<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduh, Reaktivasi Rel Kereta Api Pangandaran-Banjar Masuk Daftar Tunggu Panjang</title><description>Reaktivasi jalur rel kereta api  Pangandaran-Banjar terbentang sepanjang  80 Kilometer (Km) masuk kategori  daftar tunggu panjang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/02/525/1705911/waduh-reaktivasi-rel-kereta-api-pangandaran-banjar-masuk-daftar-tunggu-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/02/525/1705911/waduh-reaktivasi-rel-kereta-api-pangandaran-banjar-masuk-daftar-tunggu-panjang"/><item><title>Waduh, Reaktivasi Rel Kereta Api Pangandaran-Banjar Masuk Daftar Tunggu Panjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/02/525/1705911/waduh-reaktivasi-rel-kereta-api-pangandaran-banjar-masuk-daftar-tunggu-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/02/525/1705911/waduh-reaktivasi-rel-kereta-api-pangandaran-banjar-masuk-daftar-tunggu-panjang</guid><pubDate>Jum'at 02 Juni 2017 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/02/525/1705911/waduh-reaktivasi-rel-kereta-api-pangandaran-banjar-masuk-daftar-tunggu-panjang-EKDFpsxJqb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu rel kereta Pangandaran-Banjar yang terbengkalai. (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/02/525/1705911/waduh-reaktivasi-rel-kereta-api-pangandaran-banjar-masuk-daftar-tunggu-panjang-EKDFpsxJqb.jpg</image><title>Salah satu rel kereta Pangandaran-Banjar yang terbengkalai. (Foto: Sindonews)</title></images><description>PANGANDARAN - Reaktivasi jalur rel kereta api  Pangandaran-Banjar terbentang sepanjang 80 Kilometer (Km) masuk kategori  daftar tunggu panjang. Sebab, sebanyak 75% jalur kereta api dan lahan  milik PT KAI berada pada status sewa yang sebagian besar menjadi hunian  warga dan perkantoran.&quot;Jalur kereta api Pangandaran-Banjar saat  ini belum menjadi skala prioritas, lantaran dinilai belum bisa memenuhi  unsur secara ekonomis. Jadi untuk melakukan reaktivasi jalur rel kereta  api perlu dilakukan restruktural dan penataan lahan,&quot; kata Kepala Bidang  Penyelamatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Darma, Jumat  (2/6/2017).Dia menambahkan, penghitungan secara matematis,  anggaran untuk melakukan reaktivasi dan restruktural serta penataan  lahan sangat tinggi. Sedangkan untuk mendapat keuntungan dari investasi  tersebut akan lama. &quot;Namun jika wacana reaktivasi rel kereta api  Pangandaran-Banjar dilakukan, besar kemungkinan hanya untuk fasilitas  dan sarana kerata wisata saja,&quot; papar Darma.Seorang warga  Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Maman Budi Rahayu (22)  mengatakan, kebutuhan transportasi kereta api di Pangandaran sangat  dibutuhkan. Apalagi beberapa tahun ke depan akan ada pelabuhan samudra  di Pangandaran, sehingga perlu moda transportasi massal pengangkut  barang berkapasitas berat.&amp;ldquo;Jika barang berat atau hasil bumi  tersebut diangkut melalui darat akan mempercepat kerusakan jalan. Kami  sebagai masyarakat sangat mendorong dan setuju dilakukan reaktivasi  jalur rel kereta api, selain sebagai salah satu penunjang pariwisata  juga sebagai kebutuhan aktivitas perekonomian warga,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>PANGANDARAN - Reaktivasi jalur rel kereta api  Pangandaran-Banjar terbentang sepanjang 80 Kilometer (Km) masuk kategori  daftar tunggu panjang. Sebab, sebanyak 75% jalur kereta api dan lahan  milik PT KAI berada pada status sewa yang sebagian besar menjadi hunian  warga dan perkantoran.&quot;Jalur kereta api Pangandaran-Banjar saat  ini belum menjadi skala prioritas, lantaran dinilai belum bisa memenuhi  unsur secara ekonomis. Jadi untuk melakukan reaktivasi jalur rel kereta  api perlu dilakukan restruktural dan penataan lahan,&quot; kata Kepala Bidang  Penyelamatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Darma, Jumat  (2/6/2017).Dia menambahkan, penghitungan secara matematis,  anggaran untuk melakukan reaktivasi dan restruktural serta penataan  lahan sangat tinggi. Sedangkan untuk mendapat keuntungan dari investasi  tersebut akan lama. &quot;Namun jika wacana reaktivasi rel kereta api  Pangandaran-Banjar dilakukan, besar kemungkinan hanya untuk fasilitas  dan sarana kerata wisata saja,&quot; papar Darma.Seorang warga  Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Maman Budi Rahayu (22)  mengatakan, kebutuhan transportasi kereta api di Pangandaran sangat  dibutuhkan. Apalagi beberapa tahun ke depan akan ada pelabuhan samudra  di Pangandaran, sehingga perlu moda transportasi massal pengangkut  barang berkapasitas berat.&amp;ldquo;Jika barang berat atau hasil bumi  tersebut diangkut melalui darat akan mempercepat kerusakan jalan. Kami  sebagai masyarakat sangat mendorong dan setuju dilakukan reaktivasi  jalur rel kereta api, selain sebagai salah satu penunjang pariwisata  juga sebagai kebutuhan aktivitas perekonomian warga,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
