<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pascateror di Polda Sumut, Puluhan Personel Brimob Berjaga di Polres Tapsel</title><description>Setiap kendaraan baik sepeda motor dan mobil yang akan masuk ke halaman  Mapolres Tapsel harus melalui pemeriksaan seperti mesin metal detector.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/06/340/1730349/pascateror-di-polda-sumut-puluhan-personel-brimob-berjaga-di-polres-tapsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/06/340/1730349/pascateror-di-polda-sumut-puluhan-personel-brimob-berjaga-di-polres-tapsel"/><item><title>Pascateror di Polda Sumut, Puluhan Personel Brimob Berjaga di Polres Tapsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/06/340/1730349/pascateror-di-polda-sumut-puluhan-personel-brimob-berjaga-di-polres-tapsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/06/340/1730349/pascateror-di-polda-sumut-puluhan-personel-brimob-berjaga-di-polres-tapsel</guid><pubDate>Kamis 06 Juli 2017 23:20 WIB</pubDate><dc:creator>Zia Ulhaq</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/06/340/1730349/pascateror-di-polda-sumut-puluhan-personel-brimob-berjaga-di-polres-tapsel-bk05umXvta.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/06/340/1730349/pascateror-di-polda-sumut-puluhan-personel-brimob-berjaga-di-polres-tapsel-bk05umXvta.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>TAPANULI SELATAN - Pasca terjadinya teror di Mapolda Sumatera Utara yang menewaskan Ipda Martua Sigalingging, puluhan anggota Brimob Detacement C Sipirok ditugaskan untuk menjaga Mapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), Jalan SM Raja, Padangsidimpuan.

Setiap kendaraan baik sepeda motor dan mobil yang akan masuk ke halaman Mapolres Tapsel harus melalui pemeriksaan seperti mesin metal detector. Bagasi mobil, tempat duduk dan bagian lain serta barang-barang diperiksa. Selain itu, para pejalan kaki yang berkunjung juga diperiksa, seperti kantong celana dan barang yang dibawa oleh para pengunjung.

&quot;Pasca terjadinya teror, kami dapat bantuan personil Brimob,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Tapsel, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cahyandi, Kamis (06/07) di ruangan kerjanya.

Dia mengatakan,&amp;nbsp; personel yang berjaga dibagi tiga regu dalam jangka 12 jam setiap hari. Selain mendapatkan tambahan armada, sejumlah personel dari Polres Tapsel juga ikut ditugaskan untuk membantu Brimob.&quot;Personel dari Polres Tapsel juga ikut diperbantukan,&quot; ujarnya.

Seluruh pintu masuk yang selama ini terbuka saat ini sudah ditutup, seperti pintu belakang dan samping Polres Tapsel. Tindakan penjagaan ketat itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kejadian-kejadian yang negatif, sehingga peristiwa teror yang terjadi di sejumlah daerah dapat diantisipasi Mapolrea Tapsel.

&quot;Tidak ada tujuan lain, hanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; ujar dia. Dia

berharap kepada seluruh masyarakat yang ingin berkunjung ke Polres untuk mengerti kondisi saat ini. Selain itu, dia juga memastikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan demi kebaikan bersama.

Ikhwan Nasution (36), salah seorang pengunjung yang ikut diperiksa mengaku terkejut dengan adanya sistem penjagaan seperti itu.&quot;Saya harus maklum, karena itu sudah menjadi tugas mereka (polisi) untuk menjaga keamanan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>TAPANULI SELATAN - Pasca terjadinya teror di Mapolda Sumatera Utara yang menewaskan Ipda Martua Sigalingging, puluhan anggota Brimob Detacement C Sipirok ditugaskan untuk menjaga Mapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), Jalan SM Raja, Padangsidimpuan.

Setiap kendaraan baik sepeda motor dan mobil yang akan masuk ke halaman Mapolres Tapsel harus melalui pemeriksaan seperti mesin metal detector. Bagasi mobil, tempat duduk dan bagian lain serta barang-barang diperiksa. Selain itu, para pejalan kaki yang berkunjung juga diperiksa, seperti kantong celana dan barang yang dibawa oleh para pengunjung.

&quot;Pasca terjadinya teror, kami dapat bantuan personil Brimob,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Tapsel, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cahyandi, Kamis (06/07) di ruangan kerjanya.

Dia mengatakan,&amp;nbsp; personel yang berjaga dibagi tiga regu dalam jangka 12 jam setiap hari. Selain mendapatkan tambahan armada, sejumlah personel dari Polres Tapsel juga ikut ditugaskan untuk membantu Brimob.&quot;Personel dari Polres Tapsel juga ikut diperbantukan,&quot; ujarnya.

Seluruh pintu masuk yang selama ini terbuka saat ini sudah ditutup, seperti pintu belakang dan samping Polres Tapsel. Tindakan penjagaan ketat itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kejadian-kejadian yang negatif, sehingga peristiwa teror yang terjadi di sejumlah daerah dapat diantisipasi Mapolrea Tapsel.

&quot;Tidak ada tujuan lain, hanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; ujar dia. Dia

berharap kepada seluruh masyarakat yang ingin berkunjung ke Polres untuk mengerti kondisi saat ini. Selain itu, dia juga memastikan bahwa pemeriksaan yang dilakukan demi kebaikan bersama.

Ikhwan Nasution (36), salah seorang pengunjung yang ikut diperiksa mengaku terkejut dengan adanya sistem penjagaan seperti itu.&quot;Saya harus maklum, karena itu sudah menjadi tugas mereka (polisi) untuk menjaga keamanan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
