<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Radikalisme, Menag Minta Awasi Kegiatan Keagamaan di Sekolah   </title><description>Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sepakat sekolah dapat menjadi celah masuknya paham-paham radikalisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/07/337/1730876/cegah-radikalisme-menag-minta-awasi-kegiatan-keagamaan-di-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/07/337/1730876/cegah-radikalisme-menag-minta-awasi-kegiatan-keagamaan-di-sekolah"/><item><title>Cegah Radikalisme, Menag Minta Awasi Kegiatan Keagamaan di Sekolah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/07/337/1730876/cegah-radikalisme-menag-minta-awasi-kegiatan-keagamaan-di-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/07/337/1730876/cegah-radikalisme-menag-minta-awasi-kegiatan-keagamaan-di-sekolah</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2017 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/07/337/1730876/cegah-radikalisme-menag-minta-awasi-kegiatan-keagamaan-di-sekolah-7d2YfY9BJ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/07/337/1730876/cegah-radikalisme-menag-minta-awasi-kegiatan-keagamaan-di-sekolah-7d2YfY9BJ1.jpg</image><title>Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sepakat sekolah dapat menjadi celah masuknya paham-paham radikalisme. Celah tersebut diantaranya berpotensi ada pada kegiatan keagamaan yang tidak termonitor oleh pihak sekolah.

Lukman mengimbau agar kepala sekolah dan guru-guru memberi perhatian lebih pada masalah ini.
&quot;Jadi setiap madrasah, sekolah, apa pun jenjangnya, apakah dasar, menengah atau atas, khususnya para kepala sekolahnya harus lebih memberikan perhatian yang besar terkait kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh para siswa-siswinya,&quot; kata Lukman di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017).

Bentuk antisipasi yang dapat dilakukan pihak sekolah yakni dengan memastikan pemandu kegiatan keagamaan memiliki wawasan keagamaan yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai religius itu sendiri.

&quot;Para kepala sekolah, para guru harus mengetahui siapa yang menyampaikan ceramah keagamaan kepada siswa, apa latar belakang mereka, seberapa besar wawasan mereka dalam menyampaikan dakwah-dakwah keagamaan,&quot; ujar dia.

Lukman menjelaskan, sudah ada kesepahaman antara pemerintah dan sekolah-sekolah untuk ikut mengawasi kegiatan keagamaan di sekolah, mengantisipasi penyebaran radikalisme.

&quot;Saya berharap betul dan ini sudah menjadi kesepakatan kita bersama, para kepala sekolah, guru-guru harus memberikan perhatian yang lebih besar agar para siswa-siswi kita tidak mendapat ceramah yang justru bertentangan dengan ajaran agama itu,&quot; pungkas Lukman.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sepakat sekolah dapat menjadi celah masuknya paham-paham radikalisme. Celah tersebut diantaranya berpotensi ada pada kegiatan keagamaan yang tidak termonitor oleh pihak sekolah.

Lukman mengimbau agar kepala sekolah dan guru-guru memberi perhatian lebih pada masalah ini.
&quot;Jadi setiap madrasah, sekolah, apa pun jenjangnya, apakah dasar, menengah atau atas, khususnya para kepala sekolahnya harus lebih memberikan perhatian yang besar terkait kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh para siswa-siswinya,&quot; kata Lukman di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017).

Bentuk antisipasi yang dapat dilakukan pihak sekolah yakni dengan memastikan pemandu kegiatan keagamaan memiliki wawasan keagamaan yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai religius itu sendiri.

&quot;Para kepala sekolah, para guru harus mengetahui siapa yang menyampaikan ceramah keagamaan kepada siswa, apa latar belakang mereka, seberapa besar wawasan mereka dalam menyampaikan dakwah-dakwah keagamaan,&quot; ujar dia.

Lukman menjelaskan, sudah ada kesepahaman antara pemerintah dan sekolah-sekolah untuk ikut mengawasi kegiatan keagamaan di sekolah, mengantisipasi penyebaran radikalisme.

&quot;Saya berharap betul dan ini sudah menjadi kesepakatan kita bersama, para kepala sekolah, guru-guru harus memberikan perhatian yang lebih besar agar para siswa-siswi kita tidak mendapat ceramah yang justru bertentangan dengan ajaran agama itu,&quot; pungkas Lukman.
</content:encoded></item></channel></rss>
