<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Marapi Erupsi, 16 Pendaki Ketakutan di Taman Edelweis</title><description>Setelah mendengar letusan para pendaki ini sempat ketakutan dan menghubungi Pos Pendakian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/04/340/1707309/gunung-marapi-erupsi-16-pendaki-ketakutan-di-taman-edelweis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/04/340/1707309/gunung-marapi-erupsi-16-pendaki-ketakutan-di-taman-edelweis"/><item><title>Gunung Marapi Erupsi, 16 Pendaki Ketakutan di Taman Edelweis</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/04/340/1707309/gunung-marapi-erupsi-16-pendaki-ketakutan-di-taman-edelweis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/04/340/1707309/gunung-marapi-erupsi-16-pendaki-ketakutan-di-taman-edelweis</guid><pubDate>Minggu 04 Juni 2017 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/04/340/1707309/gunung-marapi-erupsi-16-pendaki-ketakutan-di-taman-edelweis-WWub9K3zJS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi keluarkan abu vulkanik (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/04/340/1707309/gunung-marapi-erupsi-16-pendaki-ketakutan-di-taman-edelweis-WWub9K3zJS.jpg</image><title>Gunung Marapi keluarkan abu vulkanik (Foto: Istimewa)</title></images><description>PADANG - Gunung Marapi yang mengalami erupsi dua kali, membuat 16 pendaki mahasiswa dari Pekanbaru Riau yang sedang berada di taman Edelweis langsung ketakutan setelah mendengar dentuman.

&amp;ldquo;Mereka itu mendaki ada 16 orang berasal dari Mahasiswa dari Pekanbaru, Riau, mereka mengadakan pendakian pada Sabu (3 Juni 2017) kemarin. Saat terjadinya letusan pada pagi tadi&amp;nbsp; para pendaki ini sedang berada di Taman Edelweis yang tidak jauh dari puncak Gunung Marapi,&amp;rdquo; ujar Penjaga Pos Pendakian Gunung Marapi, Ilham, Minggu (4/6/2017).

Setelah mendengar letusan para pendaki ini sempat ketakutan dan menghubungi Pos Pendakian. Namun, saat kejadian itu kondisi para pendaki baik-baik saja. &amp;ldquo;Para pendaki tersebut meminta ada tim yang naik untuk menjemput mereka.&amp;nbsp; Atas permintaan mereka, ada tujuh orang yang kita kirim untuk menjemput ke atas,&amp;rdquo; ujarnya.

Diperkirakan tim ini akan sampai di Pos Pendakian, Koto Baru sekira pukul 17.00 atau 18.00 WIB . &amp;ldquo;Mudah-mudahan mereka dalam kondisi baik-baik saja,&amp;rdquo; ucapnya.

Sementara, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi&amp;nbsp; (PVMBG) menyampaikan letusan pertama terjadi pukul 10.01 WIB, abu tebal dengan tekanan sedang mengepul mencapai ketinggian 300 meter. Letusan kedua pada pukul 10.22 WIB mencapai ketinggian 700 meter dari puncak.</description><content:encoded>PADANG - Gunung Marapi yang mengalami erupsi dua kali, membuat 16 pendaki mahasiswa dari Pekanbaru Riau yang sedang berada di taman Edelweis langsung ketakutan setelah mendengar dentuman.

&amp;ldquo;Mereka itu mendaki ada 16 orang berasal dari Mahasiswa dari Pekanbaru, Riau, mereka mengadakan pendakian pada Sabu (3 Juni 2017) kemarin. Saat terjadinya letusan pada pagi tadi&amp;nbsp; para pendaki ini sedang berada di Taman Edelweis yang tidak jauh dari puncak Gunung Marapi,&amp;rdquo; ujar Penjaga Pos Pendakian Gunung Marapi, Ilham, Minggu (4/6/2017).

Setelah mendengar letusan para pendaki ini sempat ketakutan dan menghubungi Pos Pendakian. Namun, saat kejadian itu kondisi para pendaki baik-baik saja. &amp;ldquo;Para pendaki tersebut meminta ada tim yang naik untuk menjemput mereka.&amp;nbsp; Atas permintaan mereka, ada tujuh orang yang kita kirim untuk menjemput ke atas,&amp;rdquo; ujarnya.

Diperkirakan tim ini akan sampai di Pos Pendakian, Koto Baru sekira pukul 17.00 atau 18.00 WIB . &amp;ldquo;Mudah-mudahan mereka dalam kondisi baik-baik saja,&amp;rdquo; ucapnya.

Sementara, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi&amp;nbsp; (PVMBG) menyampaikan letusan pertama terjadi pukul 10.01 WIB, abu tebal dengan tekanan sedang mengepul mencapai ketinggian 300 meter. Letusan kedua pada pukul 10.22 WIB mencapai ketinggian 700 meter dari puncak.</content:encoded></item></channel></rss>
