rombongan juga terdiri dari para pebisnis asal Swedia. Tercatat ada 26 orang pebisnis dari 16 perusahaan ternama Swedia yang mengiringi kunjungan kenegaraan tersebut. Para pebisnis ini akan melaksanakan pertemuan dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung guna membicarakan tentang peluang investasi dan kerja sama.
Keenambelas perusahaan tersebut terdiri dari korporasi yang bergerak di bidang teknologi, energi, barang konsumsi (consumer goods), fashion, waste management, intelligent transportation system, properti, dan telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan yang hadir antara lain ABB, Atlas Copco, Axis Communications, Bombardier, Ericsson, Fortum, H&amp;amp;M, IKEA, Kapsch, SAAB, Scania, SKF, Stena, Swedish Energy Agency, Swedish Institute (SI), dan Volvo Group.</content:encoded></item></channel></rss>
