<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perludem: Adanya Presidential Threshold Akan Merampas Hak Parpol</title><description>&quot;Bila ada&amp;nbsp;presidential threshold&amp;nbsp;ini akan merampas hak parpol kecil dan parpol baru&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/02/337/1705601/perludem-adanya-presidential-threshold-akan-merampas-hak-parpol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/02/337/1705601/perludem-adanya-presidential-threshold-akan-merampas-hak-parpol"/><item><title>Perludem: Adanya Presidential Threshold Akan Merampas Hak Parpol</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/02/337/1705601/perludem-adanya-presidential-threshold-akan-merampas-hak-parpol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/02/337/1705601/perludem-adanya-presidential-threshold-akan-merampas-hak-parpol</guid><pubDate>Jum'at 02 Juni 2017 06:15 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/02/337/1705601/perludem-adanya-presidential-threshold-akan-merampas-hak-parpol-56g4rK9M9x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/02/337/1705601/perludem-adanya-presidential-threshold-akan-merampas-hak-parpol-56g4rK9M9x.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Peneliti Perludem, Kholil Pasaribu, menganggap bila penerapan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) bila diterapkan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Serentak 2019 akan merampas hak parpol yang sudah lolos verifikasi.
&quot;Bila ada presidential threshold ini akan merampas hak parpol kecil dan parpol baru. Mereka juga kan peserta yang sudah lolos verifikasi pemilu,&quot; ungkap  Kholil kepada Okezone, Kamis 1 Juni 2017.
Kholil mengatakan, bila dalam pemilu serentak 2019  menggunakan presidential threshold maka sangat tidak relevan.
&quot;Pemilu sekarang kan sudah serentak di waktu yang sama, sehingga tidak relevan lagi bila ada presidential threshold ini,&quot; sambungnya
Tak hanya itu, Kholil berharap Pemilu 2019 ini janganlah bercermin pada Pemilu 2014. Itu karena kondisi Pemilu 2019 yang digelar serentak sudah sangat berbeda dengan Pemilu 2014.
&quot;Dalam Pemilu 2014 situasi sangat berbeda karena sekarang 2019 sudah serentak. Jadi sebenarnya parlemen sudah memaksakan  situasi yang tidak ada landasan logis lagi,&quot; katanya. (ulu)</description><content:encoded>JAKARTA - Peneliti Perludem, Kholil Pasaribu, menganggap bila penerapan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) bila diterapkan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Serentak 2019 akan merampas hak parpol yang sudah lolos verifikasi.
&quot;Bila ada presidential threshold ini akan merampas hak parpol kecil dan parpol baru. Mereka juga kan peserta yang sudah lolos verifikasi pemilu,&quot; ungkap  Kholil kepada Okezone, Kamis 1 Juni 2017.
Kholil mengatakan, bila dalam pemilu serentak 2019  menggunakan presidential threshold maka sangat tidak relevan.
&quot;Pemilu sekarang kan sudah serentak di waktu yang sama, sehingga tidak relevan lagi bila ada presidential threshold ini,&quot; sambungnya
Tak hanya itu, Kholil berharap Pemilu 2019 ini janganlah bercermin pada Pemilu 2014. Itu karena kondisi Pemilu 2019 yang digelar serentak sudah sangat berbeda dengan Pemilu 2014.
&quot;Dalam Pemilu 2014 situasi sangat berbeda karena sekarang 2019 sudah serentak. Jadi sebenarnya parlemen sudah memaksakan  situasi yang tidak ada landasan logis lagi,&quot; katanya. (ulu)</content:encoded></item></channel></rss>
