<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HISTORIPEDIA: Seekor Sapi Sebabkan 600 Penumpang KA Tewas </title><description>Seekor sapi menjadi penyebab kecelakaan kereta api terparah di India sepanjang sejarah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/06/18/1708482/historipedia-seekor-sapi-sebabkan-600-penumpang-ka-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/06/18/1708482/historipedia-seekor-sapi-sebabkan-600-penumpang-ka-tewas"/><item><title>HISTORIPEDIA: Seekor Sapi Sebabkan 600 Penumpang KA Tewas </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/06/18/1708482/historipedia-seekor-sapi-sebabkan-600-penumpang-ka-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/06/18/1708482/historipedia-seekor-sapi-sebabkan-600-penumpang-ka-tewas</guid><pubDate>Selasa 06 Juni 2017 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/06/18/1708482/historipedia-seekor-sapi-sebabkan-600-penumpang-ka-tewas-SKOqrcpbOD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua kereta paling belakang tercebur ke sungai hingga menewaskan lebih dari 600 orang (Foto: History)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/06/18/1708482/historipedia-seekor-sapi-sebabkan-600-penumpang-ka-tewas-SKOqrcpbOD.jpg</image><title>Dua kereta paling belakang tercebur ke sungai hingga menewaskan lebih dari 600 orang (Foto: History)</title></images><description>UMAT Hindu menganggap sapi sebagai sebagai hewan suci. Hewan pemamah biak itu dipecaya sebagai lambang dari ibu pertiwi yang memberikan kehidupan. Namun, tidak akan pernah ada yang menyangka seekor sapi dapat menyebabkan sedikitnya 600 penumpang kereta api (KA) tewas.
Peristiwa yang terjadi pada 6 Juni 1981 tersebut hingga hari ini masih tercatat sebagai kecelakaan kecelakaan kereta api terburuk di India. Siapa sangka, seekor sapi yang berkeliaran di jembatan rel di atas Sungai Baghmati, menjadi penyebabnya.
Dinukil dari History, Selasa (6/6/2017), satu rangkaian berisi sembilan kereta yang mengangkut sekira 1.000 orang penumpang tengah melaju di Negara Bagian Bihar. Saat itu, hujan deras tengah mengguyur sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat dan rel menjadi lebih licin.
Seekor sapi tiba-tiba melintas di atas rel sesaat sebelum kereta api melewati jembatan di atas Sungai Baghmati tersebut. Sang masinis yang diketahui beragama Hindu itu, mengerem mendadak dengan keras agar hewan suci tersebut tidak tertabrak.
Tentu saja mengerem kereta api dengan cara mendadak sangat berbahaya. Akibatnya, kereta tergelincir dan anjlok dari rel. Dua kereta paling belakang langsung terjun ke sungai. Dengan ketinggian debit air di atas normal, dua kereta itu tenggelam dalam waktu singkat.
Keadaan diperburuk dengan lambatnya tim penyelamat tiba di lokasi. Ketika mereka tiba, hampir 600 orang sudah meninggal dunia. Setelah pencarian dilakukan selama beberapa hari, hanya 286 jenazah yang berhasil ditemukan dan diangkat dari dasar sungai.
Otoritas menyatakan lebih dari 300 orang hilang dalam kecelakaan tersebut. Jumlah korban tidak bisa dipastikan angkanya sehingga diperkirakan lebih dari 600 orang tewas karena keputusan sang masinis.</description><content:encoded>UMAT Hindu menganggap sapi sebagai sebagai hewan suci. Hewan pemamah biak itu dipecaya sebagai lambang dari ibu pertiwi yang memberikan kehidupan. Namun, tidak akan pernah ada yang menyangka seekor sapi dapat menyebabkan sedikitnya 600 penumpang kereta api (KA) tewas.
Peristiwa yang terjadi pada 6 Juni 1981 tersebut hingga hari ini masih tercatat sebagai kecelakaan kecelakaan kereta api terburuk di India. Siapa sangka, seekor sapi yang berkeliaran di jembatan rel di atas Sungai Baghmati, menjadi penyebabnya.
Dinukil dari History, Selasa (6/6/2017), satu rangkaian berisi sembilan kereta yang mengangkut sekira 1.000 orang penumpang tengah melaju di Negara Bagian Bihar. Saat itu, hujan deras tengah mengguyur sehingga menyebabkan debit air sungai meningkat dan rel menjadi lebih licin.
Seekor sapi tiba-tiba melintas di atas rel sesaat sebelum kereta api melewati jembatan di atas Sungai Baghmati tersebut. Sang masinis yang diketahui beragama Hindu itu, mengerem mendadak dengan keras agar hewan suci tersebut tidak tertabrak.
Tentu saja mengerem kereta api dengan cara mendadak sangat berbahaya. Akibatnya, kereta tergelincir dan anjlok dari rel. Dua kereta paling belakang langsung terjun ke sungai. Dengan ketinggian debit air di atas normal, dua kereta itu tenggelam dalam waktu singkat.
Keadaan diperburuk dengan lambatnya tim penyelamat tiba di lokasi. Ketika mereka tiba, hampir 600 orang sudah meninggal dunia. Setelah pencarian dilakukan selama beberapa hari, hanya 286 jenazah yang berhasil ditemukan dan diangkat dari dasar sungai.
Otoritas menyatakan lebih dari 300 orang hilang dalam kecelakaan tersebut. Jumlah korban tidak bisa dipastikan angkanya sehingga diperkirakan lebih dari 600 orang tewas karena keputusan sang masinis.</content:encoded></item></channel></rss>
