<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria yang Coba Membajak Malaysia Airlines MH128 Dibebaskan </title><description>Pria Sri Lanka berusia 25 tahun itu diizinkan untuk meninggalkan fasilitas kesehatan setelah menjalani pemeriksaan kejiwaan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/18/1705206/pria-yang-coba-membajak-malaysia-airlines-mh128-dibebaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/01/18/1705206/pria-yang-coba-membajak-malaysia-airlines-mh128-dibebaskan"/><item><title>Pria yang Coba Membajak Malaysia Airlines MH128 Dibebaskan </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/18/1705206/pria-yang-coba-membajak-malaysia-airlines-mh128-dibebaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/01/18/1705206/pria-yang-coba-membajak-malaysia-airlines-mh128-dibebaskan</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/01/18/1705206/pria-yang-coba-membajak-malaysia-airlines-mh128-dibebaskan-tH7C1Dso5h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang yang mencoba membajak pesawat Malaysia Airlines MH128 diamankan oleh kru pesawat (Foto: Flight Alerts 777/Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/01/18/1705206/pria-yang-coba-membajak-malaysia-airlines-mh128-dibebaskan-tH7C1Dso5h.jpg</image><title>Penumpang yang mencoba membajak pesawat Malaysia Airlines MH128 diamankan oleh kru pesawat (Foto: Flight Alerts 777/Twitter)</title></images><description>MELBOURNE &amp;ndash; Warga negara Sri Lanka yang mencoba  membajak pesawat maskapai Malaysia Airlines MH128 sempat dibawa ke fasilitas pemeriksaan kesehatan jiwa di Melbourne, Australia. Pria yang belum diketahui namanya itu sempat mengancam akan meledakkan pesawat saat masih berada di udara.
Akibat ulahnya, pesawat dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia, itu terpaksa berputar balik ke Bandara Tullamarine, Melbourne. Pria yang hanya diketahui berusia 25 tahun itu langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan atas dugaan gangguan mental.
&amp;ldquo;Ia sudah membeli tiket untuk penerbangan setelah dipersilakan pulang dari Pusat Medis Monash di Clayton,&amp;rdquo; tutur Kepala Komisioner Kepolisian Negara Bagian Victoria, Graham Ashton, mengutip dari Sydney Morning Herald, Kamis (1/6/2017).
Ia menambahkan, pria itu sempat akan ditanyai setelah dinyatakan fit untuk interogasi oleh pusat medis. Pria Sri Lanka itu juga akan dikenakan pasal sekaligus menghadapi persidangan di Pengadilan Magistrat Melbourne. Akan tetapi, pria itu kemudian dibebaskan dan dipersilakan pergi.
&amp;ldquo;Kami tidak lagi menganggapnya sebagai insiden terorisme. Kami sempat mengira terorisme berdasarkan laporan dan penilaian awal. Kemudian kami menetapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan gangguan kesehatan mental,&amp;rdquo; sambung Graham Ashton.
Sebagaimana diberitakan, pria itu membawa alat yang diklaim sebagai bahan peledak saat memaksa masuk ke kokpit. Alat tersebut kemudian diketahui sebagai powerbank. Akibat insiden tersebut, operasional penerbangan di Bandara Tullamarine sempat terganggu.
</description><content:encoded>MELBOURNE &amp;ndash; Warga negara Sri Lanka yang mencoba  membajak pesawat maskapai Malaysia Airlines MH128 sempat dibawa ke fasilitas pemeriksaan kesehatan jiwa di Melbourne, Australia. Pria yang belum diketahui namanya itu sempat mengancam akan meledakkan pesawat saat masih berada di udara.
Akibat ulahnya, pesawat dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia, itu terpaksa berputar balik ke Bandara Tullamarine, Melbourne. Pria yang hanya diketahui berusia 25 tahun itu langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan atas dugaan gangguan mental.
&amp;ldquo;Ia sudah membeli tiket untuk penerbangan setelah dipersilakan pulang dari Pusat Medis Monash di Clayton,&amp;rdquo; tutur Kepala Komisioner Kepolisian Negara Bagian Victoria, Graham Ashton, mengutip dari Sydney Morning Herald, Kamis (1/6/2017).
Ia menambahkan, pria itu sempat akan ditanyai setelah dinyatakan fit untuk interogasi oleh pusat medis. Pria Sri Lanka itu juga akan dikenakan pasal sekaligus menghadapi persidangan di Pengadilan Magistrat Melbourne. Akan tetapi, pria itu kemudian dibebaskan dan dipersilakan pergi.
&amp;ldquo;Kami tidak lagi menganggapnya sebagai insiden terorisme. Kami sempat mengira terorisme berdasarkan laporan dan penilaian awal. Kemudian kami menetapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan gangguan kesehatan mental,&amp;rdquo; sambung Graham Ashton.
Sebagaimana diberitakan, pria itu membawa alat yang diklaim sebagai bahan peledak saat memaksa masuk ke kokpit. Alat tersebut kemudian diketahui sebagai powerbank. Akibat insiden tersebut, operasional penerbangan di Bandara Tullamarine sempat terganggu.
</content:encoded></item></channel></rss>
