<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Jateng Berbondong-bondong Pindah ke Jakarta, Jumlahnya...</title><description>Masyarakat Jawa Tengah  (Jateng) berbondong-bondong melakukan urbanisasi ke ibukota, Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/07/512/1731024/warga-jateng-berbondong-bondong-pindah-ke-jakarta-jumlahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/07/512/1731024/warga-jateng-berbondong-bondong-pindah-ke-jakarta-jumlahnya"/><item><title>Warga Jateng Berbondong-bondong Pindah ke Jakarta, Jumlahnya...</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/07/512/1731024/warga-jateng-berbondong-bondong-pindah-ke-jakarta-jumlahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/07/512/1731024/warga-jateng-berbondong-bondong-pindah-ke-jakarta-jumlahnya</guid><pubDate>Jum'at 07 Juli 2017 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/07/512/1731024/warga-jateng-berbondong-bondong-pindah-ke-jakarta-jumlahnya-wxhfRdy5DQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/07/512/1731024/warga-jateng-berbondong-bondong-pindah-ke-jakarta-jumlahnya-wxhfRdy5DQ.jpg</image><title>(Foto: Sindonews)</title></images><description>SEMARANG - Masyarakat Jawa Tengah  (Jateng) berbondong-bondong melakukan urbanisasi ke ibukota, Jakarta.  Hampir 20 ribu warga Jateng memilih eksodus ke Jakarta.Berdasar  data Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan  Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, mulai 1 Juni 2017  hingga 28 Juni 2017 atau sebelum Lebaran, terdapat 18.638 jiwa warga  Jateng yang pindah kependudukan ke Jakarta. Sedangkan yang pindah ke  kabupaten di provinsi lain sebanyak 166.201 jiwa. &amp;ldquo;Sehingga dari  Januari sampai 5 Juli 2017 total penduduk pindah ke Jakarta ada 19.923  orang. Sedangkan pindah ke kabupaten di provinsi lain totalnya ada  170.429 orang,&amp;rdquo; ungkap Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng  Sudaryanto di Semarang, Jumat (7/7/2017). Jumlah  warga yang melakukan urbanisasi ke wilayah Jawa Tengah ternyata cukup  besar. Berdasar data Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng, di pertengahan  tahun ini jumlah warga dari provinsi lain yang masuk ke Jateng  mengalami kenaikan yang signifikan.Data Dispermadesdukcapil  menyebutkan, dari 1 Januari hingga 5 Juli 2017 tercatat sudah 142.634  orang. Jumlah tersebut telah melampaui data perpindahan penduduk dari  provinsi lain ke Provinsi Jateng di sepanjang tahun 2016 yaitu sejumlah  106.074 orang.Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng  Sudaryanto menyebutkan, alasan masyarakat melakukan urbanisasi yang  paling utama adalah dorongan ekonomi karena biasanya di kota besar lebih  menjanjikan hidup layak, kesempatan kerja lebih banyak, fasilitas  pendidikan lebih lengkap, infrastruktur lebih baik, dan modernisasi. &amp;ldquo;Karena  di Jateng juga banyak perguruan tinggi yang bagus-bagus, infrastruktur  berupa jalan, jembatan sehingga sangat mempengaruhi,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>SEMARANG - Masyarakat Jawa Tengah  (Jateng) berbondong-bondong melakukan urbanisasi ke ibukota, Jakarta.  Hampir 20 ribu warga Jateng memilih eksodus ke Jakarta.Berdasar  data Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan  Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, mulai 1 Juni 2017  hingga 28 Juni 2017 atau sebelum Lebaran, terdapat 18.638 jiwa warga  Jateng yang pindah kependudukan ke Jakarta. Sedangkan yang pindah ke  kabupaten di provinsi lain sebanyak 166.201 jiwa. &amp;ldquo;Sehingga dari  Januari sampai 5 Juli 2017 total penduduk pindah ke Jakarta ada 19.923  orang. Sedangkan pindah ke kabupaten di provinsi lain totalnya ada  170.429 orang,&amp;rdquo; ungkap Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng  Sudaryanto di Semarang, Jumat (7/7/2017). Jumlah  warga yang melakukan urbanisasi ke wilayah Jawa Tengah ternyata cukup  besar. Berdasar data Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng, di pertengahan  tahun ini jumlah warga dari provinsi lain yang masuk ke Jateng  mengalami kenaikan yang signifikan.Data Dispermadesdukcapil  menyebutkan, dari 1 Januari hingga 5 Juli 2017 tercatat sudah 142.634  orang. Jumlah tersebut telah melampaui data perpindahan penduduk dari  provinsi lain ke Provinsi Jateng di sepanjang tahun 2016 yaitu sejumlah  106.074 orang.Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng  Sudaryanto menyebutkan, alasan masyarakat melakukan urbanisasi yang  paling utama adalah dorongan ekonomi karena biasanya di kota besar lebih  menjanjikan hidup layak, kesempatan kerja lebih banyak, fasilitas  pendidikan lebih lengkap, infrastruktur lebih baik, dan modernisasi. &amp;ldquo;Karena  di Jateng juga banyak perguruan tinggi yang bagus-bagus, infrastruktur  berupa jalan, jembatan sehingga sangat mempengaruhi,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
