<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berziarah ke Masjid Sunan Ampel, Warisan Wali Songo yang Masih Lestari di Surabaya</title><description>Sunan Ampel adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Masjid warisannya kini ramai dikunjungi peziarah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/519/1705288/berziarah-ke-masjid-sunan-ampel-warisan-wali-songo-yang-masih-lestari-di-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/01/519/1705288/berziarah-ke-masjid-sunan-ampel-warisan-wali-songo-yang-masih-lestari-di-surabaya"/><item><title>Berziarah ke Masjid Sunan Ampel, Warisan Wali Songo yang Masih Lestari di Surabaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/01/519/1705288/berziarah-ke-masjid-sunan-ampel-warisan-wali-songo-yang-masih-lestari-di-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/01/519/1705288/berziarah-ke-masjid-sunan-ampel-warisan-wali-songo-yang-masih-lestari-di-surabaya</guid><pubDate>Kamis 01 Juni 2017 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/01/519/1705288/berziarah-ke-masjid-sunan-ampel-warisan-wali-songo-yang-masih-lestari-di-surabaya-7W2ZzF6Tpo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masjid Sunan Ampel di Kelurahan Ampel, Surabaya, Jawa Timur (Syaiful Islam/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/01/519/1705288/berziarah-ke-masjid-sunan-ampel-warisan-wali-songo-yang-masih-lestari-di-surabaya-7W2ZzF6Tpo.jpg</image><title>Masjid Sunan Ampel di Kelurahan Ampel, Surabaya, Jawa Timur (Syaiful Islam/Okezone)</title></images><description>SURABAYA &amp;ndash; Surabaya bukan hanya terkenal dengan julukan Kota Pahlawan, tapi tenar sebagai destinasi wisata religi yakni Sunan Ampel. Tiap hari ada ribuan peziarah Muslim datang ke Makam Sunan Ampel yang bernama asli Raden Mohammad Ali Rachmatullah.

Dalam komplek pemakaman tersebut ada sebuah masjid peninggalan Sunan Ampel, yang hingga sekarang masih berdiri kokoh. Sebuah versi menyebutkan, Masjid Sunan Ampel dibangun pada abad 15 atau tahun 1421 Masehi, setelah mendapat izin dari Raja Majapahit.

Pada Masjid Sunan Ampel terdapat 16 tiang penyangga, yang terbuat dari kayu jati. Adapun ketinggian tiang sekitar 17 meter dengan diameter 60 cm. Sedangkan lantainya terbuat dari marmer.

Meskipun sudah beberapa kali dilakukan pemugaran, tetapi keaslian dari arsitektur pada masjid tersebut tetap dilestarikan. Sehingga masyarakat yang salat di Masjid Sunan Ampel bisa melihat kokohnya belasan tiang kayu jati sebagai penyangga.
&amp;nbsp;
Kemudian pada masjid terdapat menara yang menjulang tinggi. Menara tersebut masih asli, sebagaimana dibangun Sunan Ampel. Wisata religi Sunan Ampel sendiri terletak di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur.

&amp;ldquo;Masjid Sunan Ampel ini masih asli, peninggalan dari Sunan Ampel,&amp;rdquo; kata Juru Kunci Wisata Religi Sunan Ampel, Abdul Kholik, kepada Okezone, Kamis (1/6/2017).

Kholik menyebutkan, walaupun beberapa kali dilakukan pemugaran terhadap masjid, tetapi bangunan asli yang dibangun Sunan Ampel masih tetap dilestarikan, seperti tiang penyangga dari kayu jati dan lantai terbuat dari marmer.

&amp;ldquo;Bangunan yang ditambah (pemugaran) di depan dan samping masjid yang dibangun Sunan Ampel dulu. Sehingga bagunan asli Masjid Sunan Ampel masih ada dan terawat dengan baik,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Sunan Ampel adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Nama aslinya Raden Mohammad Ali Rachmatullah. Sunan Ampel merupakan keturunan dari Ibrahim Asmarakandi, salah satu Raja Champa yang kemudian menetap di Tuban, Jawa Timur.

Ketika berusia 20 tahun, Raden Rahmat pindah ke Jawa, tepatnya Surabaya. Pada saat itu merupakan daerah kekuasaan Majapahit di bawah Raja Brawijaya. Konon sang raja sudah beragama Islam saat berusia lanjut.

Kemudian raja mempercayakan pada Sunan Ampel untuk berdakwa dan menyiarkan agama Islam di Jawa. Raden Rachmat dipinjami tanah seluas 12 hektare di kawasan Ampel Denta atau Surabaya. Karena tempat inilah Raden Rachmat dipanggil Sunan Ampel.
</description><content:encoded>SURABAYA &amp;ndash; Surabaya bukan hanya terkenal dengan julukan Kota Pahlawan, tapi tenar sebagai destinasi wisata religi yakni Sunan Ampel. Tiap hari ada ribuan peziarah Muslim datang ke Makam Sunan Ampel yang bernama asli Raden Mohammad Ali Rachmatullah.

Dalam komplek pemakaman tersebut ada sebuah masjid peninggalan Sunan Ampel, yang hingga sekarang masih berdiri kokoh. Sebuah versi menyebutkan, Masjid Sunan Ampel dibangun pada abad 15 atau tahun 1421 Masehi, setelah mendapat izin dari Raja Majapahit.

Pada Masjid Sunan Ampel terdapat 16 tiang penyangga, yang terbuat dari kayu jati. Adapun ketinggian tiang sekitar 17 meter dengan diameter 60 cm. Sedangkan lantainya terbuat dari marmer.

Meskipun sudah beberapa kali dilakukan pemugaran, tetapi keaslian dari arsitektur pada masjid tersebut tetap dilestarikan. Sehingga masyarakat yang salat di Masjid Sunan Ampel bisa melihat kokohnya belasan tiang kayu jati sebagai penyangga.
&amp;nbsp;
Kemudian pada masjid terdapat menara yang menjulang tinggi. Menara tersebut masih asli, sebagaimana dibangun Sunan Ampel. Wisata religi Sunan Ampel sendiri terletak di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur.

&amp;ldquo;Masjid Sunan Ampel ini masih asli, peninggalan dari Sunan Ampel,&amp;rdquo; kata Juru Kunci Wisata Religi Sunan Ampel, Abdul Kholik, kepada Okezone, Kamis (1/6/2017).

Kholik menyebutkan, walaupun beberapa kali dilakukan pemugaran terhadap masjid, tetapi bangunan asli yang dibangun Sunan Ampel masih tetap dilestarikan, seperti tiang penyangga dari kayu jati dan lantai terbuat dari marmer.

&amp;ldquo;Bangunan yang ditambah (pemugaran) di depan dan samping masjid yang dibangun Sunan Ampel dulu. Sehingga bagunan asli Masjid Sunan Ampel masih ada dan terawat dengan baik,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Sunan Ampel adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Nama aslinya Raden Mohammad Ali Rachmatullah. Sunan Ampel merupakan keturunan dari Ibrahim Asmarakandi, salah satu Raja Champa yang kemudian menetap di Tuban, Jawa Timur.

Ketika berusia 20 tahun, Raden Rahmat pindah ke Jawa, tepatnya Surabaya. Pada saat itu merupakan daerah kekuasaan Majapahit di bawah Raja Brawijaya. Konon sang raja sudah beragama Islam saat berusia lanjut.

Kemudian raja mempercayakan pada Sunan Ampel untuk berdakwa dan menyiarkan agama Islam di Jawa. Raden Rachmat dipinjami tanah seluas 12 hektare di kawasan Ampel Denta atau Surabaya. Karena tempat inilah Raden Rachmat dipanggil Sunan Ampel.
</content:encoded></item></channel></rss>
