<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berantas Terorisme, Filipina Ingin Kerjasama Lebih Erat dengan Indonesia </title><description>Menlu Filipina Alan Peter Cayetano mengapresiasi inisiatif Menlu Retno Marsudi untuk mengadakan konferensi dengan Malaysia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714616/berantas-terorisme-filipina-ingin-kerjasama-lebih-erat-dengan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714616/berantas-terorisme-filipina-ingin-kerjasama-lebih-erat-dengan-indonesia"/><item><title>Berantas Terorisme, Filipina Ingin Kerjasama Lebih Erat dengan Indonesia </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714616/berantas-terorisme-filipina-ingin-kerjasama-lebih-erat-dengan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714616/berantas-terorisme-filipina-ingin-kerjasama-lebih-erat-dengan-indonesia</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2017 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/13/18/1714616/berantas-terorisme-filipina-ingin-kerjasama-lebih-erat-dengan-indonesia-E32sxmHNyN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano memuji Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (Foto: Bullit Marquez/Associated Press)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/13/18/1714616/berantas-terorisme-filipina-ingin-kerjasama-lebih-erat-dengan-indonesia-E32sxmHNyN.jpg</image><title>Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano memuji Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (Foto: Bullit Marquez/Associated Press)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Pemerintah Filipina berupaya menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Malaysia dan Indonesia dalam rangka memberantas terorisme. Ajakan tersebut disampaikan usai Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte meyakini kelompok militan ISIS tengah menargetkan negara-negara Asia Tenggara.
Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano menuturkan, keyakinan Duterte itu didasarkan pada perintah bahwa pimpinan ISIS memerintahkan langsung serangan di Marawi, Mindanao. Sebagaimana diketahui, kelompok pemberontak Maute dan Abu Sayyaf sama-sama bersumpah setia pada ISIS.
&amp;ldquo;Sayangnya, kita adalah yang pertama (diserang). Kami ingin bekerja sama dengan Indonesia dan Malaysia sehingga mereka tidak perlu menderita di tangan para ekstremis,&amp;rdquo; tutur Cayetano, seperti dimuat Philstar, Selasa (13/6/2017).
&amp;ldquo;Presiden Duterte tahu sejak awal pemerintahan bahwa saat sekutu sukses di Suriah dan Irak, ISIS akan mencari lahan di Indonesia, Malaysia, dan Filipina, yang merupakan target potensial mereka,&amp;rdquo; sambung pria berkacamata itu.
Ia menambahkan, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi sudah menyampaikan usulan mengenai konferensi bersama dengan Malaysia untuk membahas situasi di Mindanao. Konferensi juga akan membahas apa yang bisa dilakukan oleh ketiga negara untuk mengatasi ancaman terorisme.
&amp;ldquo;Saya ingin berterima kasih kepada Menlu Retno karena sangat peduli akan apa yang terjadi di Filipina dan berupaya menyelesaikannya bersama,&amp;rdquo; tukas Alan Peter Cayetano.
</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Pemerintah Filipina berupaya menjalin kerjasama yang lebih erat dengan Malaysia dan Indonesia dalam rangka memberantas terorisme. Ajakan tersebut disampaikan usai Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte meyakini kelompok militan ISIS tengah menargetkan negara-negara Asia Tenggara.
Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano menuturkan, keyakinan Duterte itu didasarkan pada perintah bahwa pimpinan ISIS memerintahkan langsung serangan di Marawi, Mindanao. Sebagaimana diketahui, kelompok pemberontak Maute dan Abu Sayyaf sama-sama bersumpah setia pada ISIS.
&amp;ldquo;Sayangnya, kita adalah yang pertama (diserang). Kami ingin bekerja sama dengan Indonesia dan Malaysia sehingga mereka tidak perlu menderita di tangan para ekstremis,&amp;rdquo; tutur Cayetano, seperti dimuat Philstar, Selasa (13/6/2017).
&amp;ldquo;Presiden Duterte tahu sejak awal pemerintahan bahwa saat sekutu sukses di Suriah dan Irak, ISIS akan mencari lahan di Indonesia, Malaysia, dan Filipina, yang merupakan target potensial mereka,&amp;rdquo; sambung pria berkacamata itu.
Ia menambahkan, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi sudah menyampaikan usulan mengenai konferensi bersama dengan Malaysia untuk membahas situasi di Mindanao. Konferensi juga akan membahas apa yang bisa dilakukan oleh ketiga negara untuk mengatasi ancaman terorisme.
&amp;ldquo;Saya ingin berterima kasih kepada Menlu Retno karena sangat peduli akan apa yang terjadi di Filipina dan berupaya menyelesaikannya bersama,&amp;rdquo; tukas Alan Peter Cayetano.
</content:encoded></item></channel></rss>
