<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berperilaku Aneh di TV, Boni Hargen: Saya Sakit Bukan Sakau </title><description>Pengamat politik Boni Hargen mengaku sedang menyidap penyakit dan tidak sakau saat sedang live di acara tv.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/12/338/1734875/berperilaku-aneh-di-tv-boni-hargen-saya-sakit-bukan-sakau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/12/338/1734875/berperilaku-aneh-di-tv-boni-hargen-saya-sakit-bukan-sakau"/><item><title>Berperilaku Aneh di TV, Boni Hargen: Saya Sakit Bukan Sakau </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/12/338/1734875/berperilaku-aneh-di-tv-boni-hargen-saya-sakit-bukan-sakau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/12/338/1734875/berperilaku-aneh-di-tv-boni-hargen-saya-sakit-bukan-sakau</guid><pubDate>Rabu 12 Juli 2017 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/12/338/1734875/berperilaku-aneh-di-tv-boni-hargen-saya-sakit-bukan-sakau-3IRnsMZr7u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengamat politik Boni Hargen (foto: </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/12/338/1734875/berperilaku-aneh-di-tv-boni-hargen-saya-sakit-bukan-sakau-3IRnsMZr7u.jpg</image><title>Pengamat politik Boni Hargen (foto: </title></images><description>JAKARTA - Pengamat politik, Boni Hargen, langsung menanggapi ramainya netizen yang menudingnya sedang sakau saat tengah live di acara sebuah stasiun televisi nasional.

Untuk mengklarifikasi tudingan netizen, Boni menceritakan bahwa peristiwa tersebut berawal dari dirinya yang didiagnosis menderita penyakit hipokalemia krisis kalium yang berefek memompa jantung saraf otot sehingga menyebabkan sakit lambung dan esak napas yang cukup parah.

&quot;Makanya saya tidak bisa berbicara banyak dan keras karena bisa memancing sesak,&quot; kata Boni di Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Saat hadir sebagai pembicara yang di sebuah acara yang ditayangkan secara live di salah satu stasiun TV, Boni mengaku dirinya masih menjadi pasien salah satu rumah sakit di Jakarta. Hal itu ditandai dengan gelang yang dikenakannya.

&quot;Saya datang bicara dan saya bilang saya tidak akan lama, satu segmen bisa bagus, tapi ternyata tidak bisa karena harus tiga segmen,&quot; tuturnya.

Saat di segmen kedua, Boni mengaku bahwa dirinya merasa sesak sudah sampai ke dada sehingga menyebabkan oksigen ke kepala berkurang dan terpaksa berhenti.

&quot;Akhirnya saya minta berhenti jadi yang menghentikan acara di tengah jalan itu saya sendiri dan juga atas inisiatif kamerawati yang memerhatikan kondisi saya,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat politik, Boni Hargen, langsung menanggapi ramainya netizen yang menudingnya sedang sakau saat tengah live di acara sebuah stasiun televisi nasional.

Untuk mengklarifikasi tudingan netizen, Boni menceritakan bahwa peristiwa tersebut berawal dari dirinya yang didiagnosis menderita penyakit hipokalemia krisis kalium yang berefek memompa jantung saraf otot sehingga menyebabkan sakit lambung dan esak napas yang cukup parah.

&quot;Makanya saya tidak bisa berbicara banyak dan keras karena bisa memancing sesak,&quot; kata Boni di Senen, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Saat hadir sebagai pembicara yang di sebuah acara yang ditayangkan secara live di salah satu stasiun TV, Boni mengaku dirinya masih menjadi pasien salah satu rumah sakit di Jakarta. Hal itu ditandai dengan gelang yang dikenakannya.

&quot;Saya datang bicara dan saya bilang saya tidak akan lama, satu segmen bisa bagus, tapi ternyata tidak bisa karena harus tiga segmen,&quot; tuturnya.

Saat di segmen kedua, Boni mengaku bahwa dirinya merasa sesak sudah sampai ke dada sehingga menyebabkan oksigen ke kepala berkurang dan terpaksa berhenti.

&quot;Akhirnya saya minta berhenti jadi yang menghentikan acara di tengah jalan itu saya sendiri dan juga atas inisiatif kamerawati yang memerhatikan kondisi saya,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
