<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>VIDEO: Aksi Nekat Istri Bergelantungan dengan Gigi demi Pecahkan Rekor Suami</title><description>Aksi Erendira Wallenda itu memecahkan rekor yang dibuat sang suami pada 2011 pada ketinggian 76 m.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/17/18/1718594/video-aksi-nekat-istri-bergelantungan-dengan-gigi-demi-pecahkan-rekor-suami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/17/18/1718594/video-aksi-nekat-istri-bergelantungan-dengan-gigi-demi-pecahkan-rekor-suami"/><item><title>VIDEO: Aksi Nekat Istri Bergelantungan dengan Gigi demi Pecahkan Rekor Suami</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/17/18/1718594/video-aksi-nekat-istri-bergelantungan-dengan-gigi-demi-pecahkan-rekor-suami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/17/18/1718594/video-aksi-nekat-istri-bergelantungan-dengan-gigi-demi-pecahkan-rekor-suami</guid><pubDate>Sabtu 17 Juni 2017 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/17/18/1718594/video-aksi-nekat-istri-bergelantungan-dengan-gigi-demi-pecahkan-rekor-suami-Lp4LV5Enjs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu gerakan yang diperagakan Erendira Wallenda (Foto: Geoff Robins/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/17/18/1718594/video-aksi-nekat-istri-bergelantungan-dengan-gigi-demi-pecahkan-rekor-suami-Lp4LV5Enjs.jpg</image><title>Salah satu gerakan yang diperagakan Erendira Wallenda (Foto: Geoff Robins/AFP)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Aksi yang dilakukan seorang perempuan bernama Erendira Wallenda ini sungguh nekat. Ibu tiga orang anak itu bergelantungan pada seutas tali yang terjulur dari helikopter di atas air terjun Niagara. Aksi tersebut dilakukannya demi memecahkan rekor milik sang suami, Nik.
Perempuan yang dikenal sebagai ahli akrobat udara itu ditambatkan ke sebuah hulahoop yang tergantung di helikopter pada ketinggian 91 meter (m) dari permukaan air terjun. Aksi tersebut dilakukan Erendira Wallenda pada Kamis 15 Juni 2017.
Perempuan berusia 36 tahun itu memasang alat keselamatan di pinggang agar sesuai dengan peraturan Negara Bagian New York, Amerika Serikat (AS) untuk aksi berbahaya yang dilakukan pada ketinggian minimal 6 m di atas permukaan air. Ratusan orang terpukau menyaksikan aksi Erendira.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/x7PERYRnEy4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sumber: USA Today/Youtube
Seperti dimuat Russia Today, Sabtu (17/6/2017), para hadirin terpukau dan kaget melihat Erendira Wallenda bergelantungan hanya dengan menggunakan giginya. Tentu saja perempuan berambut pirang itu menggunakan pelindung gigi. Ia juga melakukan sejumlah gerakan saat bergelantungan dengan giginya itu.
Erendira adalah istri dari penampil titian tali terkenal Nik Wallenda. Sang suami pernah melakukan aksi yang mirip di tempat yang sama pada 2012. Nik memilih seorang diri berjalan di atas seutas tali melintasi air terjun Niagara yang terkenal itu.
Sang suami juga pernah mencatatkan buku rekor dunia Guinness pada 2011 dengan bergelantungan menggunakan giginya. Namun, Nik melakukan aksinya pada ketinggian 76 m di Kota Silver Dollar, Branson, Negara Bagian Missouri, sementara sang istri di air terjun yang terkenal ganas tersebut.
Erendira Wallenda mengaku terkejut dengan kencangnya tiupan angin saat berada di atas. Ia bahkan meminta pilot helikopter agar terbang lebih tinggi agar terhindar dari kuatnya hembusan angin serta semprotan air. Pemerintah dan Dewan Kota Niagara masing-masing menyumbang USD35 ribu sebagai biaya produksi aksi tersebut yang ditujukan untuk meningkatkan pariwisata.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Aksi yang dilakukan seorang perempuan bernama Erendira Wallenda ini sungguh nekat. Ibu tiga orang anak itu bergelantungan pada seutas tali yang terjulur dari helikopter di atas air terjun Niagara. Aksi tersebut dilakukannya demi memecahkan rekor milik sang suami, Nik.
Perempuan yang dikenal sebagai ahli akrobat udara itu ditambatkan ke sebuah hulahoop yang tergantung di helikopter pada ketinggian 91 meter (m) dari permukaan air terjun. Aksi tersebut dilakukan Erendira Wallenda pada Kamis 15 Juni 2017.
Perempuan berusia 36 tahun itu memasang alat keselamatan di pinggang agar sesuai dengan peraturan Negara Bagian New York, Amerika Serikat (AS) untuk aksi berbahaya yang dilakukan pada ketinggian minimal 6 m di atas permukaan air. Ratusan orang terpukau menyaksikan aksi Erendira.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/x7PERYRnEy4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sumber: USA Today/Youtube
Seperti dimuat Russia Today, Sabtu (17/6/2017), para hadirin terpukau dan kaget melihat Erendira Wallenda bergelantungan hanya dengan menggunakan giginya. Tentu saja perempuan berambut pirang itu menggunakan pelindung gigi. Ia juga melakukan sejumlah gerakan saat bergelantungan dengan giginya itu.
Erendira adalah istri dari penampil titian tali terkenal Nik Wallenda. Sang suami pernah melakukan aksi yang mirip di tempat yang sama pada 2012. Nik memilih seorang diri berjalan di atas seutas tali melintasi air terjun Niagara yang terkenal itu.
Sang suami juga pernah mencatatkan buku rekor dunia Guinness pada 2011 dengan bergelantungan menggunakan giginya. Namun, Nik melakukan aksinya pada ketinggian 76 m di Kota Silver Dollar, Branson, Negara Bagian Missouri, sementara sang istri di air terjun yang terkenal ganas tersebut.
Erendira Wallenda mengaku terkejut dengan kencangnya tiupan angin saat berada di atas. Ia bahkan meminta pilot helikopter agar terbang lebih tinggi agar terhindar dari kuatnya hembusan angin serta semprotan air. Pemerintah dan Dewan Kota Niagara masing-masing menyumbang USD35 ribu sebagai biaya produksi aksi tersebut yang ditujukan untuk meningkatkan pariwisata.</content:encoded></item></channel></rss>
