<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh, Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Buton Utara Memprihatinkan</title><description>Hal itu terjadi lantaran curah hujan tinggi sepekan terakhir mengakibatkan ruas jalan di Kecamatan Kambowa, Buton Utara terputus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/340/1705095/waduh-kondisi-ruas-jalan-provinsi-di-buton-utara-memprihatinkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/01/340/1705095/waduh-kondisi-ruas-jalan-provinsi-di-buton-utara-memprihatinkan"/><item><title>Waduh, Kondisi Ruas Jalan Provinsi di Buton Utara Memprihatinkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/340/1705095/waduh-kondisi-ruas-jalan-provinsi-di-buton-utara-memprihatinkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/01/340/1705095/waduh-kondisi-ruas-jalan-provinsi-di-buton-utara-memprihatinkan</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/01/340/1705095/waduh-kondisi-ruas-jalan-provinsi-di-buton-utara-memprihatinkan-cpz26oyeS5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/01/340/1705095/waduh-kondisi-ruas-jalan-provinsi-di-buton-utara-memprihatinkan-cpz26oyeS5.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>KENDARI - Ruas jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang 103 kilometer, yang menghubungan wilayah Kabupaten Buton Utara dengan Kabupaten Buton kini kondisinya memperihatinkan.
Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengatakan, hal itu terjadi lantaran curah hujan tinggi sepekan terakhir mengakibatkan ruas jalan di Kecamatan Kambowa, Buton Utara terputus, akses transportasi dari dan ke Kabupaten Buton menjadi terganggu.  &quot;Status jalan yang terputus di Kecamatan Kambowa adalah jalan provinsi sehingga diharapkan perhatian Pemerintah Provinsi Sultra untuk melakukan pembenahan,&quot; kata Abu Hasan di Kendari, Kamis (1/6/2017).
Mengingat ruas jalan yang terputus di Kecamatan Kambowa cukup vital untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat, maka Pemkab Buton Utara segera melayangkan surat ke Pemprov Sultra.  &quot;Ruas jalan yang putus diterjang banjir di Kecamatan Kambowa berstatus jalan provinsi, sehingga diharapkan Pemprov Sultra segera turun tangan melakukan pembenahan,&quot; katanya.  Masyarakat berharap kondisi jalan rusak atau terputus tersebut tidak berlarut-larut karena menghambat kegiatan perekonomian, apalagi dalam suasana Ramadan dan menyambut Idul Fitri.  Bupati Abu Hasan menambahkan, sebelum Pemprov Sultra turun tangan, pihaknya bersama warga membangun jalan alternatif sehingga kendaraan yang tertahan bisa melintas.  Pemda Butur bersama masyarakat Kambowa berinisiatif membuka jalan darurat dengan peralatan seadanya agar dapat dilalui kendaraan roda empat ukuran kecil.  Ia mengakui, sebagian besar jalan provinsi sepanjang 103 di Buton Utara belum tersentuh aspal, sehingga di saat musim hujan ruas jalan berlumpur dan mudah rusak ketika dilalui kendaraan atau alat berat.</description><content:encoded>KENDARI - Ruas jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang 103 kilometer, yang menghubungan wilayah Kabupaten Buton Utara dengan Kabupaten Buton kini kondisinya memperihatinkan.
Bupati Buton Utara, Abu Hasan mengatakan, hal itu terjadi lantaran curah hujan tinggi sepekan terakhir mengakibatkan ruas jalan di Kecamatan Kambowa, Buton Utara terputus, akses transportasi dari dan ke Kabupaten Buton menjadi terganggu.  &quot;Status jalan yang terputus di Kecamatan Kambowa adalah jalan provinsi sehingga diharapkan perhatian Pemerintah Provinsi Sultra untuk melakukan pembenahan,&quot; kata Abu Hasan di Kendari, Kamis (1/6/2017).
Mengingat ruas jalan yang terputus di Kecamatan Kambowa cukup vital untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat, maka Pemkab Buton Utara segera melayangkan surat ke Pemprov Sultra.  &quot;Ruas jalan yang putus diterjang banjir di Kecamatan Kambowa berstatus jalan provinsi, sehingga diharapkan Pemprov Sultra segera turun tangan melakukan pembenahan,&quot; katanya.  Masyarakat berharap kondisi jalan rusak atau terputus tersebut tidak berlarut-larut karena menghambat kegiatan perekonomian, apalagi dalam suasana Ramadan dan menyambut Idul Fitri.  Bupati Abu Hasan menambahkan, sebelum Pemprov Sultra turun tangan, pihaknya bersama warga membangun jalan alternatif sehingga kendaraan yang tertahan bisa melintas.  Pemda Butur bersama masyarakat Kambowa berinisiatif membuka jalan darurat dengan peralatan seadanya agar dapat dilalui kendaraan roda empat ukuran kecil.  Ia mengakui, sebagian besar jalan provinsi sepanjang 103 di Buton Utara belum tersentuh aspal, sehingga di saat musim hujan ruas jalan berlumpur dan mudah rusak ketika dilalui kendaraan atau alat berat.</content:encoded></item></channel></rss>
