<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringati Hari Pancasila, Polisi Ajak Warga Hidup Berdampingan di Tengah Keberagaman</title><description>Kepolisian turut memperingati Hari Lahir Pancasila dan mengajak warga hidup berdampingan di tengah keberagaman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/338/1705254/peringati-hari-pancasila-polisi-ajak-warga-hidup-berdampingan-di-tengah-keberagaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/01/338/1705254/peringati-hari-pancasila-polisi-ajak-warga-hidup-berdampingan-di-tengah-keberagaman"/><item><title>Peringati Hari Pancasila, Polisi Ajak Warga Hidup Berdampingan di Tengah Keberagaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/338/1705254/peringati-hari-pancasila-polisi-ajak-warga-hidup-berdampingan-di-tengah-keberagaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/01/338/1705254/peringati-hari-pancasila-polisi-ajak-warga-hidup-berdampingan-di-tengah-keberagaman</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/01/338/1705254/peringati-hari-pancasila-polisi-ajak-warga-hidup-berdampingan-di-tengah-keberagaman-XHWlGV6aq3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono saat berbicara di upacara peringatan Hari Pancasila. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/01/338/1705254/peringati-hari-pancasila-polisi-ajak-warga-hidup-berdampingan-di-tengah-keberagaman-XHWlGV6aq3.jpg</image><title>Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono saat berbicara di upacara peringatan Hari Pancasila. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Dwiyono memimpin upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman Mapolres. Dalam upacara tersebut, Kombes Dwiyono memberikan sambutan dengan topik kebhinekaan di Indonesia.

&quot;Dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Rote, berbagai etnis, suku, dan agama hidup berdampingan. Itulah kodrat bangsa Indonesia yaitu keberagaman,&quot; ujar Dwiyono membacakan pesan sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (1/6/2017).

Ia juga mengajak semua warga untuk ikut mengantisipasi kondisi seperti negara lain yang didera perang saudara. Tepatnya melalui Pancasila yang menjadi panutan untuk menciptakan negara sejahtera di tengah berbagai perbedaan yang ada.



&quot;Komitmen pemerintah dalam menguatkan Pancasila, pengentasan kemiskinan, dan kesejahteraan,&quot; ungkapnya.

Kapolres melanjutkan, bagian integral dari pengamalan Pancasila yakni seluruh anak bangsa menjadi satu: toleran. &quot;Jadi kita waspadai gerakan anti-Pancasila, anti-UUD 1945, jaga perdamaian, jaga persatuan,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Dwiyono memimpin upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman Mapolres. Dalam upacara tersebut, Kombes Dwiyono memberikan sambutan dengan topik kebhinekaan di Indonesia.

&quot;Dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Rote, berbagai etnis, suku, dan agama hidup berdampingan. Itulah kodrat bangsa Indonesia yaitu keberagaman,&quot; ujar Dwiyono membacakan pesan sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (1/6/2017).

Ia juga mengajak semua warga untuk ikut mengantisipasi kondisi seperti negara lain yang didera perang saudara. Tepatnya melalui Pancasila yang menjadi panutan untuk menciptakan negara sejahtera di tengah berbagai perbedaan yang ada.



&quot;Komitmen pemerintah dalam menguatkan Pancasila, pengentasan kemiskinan, dan kesejahteraan,&quot; ungkapnya.

Kapolres melanjutkan, bagian integral dari pengamalan Pancasila yakni seluruh anak bangsa menjadi satu: toleran. &quot;Jadi kita waspadai gerakan anti-Pancasila, anti-UUD 1945, jaga perdamaian, jaga persatuan,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
