<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum Perindo Dizalimi, Ulama Minta Presiden Jokowi Tegur Jaksa Agung</title><description>Kiai yang akrab disapa Gus Riza ini menuturkan, statemen Jaksa Agung  terkait dengan penetapan tersangka Hary Tanoe hanya  membuat gaduh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/24/337/1723883/ketum-perindo-dizalimi-ulama-minta-presiden-jokowi-tegur-jaksa-agung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/06/24/337/1723883/ketum-perindo-dizalimi-ulama-minta-presiden-jokowi-tegur-jaksa-agung"/><item><title>Ketum Perindo Dizalimi, Ulama Minta Presiden Jokowi Tegur Jaksa Agung</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/06/24/337/1723883/ketum-perindo-dizalimi-ulama-minta-presiden-jokowi-tegur-jaksa-agung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/06/24/337/1723883/ketum-perindo-dizalimi-ulama-minta-presiden-jokowi-tegur-jaksa-agung</guid><pubDate>Sabtu 24 Juni 2017 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Zen Arivin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/06/24/337/1723883/ketum-perindo-dizalimi-ulama-minta-presiden-jokowi-tegur-jaksa-agung-EALgxM4HEq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/06/24/337/1723883/ketum-perindo-dizalimi-ulama-minta-presiden-jokowi-tegur-jaksa-agung-EALgxM4HEq.jpg</image><title>Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)</title></images><description>MOJOKERTO - Sejumlah Ulama di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendesak agar presiden Joko Widodo turun tangan terkait dengan tindakan Jaksa Agung M Prasetyo yang dinilai telah melenceng jauh dalam menanggapi kasus dugaan SMS Hary Tanoesoedibjo yang dianggap mengancam Jaksa Yulianto.

&quot;Saya meminta Presiden Jokowi menegur Jaksa Agung. Karena selama ini banyak catatan negatif terkait dengan kinerja Jaksa Agung,&quot; ungkap Pengasuh pondok pesantren Ash-Shomadiyah, Riza Shalahuddin Habibi, Jumat (23/6/2017) malam.

Kiai yang akrab disapa Gus Riza ini menuturkan, statemen Jaksa Agung terkait dengan penetapan tersangka Hary Tanoe beberapa waktu lalu hanya membuat gaduh. Sebab, ketika itu aparat kepolisian belum menetapkan Hary Tanoe sebagai tersangka.

Menurut pengasuh pondok pesantren tertua di Kabupaten Tuban ini, apa yang dilakukan Jaksa Agung sudah melebihi batas kewenangannya dan bernuansa politis. Sehingga, Presiden perlu untuk memberikan teguran terkait statmen M Prasetyo itu.

&quot;Masih banyak persoalan yang harus diurusi seorang Jaksa Agung dari pada mengurusi hal-hal yang biasa atau sepele seperti ini. Dan semoga Presiden Jokowi menegur Jaksa Agung,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>MOJOKERTO - Sejumlah Ulama di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendesak agar presiden Joko Widodo turun tangan terkait dengan tindakan Jaksa Agung M Prasetyo yang dinilai telah melenceng jauh dalam menanggapi kasus dugaan SMS Hary Tanoesoedibjo yang dianggap mengancam Jaksa Yulianto.

&quot;Saya meminta Presiden Jokowi menegur Jaksa Agung. Karena selama ini banyak catatan negatif terkait dengan kinerja Jaksa Agung,&quot; ungkap Pengasuh pondok pesantren Ash-Shomadiyah, Riza Shalahuddin Habibi, Jumat (23/6/2017) malam.

Kiai yang akrab disapa Gus Riza ini menuturkan, statemen Jaksa Agung terkait dengan penetapan tersangka Hary Tanoe beberapa waktu lalu hanya membuat gaduh. Sebab, ketika itu aparat kepolisian belum menetapkan Hary Tanoe sebagai tersangka.

Menurut pengasuh pondok pesantren tertua di Kabupaten Tuban ini, apa yang dilakukan Jaksa Agung sudah melebihi batas kewenangannya dan bernuansa politis. Sehingga, Presiden perlu untuk memberikan teguran terkait statmen M Prasetyo itu.

&quot;Masih banyak persoalan yang harus diurusi seorang Jaksa Agung dari pada mengurusi hal-hal yang biasa atau sepele seperti ini. Dan semoga Presiden Jokowi menegur Jaksa Agung,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
