<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenazah 2 Warga Vietnam Korban Abu Sayyaf Ditemukan Tanpa Kepala </title><description>Dari enam orang warga Vietnam yang disandera, satu berhasil dibebaskan, sementara tiga lainnya masih ditawan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/05/18/1729131/jenazah-2-warga-vietnam-korban-abu-sayyaf-ditemukan-tanpa-kepala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/05/18/1729131/jenazah-2-warga-vietnam-korban-abu-sayyaf-ditemukan-tanpa-kepala"/><item><title>Jenazah 2 Warga Vietnam Korban Abu Sayyaf Ditemukan Tanpa Kepala </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/05/18/1729131/jenazah-2-warga-vietnam-korban-abu-sayyaf-ditemukan-tanpa-kepala</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/05/18/1729131/jenazah-2-warga-vietnam-korban-abu-sayyaf-ditemukan-tanpa-kepala</guid><pubDate>Rabu 05 Juli 2017 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/05/18/1729131/jenazah-2-warga-vietnam-korban-abu-sayyaf-ditemukan-tanpa-kepala-Hbw2q9oPNE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kelompok militan Abu Sayyaf (Foto: Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/05/18/1729131/jenazah-2-warga-vietnam-korban-abu-sayyaf-ditemukan-tanpa-kepala-Hbw2q9oPNE.jpg</image><title>Kelompok militan Abu Sayyaf (Foto: Youtube)</title></images><description>BASILAN &amp;ndash; Tentara Nasional Filipina menemukan jenazah dua orang warga Vietnam yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf sekira satu tahun lalu di Pulau Basilan. Jenazah tersebut ditemukan tanpa kepala oleh tentara Filipina.
Juru bicara Komando Militer Mindanao, Kapten Jo-Ann Petinglay menerangkan, jenazah ditemukan pada Selasa 4 Juli 2017 sekira pukul 07.00 waktu setempat. Jenazah ditemukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat.
&amp;ldquo;Pasukan kami menemukan jenazah tanpa kepala itu setelah penduduk setempat memberi tahu kami adanya mayat. Sementara kepala dari dua orang itu ditemukan di samping jenazah,&amp;rdquo; tutur Kapten Jo-Ann Petinglay, melansir dari Reuters, Rabu (5/7/2017).
Kedua korban diidentifikasi bernama Hoang Thong dan Hoang Va Hai. Keduanya diketahui sebagai kru kapal MV Royal 16. Jo-Ann Petinglay memastikan pihak Kedutaan Besar Vietnam di Manila sudah diberi tahu mengenai penemuan jenazah tersebut.
Sebagaimana diketahui, enam orang warga Vietnam diculik dan disandera oleh Abu Sayyaf pada Juni 2016 dari atas kapal kargo. Satu orang berhasil diselamatkan, sementara tiga orang lainnya masih ditawan bersama dengan 14 orang asing, termasuk tujuh orang dari Indonesia. Selain belasan orang asing, delapan orang warga Filipina juga disandera Abu Sayyaf di Basilan.
Kelompok militan Abu Sayyaf melakukan sebagian besar operasinya di laut dengan menculik serta menyandera para pelaut. Uang tebusan para sandera digunakan untuk membiayai operasi kelompok militan, termasuk membeli senjata.
</description><content:encoded>BASILAN &amp;ndash; Tentara Nasional Filipina menemukan jenazah dua orang warga Vietnam yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf sekira satu tahun lalu di Pulau Basilan. Jenazah tersebut ditemukan tanpa kepala oleh tentara Filipina.
Juru bicara Komando Militer Mindanao, Kapten Jo-Ann Petinglay menerangkan, jenazah ditemukan pada Selasa 4 Juli 2017 sekira pukul 07.00 waktu setempat. Jenazah ditemukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga setempat.
&amp;ldquo;Pasukan kami menemukan jenazah tanpa kepala itu setelah penduduk setempat memberi tahu kami adanya mayat. Sementara kepala dari dua orang itu ditemukan di samping jenazah,&amp;rdquo; tutur Kapten Jo-Ann Petinglay, melansir dari Reuters, Rabu (5/7/2017).
Kedua korban diidentifikasi bernama Hoang Thong dan Hoang Va Hai. Keduanya diketahui sebagai kru kapal MV Royal 16. Jo-Ann Petinglay memastikan pihak Kedutaan Besar Vietnam di Manila sudah diberi tahu mengenai penemuan jenazah tersebut.
Sebagaimana diketahui, enam orang warga Vietnam diculik dan disandera oleh Abu Sayyaf pada Juni 2016 dari atas kapal kargo. Satu orang berhasil diselamatkan, sementara tiga orang lainnya masih ditawan bersama dengan 14 orang asing, termasuk tujuh orang dari Indonesia. Selain belasan orang asing, delapan orang warga Filipina juga disandera Abu Sayyaf di Basilan.
Kelompok militan Abu Sayyaf melakukan sebagian besar operasinya di laut dengan menculik serta menyandera para pelaut. Uang tebusan para sandera digunakan untuk membiayai operasi kelompok militan, termasuk membeli senjata.
</content:encoded></item></channel></rss>
