<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaksa Agung Sebut Hary Tanoe Tersangka, Sekjen Perindo: Ini Skenario Politik Jahat!</title><description>&quot;Ini skenario politik yang jahat, karena jaksa telah melakukan pembunuh karakter kepada Pak Hary Tanoe,&quot;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/16/337/1718418/jaksa-agung-sebut-hary-tanoe-tersangka-sekjen-perindo-ini-skenario-politik-jahat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/16/337/1718418/jaksa-agung-sebut-hary-tanoe-tersangka-sekjen-perindo-ini-skenario-politik-jahat"/><item><title>Jaksa Agung Sebut Hary Tanoe Tersangka, Sekjen Perindo: Ini Skenario Politik Jahat!</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/16/337/1718418/jaksa-agung-sebut-hary-tanoe-tersangka-sekjen-perindo-ini-skenario-politik-jahat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/16/337/1718418/jaksa-agung-sebut-hary-tanoe-tersangka-sekjen-perindo-ini-skenario-politik-jahat</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2017 23:11 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/16/337/1718418/jaksa-agung-sebut-hary-tanoe-tersangka-sekjen-perindo-ini-skenario-politik-jahat-WCbneGzZyp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chairman and CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/16/337/1718418/jaksa-agung-sebut-hary-tanoe-tersangka-sekjen-perindo-ini-skenario-politik-jahat-WCbneGzZyp.jpg</image><title>Chairman and CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jendreal (Sekjend), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq menilai ada skenario jahat yang dilakukan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebut Chairman &amp;amp; CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo berstatus tersangka dalam kasus pesan singkat (SMS) kepada Jaksa Yulianto.

&quot;Ini skenario politik yang jahat, karena jaksa telah melakukan pembunuh karakter kepada Pak Hary Tanoe, di mana kasus ini belum ada apa-apanya, baru sebatas penyelidikan,&quot; ujar Ahmad Rofiq kepada Okezone, Jumat (16/6/2017).

Rofiq menjelaskan, apa yang dilakukan jaksa agung sangat merusak nama baik seseorang, dan sangat disayangkan.

&quot;Jadi, tidak boleh ngomong sembarangan, dalam konteks ini menjadi salah satu kesalahan besar dan jaksa agung harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah dikatakan,&quot; tuturnya.

Rofiq juga ingin Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi teguran keras kepada jaksa agung, karena sebagai bawahan presiden sangat tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

&quot;Jadi ini sangat disayangkan dan merusak kredibilitas presiden dalam konteks ini,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jendreal (Sekjend), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq menilai ada skenario jahat yang dilakukan Jaksa Agung HM Prasetyo yang menyebut Chairman &amp;amp; CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo berstatus tersangka dalam kasus pesan singkat (SMS) kepada Jaksa Yulianto.

&quot;Ini skenario politik yang jahat, karena jaksa telah melakukan pembunuh karakter kepada Pak Hary Tanoe, di mana kasus ini belum ada apa-apanya, baru sebatas penyelidikan,&quot; ujar Ahmad Rofiq kepada Okezone, Jumat (16/6/2017).

Rofiq menjelaskan, apa yang dilakukan jaksa agung sangat merusak nama baik seseorang, dan sangat disayangkan.

&quot;Jadi, tidak boleh ngomong sembarangan, dalam konteks ini menjadi salah satu kesalahan besar dan jaksa agung harus mempertanggung jawabkan apa yang sudah dikatakan,&quot; tuturnya.

Rofiq juga ingin Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi teguran keras kepada jaksa agung, karena sebagai bawahan presiden sangat tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

&quot;Jadi ini sangat disayangkan dan merusak kredibilitas presiden dalam konteks ini,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
