<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Drone Korut Berhasil Memotret Sistem THAAD Korsel </title><description>Korut diyakini memiliki 300 drone&amp;nbsp;yang beberapa di antaranya memiliki kemampuan mata-mata dan tempur.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714918/drone-korut-berhasil-memotret-sistem-thaad-korsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714918/drone-korut-berhasil-memotret-sistem-thaad-korsel"/><item><title>Drone Korut Berhasil Memotret Sistem THAAD Korsel </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714918/drone-korut-berhasil-memotret-sistem-thaad-korsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/13/18/1714918/drone-korut-berhasil-memotret-sistem-thaad-korsel</guid><pubDate>Selasa 13 Juni 2017 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/13/18/1714918/drone-korut-berhasil-memotret-sistem-thaad-korsel-8Zau54qDDb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sistem THAAD yang ditempatkan di Seongju, Korsel (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/13/18/1714918/drone-korut-berhasil-memotret-sistem-thaad-korsel-8Zau54qDDb.jpg</image><title>Sistem THAAD yang ditempatkan di Seongju, Korsel (Foto: Reuters)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Sebuah drone milik Korea Utara (Korut) berhasil memotret sistem antirudal THAAD milik Amerika Serikat (AS) yang ditempatkan di Seongju, Korea Selatan (Korsel). Namun, drone tersebut terjatuh saat dalam perjalanan pulang menuju Korut.
Fakta tersebut diungkapkan oleh militer Korsel. Drone yang dilengkapi dengan kamera itu ditemukan pekan lalu di sebuah hutan di dekat perbatasan dengan Korut. Ukuran dan bentuknya sama persis dengan drone yang ditemukan pada 2014 di sebuah pulau di dekat perbatasan.
&amp;ldquo;Kami mengonfirmasi drone tersebut memotret 10 gambar dari sistem Terminal High Altitude Area-Defense (THAAD),&amp;rdquo; tutur seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korsel lewat sambungan telefon, seperti dimuat Reuters, Selasa (13/6/2017).
&amp;ldquo;Kami akan melakukan langkah-langkah terkait guna menangani drone-drone dari Korea Utara,&amp;rdquo; tukas seorang pejabat di Staf Gabungan Militer Korsel yang meminta namanya dirahasiakan.
Korea Utara diketahui menerbangkan sejumlah drone ke Korea Selatan dalam beberapa kesempatan. Pyongyang diyakini memiliki sekira 300 unit pesawat tanpa awak dengan tipe-tipe berbeda tersebut, termasuk yang khusus dirancang untuk keperluan mata-mata serta kepentingan tempur.
Drone yang ditemukan Seoul pekan lalu diduga diperoleh dari sebuah perusahaan di China. Suku cadang Gawai canggih itu diyakini diproduksi di China, Republik Ceko, Jepang, dan AS.
Kedua Korea secara efektif masih berstatus perang karena Perang Korea pada 1950-1953 hanya diakhiri dengan perjanjian gencatan senjata. Penempatan THAAD adalah bagian dari komitmen AS untuk melindungi sekutunya di Asia Pasifik itu dari ancaman rudal dan senjata nuklir Korut yang kian hari kian canggih.</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Sebuah drone milik Korea Utara (Korut) berhasil memotret sistem antirudal THAAD milik Amerika Serikat (AS) yang ditempatkan di Seongju, Korea Selatan (Korsel). Namun, drone tersebut terjatuh saat dalam perjalanan pulang menuju Korut.
Fakta tersebut diungkapkan oleh militer Korsel. Drone yang dilengkapi dengan kamera itu ditemukan pekan lalu di sebuah hutan di dekat perbatasan dengan Korut. Ukuran dan bentuknya sama persis dengan drone yang ditemukan pada 2014 di sebuah pulau di dekat perbatasan.
&amp;ldquo;Kami mengonfirmasi drone tersebut memotret 10 gambar dari sistem Terminal High Altitude Area-Defense (THAAD),&amp;rdquo; tutur seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korsel lewat sambungan telefon, seperti dimuat Reuters, Selasa (13/6/2017).
&amp;ldquo;Kami akan melakukan langkah-langkah terkait guna menangani drone-drone dari Korea Utara,&amp;rdquo; tukas seorang pejabat di Staf Gabungan Militer Korsel yang meminta namanya dirahasiakan.
Korea Utara diketahui menerbangkan sejumlah drone ke Korea Selatan dalam beberapa kesempatan. Pyongyang diyakini memiliki sekira 300 unit pesawat tanpa awak dengan tipe-tipe berbeda tersebut, termasuk yang khusus dirancang untuk keperluan mata-mata serta kepentingan tempur.
Drone yang ditemukan Seoul pekan lalu diduga diperoleh dari sebuah perusahaan di China. Suku cadang Gawai canggih itu diyakini diproduksi di China, Republik Ceko, Jepang, dan AS.
Kedua Korea secara efektif masih berstatus perang karena Perang Korea pada 1950-1953 hanya diakhiri dengan perjanjian gencatan senjata. Penempatan THAAD adalah bagian dari komitmen AS untuk melindungi sekutunya di Asia Pasifik itu dari ancaman rudal dan senjata nuklir Korut yang kian hari kian canggih.</content:encoded></item></channel></rss>
