<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nuzulul Quran, Anak-Anak di Perbatasan Semangat Ikuti Lomba Cinta Alquran</title><description>Memperingati Nuzulul Quran, anak-anak di wilayah perbatasan sangat semangat mengikuti Lomba Cinta Alquran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/18/340/1719183/nuzulul-quran-anak-anak-di-perbatasan-semangat-ikuti-lomba-cinta-alquran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/18/340/1719183/nuzulul-quran-anak-anak-di-perbatasan-semangat-ikuti-lomba-cinta-alquran"/><item><title>Nuzulul Quran, Anak-Anak di Perbatasan Semangat Ikuti Lomba Cinta Alquran</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/18/340/1719183/nuzulul-quran-anak-anak-di-perbatasan-semangat-ikuti-lomba-cinta-alquran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/18/340/1719183/nuzulul-quran-anak-anak-di-perbatasan-semangat-ikuti-lomba-cinta-alquran</guid><pubDate>Minggu 18 Juni 2017 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/18/340/1719183/nuzulul-quran-anak-anak-di-perbatasan-semangat-ikuti-lomba-cinta-alquran-qlbqAwIDo6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lomba Cinta Alquran oleh anak-anak di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini. (Foto: Edy Siswanto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/18/340/1719183/nuzulul-quran-anak-anak-di-perbatasan-semangat-ikuti-lomba-cinta-alquran-qlbqAwIDo6.jpg</image><title>Lomba Cinta Alquran oleh anak-anak di wilayah perbatasan RI-Papua Nugini. (Foto: Edy Siswanto/Okezone)</title></images><description>KEEROM &amp;ndash; Sebanyak 57 anak di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini mengikuti Lomba Cinta Alquran dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1438 Hijriah. Kegiatan tersebut tepatnya dilaksanakan di Masjid Miftakhul Husna Kampung Wonorejo, Manem, Kabupaten Keerom, Papua.&amp;nbsp;

Ketua lomba yang juga Pasiter Satgas Yonif 410/Alugoro, Kapten Infanteri Herliyanto, mengatakan bahwa perlombaan tersebut dimaksudkan untuk memupuk keimanan dan ketakwaan anak-anak di wilayah perbatasan.&amp;nbsp;

&quot;Membangun wilayah perbatasan bukan semata melalui pembangunan secara fisik, namun membangun iman dan takwa pada diri masyarakat juga sangat penting, khususnya pada diri anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,&quot; kata Herliyanto, Minggu (18/6/2017).&amp;nbsp;

Ia melanjutkan,  peringatan Nuzulul Quran atau hari turunnya kitab suci Alquran harus dimaknai dengan melakukan peringatan-peringatan di setiap tahunnya. Terlebih lagi untuk anak-anak, sehingga melekat dalam sanubari mereka akan pentingnya membaca Alquran.&amp;nbsp;

&quot;Harus dimaknai dan supaya membekas ke mereka, anak-anak kita ini, bahwa Alquran diturunkan untuk menjadi penunjuk jalan lurus bagi umat manusia,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;

Lomba yang diprakarsai Satgas Yonif 410/Alugoro ini sendiri digelar pada 15&amp;ndash;16 Juni. Tidak hanya membaca Alquran, dalam kegiatan ini juga diperlombakan mengumandangkan azan.&amp;nbsp;</description><content:encoded>KEEROM &amp;ndash; Sebanyak 57 anak di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini mengikuti Lomba Cinta Alquran dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1438 Hijriah. Kegiatan tersebut tepatnya dilaksanakan di Masjid Miftakhul Husna Kampung Wonorejo, Manem, Kabupaten Keerom, Papua.&amp;nbsp;

Ketua lomba yang juga Pasiter Satgas Yonif 410/Alugoro, Kapten Infanteri Herliyanto, mengatakan bahwa perlombaan tersebut dimaksudkan untuk memupuk keimanan dan ketakwaan anak-anak di wilayah perbatasan.&amp;nbsp;

&quot;Membangun wilayah perbatasan bukan semata melalui pembangunan secara fisik, namun membangun iman dan takwa pada diri masyarakat juga sangat penting, khususnya pada diri anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,&quot; kata Herliyanto, Minggu (18/6/2017).&amp;nbsp;

Ia melanjutkan,  peringatan Nuzulul Quran atau hari turunnya kitab suci Alquran harus dimaknai dengan melakukan peringatan-peringatan di setiap tahunnya. Terlebih lagi untuk anak-anak, sehingga melekat dalam sanubari mereka akan pentingnya membaca Alquran.&amp;nbsp;

&quot;Harus dimaknai dan supaya membekas ke mereka, anak-anak kita ini, bahwa Alquran diturunkan untuk menjadi penunjuk jalan lurus bagi umat manusia,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;

Lomba yang diprakarsai Satgas Yonif 410/Alugoro ini sendiri digelar pada 15&amp;ndash;16 Juni. Tidak hanya membaca Alquran, dalam kegiatan ini juga diperlombakan mengumandangkan azan.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
