<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Intelijen yang Kuat, Parmusi Dukung Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Teroris</title><description>&quot;TNI harus kita akui punya daya intelijen yang kuat, sehingga dia bisa mengendus adanya kemungkinan aksi terorisme,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/337/1704988/punya-intelijen-yang-kuat-parmusi-dukung-pelibatan-tni-dalam-pemberantasan-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/01/337/1704988/punya-intelijen-yang-kuat-parmusi-dukung-pelibatan-tni-dalam-pemberantasan-teroris"/><item><title>Punya Intelijen yang Kuat, Parmusi Dukung Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Teroris</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/337/1704988/punya-intelijen-yang-kuat-parmusi-dukung-pelibatan-tni-dalam-pemberantasan-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/01/337/1704988/punya-intelijen-yang-kuat-parmusi-dukung-pelibatan-tni-dalam-pemberantasan-teroris</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/01/337/1704988/punya-intelijen-yang-kuat-parmusi-dukung-pelibatan-tni-dalam-pemberantasan-teroris-yAA414OlPv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TNI. (foto: antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/01/337/1704988/punya-intelijen-yang-kuat-parmusi-dukung-pelibatan-tni-dalam-pemberantasan-teroris-yAA414OlPv.jpg</image><title>TNI. (foto: antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;DPR kini masih membahas revisi UU Terorisme. Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) pun mendukung wacana pelibatan TNI dalam pemberantasan teroris sebagaimana diusulkan dalam revisi UU tersebut.
 &quot;Kalau pelibatan TNI dalam UU terorisme itu saya setuju, pelibatan TNI nya ya,&quot; kata Ketua Umum Parmusi, Usamah Hisyam saat berbincang dengan Okezone, Kamis(1/6/2017).  Meski demikian, Usamah juga menolak beberapa hal dari pada pelibatan angkatan bersenjata ini, salah satunya soal celah terjadinya represifitas aparat.  &quot;Tetapi kalau konten di dalam undang-undangnya saya enggak setuju, karena begitu mudah aparat diberi keleluasaan untuk menangkap, memberikan peluang melakukan langkah reporesif. Tetapi kalau pelibatannya saya setuju,&quot; tandasnya.  Ia melanjutkan, pelibatan TNI dalam memberantas terorisme sangat penting untuk dilakukan, mengingat korps loreng itu memiliki daya intelijen yang kuat. Sehingga bisa melakukan deteksi dini bilamana ada gerakan-gerakan yang mengarah pada teror.  &quot;TNI harus kita akui punya daya intelijen yang kuat karena terlatih dan teritori yang kuat, sehingga dia bisa mengendus adanya kemungkinan aksi terorisme lebih awal untuk pencegahan. Pelibatannya tidak apa-apa, tetapi jangan diberi ruang untuk melakukan langkah represif. Itu kita tentang,&quot; tutup Usamah. (sym)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;DPR kini masih membahas revisi UU Terorisme. Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) pun mendukung wacana pelibatan TNI dalam pemberantasan teroris sebagaimana diusulkan dalam revisi UU tersebut.
 &quot;Kalau pelibatan TNI dalam UU terorisme itu saya setuju, pelibatan TNI nya ya,&quot; kata Ketua Umum Parmusi, Usamah Hisyam saat berbincang dengan Okezone, Kamis(1/6/2017).  Meski demikian, Usamah juga menolak beberapa hal dari pada pelibatan angkatan bersenjata ini, salah satunya soal celah terjadinya represifitas aparat.  &quot;Tetapi kalau konten di dalam undang-undangnya saya enggak setuju, karena begitu mudah aparat diberi keleluasaan untuk menangkap, memberikan peluang melakukan langkah reporesif. Tetapi kalau pelibatannya saya setuju,&quot; tandasnya.  Ia melanjutkan, pelibatan TNI dalam memberantas terorisme sangat penting untuk dilakukan, mengingat korps loreng itu memiliki daya intelijen yang kuat. Sehingga bisa melakukan deteksi dini bilamana ada gerakan-gerakan yang mengarah pada teror.  &quot;TNI harus kita akui punya daya intelijen yang kuat karena terlatih dan teritori yang kuat, sehingga dia bisa mengendus adanya kemungkinan aksi terorisme lebih awal untuk pencegahan. Pelibatannya tidak apa-apa, tetapi jangan diberi ruang untuk melakukan langkah represif. Itu kita tentang,&quot; tutup Usamah. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
