<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OKEZONE STORY: Si Detektif Cilik Petualang Tintin Terinspirasi Dari Anak Laki-Laki Sungguhan</title><description>Ternyata di balik kisah petualangan fiktif dari &quot;Tintin&quot; ada kisah anak laki-laki sungguhan yang menjadi inspirasi ceritanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/15/18/1716489/okezone-story-si-detektif-cilik-petualang-tintin-terinspirasi-dari-anak-laki-laki-sungguhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/15/18/1716489/okezone-story-si-detektif-cilik-petualang-tintin-terinspirasi-dari-anak-laki-laki-sungguhan"/><item><title>OKEZONE STORY: Si Detektif Cilik Petualang Tintin Terinspirasi Dari Anak Laki-Laki Sungguhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/15/18/1716489/okezone-story-si-detektif-cilik-petualang-tintin-terinspirasi-dari-anak-laki-laki-sungguhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/15/18/1716489/okezone-story-si-detektif-cilik-petualang-tintin-terinspirasi-dari-anak-laki-laki-sungguhan</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2017 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/15/18/1716489/okezone-story-si-detektif-cilik-petualang-tintin-terinspirasi-dari-anak-laki-laki-sungguhan-VnMY0Kxru4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inilah Palle Huld yang jadi inspirasi cerita &quot;Tintin&quot; (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/15/18/1716489/okezone-story-si-detektif-cilik-petualang-tintin-terinspirasi-dari-anak-laki-laki-sungguhan-VnMY0Kxru4.jpg</image><title>Inilah Palle Huld yang jadi inspirasi cerita &quot;Tintin&quot; (Foto: Istimewa)</title></images><description>SERIAL komik Petualangan Tintin terjual lebih dari 200 juta kopi sejak diterbitkan pertama kali pada 10 Januari 1929. Selama beberapa dekade, tokoh wartawan muda Belgia yang senang bertualang tersebut begitu digilai, baik di dataran Eropa maupun negara lainnya di luar Benua Biru.
Melansir The Vintage News, Kami (15/6/2017), karakter Tintin juga menjadi inspirasi bagi banyak orang pada masanya. Bahkan mampu memengaruhi cara pembaca komik itu memandang dunia di sekitar mereka. Serial komik ini pernah mendapat sensor ketat dari Nazi ketika Jerman menduduki Belgia. Pengerjaan komik Tintin kala itu dianggap kaki tangan musuh.
Terlepas dari begitu dicintainya serial komik Tintin, banyak penggemar bertanya apakah sebenarnya yang menginspirasi pengarangnya? Apakah tokoh kesayangan mereka ini nyata atau murni sekadar karakter fiktif?
Pengarang Tintin ialah Georges Prosper Remi, yang dikenal dengan nama pena Herg&amp;eacute;. Pria yang belajar menggambar dan merangkai cerita bergambar ini bisa dikatakan autodidak, dia tidak memiliki pelatihan formal untuk melahirkan karya sepopuler itu. Herg&amp;eacute; mungkin juga tidak pernah menyangka bahwa buah tangannya akan melahirkan industri penerbitan komik terkemuka di Eropa.
Namun sekali lagi, siapakah yang menjadi inspirasi Herg&amp;eacute;? Itu belum terungkap hingga sekarang. Meski begitu, orang-orang pada masa kejayaan Tintin percaya  bahwa dia terinspirasi dari kisah nyata seorang remaja 15 tahun bernama Palle Huld.
Huld berasal dari Denmark. Dia adalah pemenang kompetisi perjalanan   Phileas Fogg dari novel terkenal Verne Around the World in Eighty Days.   Waktu itu, ratusan remaja Denmark mengajukan diri untuk berpartisipasi   dalam perlombaan tersebut. Dan anak laki-laki yang cukup beruntung   menjawarai sayembara itu adalah Huld.
Sebagai catatan, remaja yang  terpilih kemudian harus menyelesaikan  perjalanan dalam waktu 46 hari.  Perjalanan itu harus dilakukan sendiri,  tanpa sponsor dari perusahaan  dan tanpa menggunakan pesawat terbang.
Huld dengan semangat penuh  memulai perjalanannya keliling dunia pada  1 Maret 1928. Berangkat dari  Kopenhagen, dia melakukan perjalanan  dengan kereta api dan kapal uap  melalui Inggris, Skotlandia, Kanada,  Jepang, Uni Soviet, Polandia, dan  Jerman.Kurang dari setahun sebelum Tintin membuat penampilan  pertamanya, di majalah anak-anak Belgia Le Vingti&amp;egrave;me Siecle, Huld  menyelesaikan tantangan bertualang sendiri selama 46 hari. Siapakah  Huld? Dia hanya anak biasa dengan ketangguhan yang luar biasa.
Perjalanannya  menjadi berita utama saat itu dan ketika dia kembali ke Tanah Airnya,  Huld disambut bak pahlawan. Lebih dari 20 ribu pengagum menyapanya saat  pulang ke rumah. Ibunya yang paling terharu karena selama Huld pergi,  dia mengalami depresi hingga harus tidur dengan bantuan obat.
Usai  melakukan perjalanan panjang itu, Huld menulis buku. Dia menceritakan  semua pengalamannya dalam 46 hari itu. Bukunya laris dan diterbitkan  dalam beberapa bahasa. Buku itu juga masuk ke tangan seorang kartunis  Belgia yang dikenal dengan nama Herg&amp;eacute; dan pada tahun yang sama, ketika  buku Huld diterbitkan, Tintin memulai debutnya.
Huld sendiri  mengemukakan kalau dia merasa menjadi inspirasi bagi Tintin. Kendati  begitu, sang pengarang aslinya tak pernah menyatakan hal serupa.  Sehingga perdebatan soal siapa yang jadi inspirasi sesungguhnya Tintin  terus bergulir. Ada yang percaya bahwa ilham sebenarnya di balik  karakter tersebut adalah jurnalis foto Prancis, Robert Sexe. Hal itu  terbukti dari kesamaan ceritanya dengan perjalanan di tiga buku pertama  serial komik Tintin.
Begitulah si detektif muda yang selalu  ditemani seekor anjing jenis terrier bernama Milou atau Snowy itu lahir  dari tangan Herg&amp;eacute;. Tidak peduli siapa yang jadi inspirasi sebenarnya,  para penggemar sejati Tintin tetap menganggapnya pahlawan.
Sosok  pahlawan yang tidak perlu punya kekuatan super, seperti superhero  Amerika Serikat. Cukup dengan keuletan dan semangat pantang menyerah,  dia bisa melakukan segalanya. Lolos dari maut dan kasus serumit apa pun.
Tintin  juga mewakili sesuatu yang tidak dimiliki orang lain, yakni kewaspadaan  tanpa kompromi dan kebutuhan untuk berhasil berapa pun harga yang harus  dibayarnya.</description><content:encoded>SERIAL komik Petualangan Tintin terjual lebih dari 200 juta kopi sejak diterbitkan pertama kali pada 10 Januari 1929. Selama beberapa dekade, tokoh wartawan muda Belgia yang senang bertualang tersebut begitu digilai, baik di dataran Eropa maupun negara lainnya di luar Benua Biru.
Melansir The Vintage News, Kami (15/6/2017), karakter Tintin juga menjadi inspirasi bagi banyak orang pada masanya. Bahkan mampu memengaruhi cara pembaca komik itu memandang dunia di sekitar mereka. Serial komik ini pernah mendapat sensor ketat dari Nazi ketika Jerman menduduki Belgia. Pengerjaan komik Tintin kala itu dianggap kaki tangan musuh.
Terlepas dari begitu dicintainya serial komik Tintin, banyak penggemar bertanya apakah sebenarnya yang menginspirasi pengarangnya? Apakah tokoh kesayangan mereka ini nyata atau murni sekadar karakter fiktif?
Pengarang Tintin ialah Georges Prosper Remi, yang dikenal dengan nama pena Herg&amp;eacute;. Pria yang belajar menggambar dan merangkai cerita bergambar ini bisa dikatakan autodidak, dia tidak memiliki pelatihan formal untuk melahirkan karya sepopuler itu. Herg&amp;eacute; mungkin juga tidak pernah menyangka bahwa buah tangannya akan melahirkan industri penerbitan komik terkemuka di Eropa.
Namun sekali lagi, siapakah yang menjadi inspirasi Herg&amp;eacute;? Itu belum terungkap hingga sekarang. Meski begitu, orang-orang pada masa kejayaan Tintin percaya  bahwa dia terinspirasi dari kisah nyata seorang remaja 15 tahun bernama Palle Huld.
Huld berasal dari Denmark. Dia adalah pemenang kompetisi perjalanan   Phileas Fogg dari novel terkenal Verne Around the World in Eighty Days.   Waktu itu, ratusan remaja Denmark mengajukan diri untuk berpartisipasi   dalam perlombaan tersebut. Dan anak laki-laki yang cukup beruntung   menjawarai sayembara itu adalah Huld.
Sebagai catatan, remaja yang  terpilih kemudian harus menyelesaikan  perjalanan dalam waktu 46 hari.  Perjalanan itu harus dilakukan sendiri,  tanpa sponsor dari perusahaan  dan tanpa menggunakan pesawat terbang.
Huld dengan semangat penuh  memulai perjalanannya keliling dunia pada  1 Maret 1928. Berangkat dari  Kopenhagen, dia melakukan perjalanan  dengan kereta api dan kapal uap  melalui Inggris, Skotlandia, Kanada,  Jepang, Uni Soviet, Polandia, dan  Jerman.Kurang dari setahun sebelum Tintin membuat penampilan  pertamanya, di majalah anak-anak Belgia Le Vingti&amp;egrave;me Siecle, Huld  menyelesaikan tantangan bertualang sendiri selama 46 hari. Siapakah  Huld? Dia hanya anak biasa dengan ketangguhan yang luar biasa.
Perjalanannya  menjadi berita utama saat itu dan ketika dia kembali ke Tanah Airnya,  Huld disambut bak pahlawan. Lebih dari 20 ribu pengagum menyapanya saat  pulang ke rumah. Ibunya yang paling terharu karena selama Huld pergi,  dia mengalami depresi hingga harus tidur dengan bantuan obat.
Usai  melakukan perjalanan panjang itu, Huld menulis buku. Dia menceritakan  semua pengalamannya dalam 46 hari itu. Bukunya laris dan diterbitkan  dalam beberapa bahasa. Buku itu juga masuk ke tangan seorang kartunis  Belgia yang dikenal dengan nama Herg&amp;eacute; dan pada tahun yang sama, ketika  buku Huld diterbitkan, Tintin memulai debutnya.
Huld sendiri  mengemukakan kalau dia merasa menjadi inspirasi bagi Tintin. Kendati  begitu, sang pengarang aslinya tak pernah menyatakan hal serupa.  Sehingga perdebatan soal siapa yang jadi inspirasi sesungguhnya Tintin  terus bergulir. Ada yang percaya bahwa ilham sebenarnya di balik  karakter tersebut adalah jurnalis foto Prancis, Robert Sexe. Hal itu  terbukti dari kesamaan ceritanya dengan perjalanan di tiga buku pertama  serial komik Tintin.
Begitulah si detektif muda yang selalu  ditemani seekor anjing jenis terrier bernama Milou atau Snowy itu lahir  dari tangan Herg&amp;eacute;. Tidak peduli siapa yang jadi inspirasi sebenarnya,  para penggemar sejati Tintin tetap menganggapnya pahlawan.
Sosok  pahlawan yang tidak perlu punya kekuatan super, seperti superhero  Amerika Serikat. Cukup dengan keuletan dan semangat pantang menyerah,  dia bisa melakukan segalanya. Lolos dari maut dan kasus serumit apa pun.
Tintin  juga mewakili sesuatu yang tidak dimiliki orang lain, yakni kewaspadaan  tanpa kompromi dan kebutuhan untuk berhasil berapa pun harga yang harus  dibayarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
