<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanda Tangani Surat Mundur dari Sekolah, KJP Pelaku Bullying Juga Dicabut</title><description>&quot;Siswa-siswa yang terlibat akhirnya menandatangi surat pengunduran diri  dari sekolah. Jika mereka dapat KJP juga  akan kami cabut,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/17/338/1738390/tanda-tangani-surat-mundur-dari-sekolah-kjp-pelaku-bullying-juga-dicabut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/17/338/1738390/tanda-tangani-surat-mundur-dari-sekolah-kjp-pelaku-bullying-juga-dicabut"/><item><title>Tanda Tangani Surat Mundur dari Sekolah, KJP Pelaku Bullying Juga Dicabut</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/17/338/1738390/tanda-tangani-surat-mundur-dari-sekolah-kjp-pelaku-bullying-juga-dicabut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/17/338/1738390/tanda-tangani-surat-mundur-dari-sekolah-kjp-pelaku-bullying-juga-dicabut</guid><pubDate>Senin 17 Juli 2017 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/17/338/1738390/tanda-tangani-surat-mundur-dari-sekolah-kjp-pelaku-bullying-juga-dicabut-UR28iyzw9t.JPG" expression="full" type="image/jpeg">foto diambil dari instagram @lambe_turah</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/17/338/1738390/tanda-tangani-surat-mundur-dari-sekolah-kjp-pelaku-bullying-juga-dicabut-UR28iyzw9t.JPG</image><title>foto diambil dari instagram @lambe_turah</title></images><description>JAKARTA - Dinas Pendidikan DKI Jakarta turun tangan untuk menyelidiki peristiwa aksi bullying yang melibatkan 15 siswa di pusat pembelanjaan Thamrin City.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I, Jakarta Pusat, Sujadiyono mengatakan dalam pertemuan dengan pelaku, ia menyampaikan permohonan maaf kepada korban. Selain itu, permasalahan tersebut juga diminta diselesaikan secara kekeluargaan.&amp;nbsp;
&quot;Siswa-siswa yang terlibat akhirnya menandatangi surat pengunduran diri dari sekolah. Jika mereka mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) juga akan kami cabut selama setahun, lalu nanti dievaluasi lagi,&quot; katanya kepada wartawan, Senin (17/7/2017).
Menurut Sujadino aksi kekerasan yang dilakukan oleh 15 orang itu dipicu saling ejek antar pelaku dengan korban.
Berdasarkan pengakuan dari pelaku utama berinisial AF (13), ia mengaku tersinggung atas ucapan korban SW (12). Selanjutnya, dibantu oleh 9 temannya, diantaranya HR (13), mereka menghajar SW. Sedangkan yang lainnya hanya menyaksikan aksi bullying.&amp;nbsp;
&quot;Dia ngatain saya cengeng, lalu saya jawab, kita buktikan siapa yang cengeng,&quot; ucap HR.&amp;nbsp;
Dikatakan HR, SW mendapatkan perlakuan seperti pengeroyokan, dijambak, dipukul, dan diminta bersujud di depan teman-temannya. (sym)</description><content:encoded>JAKARTA - Dinas Pendidikan DKI Jakarta turun tangan untuk menyelidiki peristiwa aksi bullying yang melibatkan 15 siswa di pusat pembelanjaan Thamrin City.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I, Jakarta Pusat, Sujadiyono mengatakan dalam pertemuan dengan pelaku, ia menyampaikan permohonan maaf kepada korban. Selain itu, permasalahan tersebut juga diminta diselesaikan secara kekeluargaan.&amp;nbsp;
&quot;Siswa-siswa yang terlibat akhirnya menandatangi surat pengunduran diri dari sekolah. Jika mereka mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) juga akan kami cabut selama setahun, lalu nanti dievaluasi lagi,&quot; katanya kepada wartawan, Senin (17/7/2017).
Menurut Sujadino aksi kekerasan yang dilakukan oleh 15 orang itu dipicu saling ejek antar pelaku dengan korban.
Berdasarkan pengakuan dari pelaku utama berinisial AF (13), ia mengaku tersinggung atas ucapan korban SW (12). Selanjutnya, dibantu oleh 9 temannya, diantaranya HR (13), mereka menghajar SW. Sedangkan yang lainnya hanya menyaksikan aksi bullying.&amp;nbsp;
&quot;Dia ngatain saya cengeng, lalu saya jawab, kita buktikan siapa yang cengeng,&quot; ucap HR.&amp;nbsp;
Dikatakan HR, SW mendapatkan perlakuan seperti pengeroyokan, dijambak, dipukul, dan diminta bersujud di depan teman-temannya. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
