<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Tiga Wanita Ini Mengamuk di Kantor Satpol PP Bukittinggi Berujung ke Polisi</title><description>Aksi tiga wanita, Veni , Neta dan Erni  yang mengamuk di Kantor Satpol PP Bukittinggi berujung ke polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/19/340/1739720/aksi-tiga-wanita-ini-mengamuk-di-kantor-satpol-pp-bukittinggi-berujung-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/07/19/340/1739720/aksi-tiga-wanita-ini-mengamuk-di-kantor-satpol-pp-bukittinggi-berujung-ke-polisi"/><item><title>Aksi Tiga Wanita Ini Mengamuk di Kantor Satpol PP Bukittinggi Berujung ke Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/07/19/340/1739720/aksi-tiga-wanita-ini-mengamuk-di-kantor-satpol-pp-bukittinggi-berujung-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/07/19/340/1739720/aksi-tiga-wanita-ini-mengamuk-di-kantor-satpol-pp-bukittinggi-berujung-ke-polisi</guid><pubDate>Rabu 19 Juli 2017 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/07/19/340/1739720/aksi-tiga-wanita-ini-mengamuk-di-kantor-satpol-pp-bukittinggi-berujung-ke-polisi-T3DSOBv3XZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/07/19/340/1739720/aksi-tiga-wanita-ini-mengamuk-di-kantor-satpol-pp-bukittinggi-berujung-ke-polisi-T3DSOBv3XZ.jpg</image><title>(Foto: Sindonews)</title></images><description>BUKITTINGGI - Aksi tiga wanita, Veni , Neta dan Erni  yang mengamuk di Kantor Satpol Pamong Praja (PP) Bukittinggi, Sumatera  Barat, Selasa18 Juli 2017 akhirnya dilaporkan ke polisi. Sebelumnya  ketiganya memaki, melawan petugas dan memecahkan termos sitaan di lantai  ruang tamu Kantor Satpol PP Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Tiga  wanita ini adalah anak dari Nurzainah alias Upik (61), salah seorang  pedagang kaki lima di Kawasan Terminal Bus Simpang Aur Kuning, Kota  Bukittinggi yang dagangannya disita petugas.&amp;nbsp; Kepala Satpol PP  Bukittinggi Syafnir menyebutkan, dari rekaman kamera CCTV milik  kantornya, tiga bersaudara warga Tigo Baleh, Kecamatan Aur Birugo Tigo  Baleh ini datang ke kantor Satpol PP sebagai tamu tak diundang.Ketiganya  langsung masuk ke ruang Sekretaris Satpol PP Bukittinggi Aldiasnur  karena tak terima seluruh barang dagangan milik ibunya disita petugas  Satpol PP.Diduga karena tidak mendapat solusi untuk tempat  berdagang ibunya dari pemerintah, satu persatu pelaku keluar ruangan  sekretaris dan langsung mengamuk dan memaki-maki petugas di ruang tamu  kantor.Veni dan kedua adiknya pun nekat mengambil kembali gerobak dan barang dagangan ibunya di tempat barang-barang sitaan.Meski  dihalangi dan dibujuk untuk tenang oleh beberapa petugas Satpol PP  wanita, emosi ketiga pelaku bukannya mengendor tapi malah makin menjadi. Neta  bahkan menumpahkan air dalam galon dan memecahkan termos milik ibunya  ke lantai kantor. Aksi ini dianggap keterlaluan dan melewati batas  sehingga Kepala Satpol PP terpaksa melaporkan mereka ke polisi.</description><content:encoded>BUKITTINGGI - Aksi tiga wanita, Veni , Neta dan Erni  yang mengamuk di Kantor Satpol Pamong Praja (PP) Bukittinggi, Sumatera  Barat, Selasa18 Juli 2017 akhirnya dilaporkan ke polisi. Sebelumnya  ketiganya memaki, melawan petugas dan memecahkan termos sitaan di lantai  ruang tamu Kantor Satpol PP Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Tiga  wanita ini adalah anak dari Nurzainah alias Upik (61), salah seorang  pedagang kaki lima di Kawasan Terminal Bus Simpang Aur Kuning, Kota  Bukittinggi yang dagangannya disita petugas.&amp;nbsp; Kepala Satpol PP  Bukittinggi Syafnir menyebutkan, dari rekaman kamera CCTV milik  kantornya, tiga bersaudara warga Tigo Baleh, Kecamatan Aur Birugo Tigo  Baleh ini datang ke kantor Satpol PP sebagai tamu tak diundang.Ketiganya  langsung masuk ke ruang Sekretaris Satpol PP Bukittinggi Aldiasnur  karena tak terima seluruh barang dagangan milik ibunya disita petugas  Satpol PP.Diduga karena tidak mendapat solusi untuk tempat  berdagang ibunya dari pemerintah, satu persatu pelaku keluar ruangan  sekretaris dan langsung mengamuk dan memaki-maki petugas di ruang tamu  kantor.Veni dan kedua adiknya pun nekat mengambil kembali gerobak dan barang dagangan ibunya di tempat barang-barang sitaan.Meski  dihalangi dan dibujuk untuk tenang oleh beberapa petugas Satpol PP  wanita, emosi ketiga pelaku bukannya mengendor tapi malah makin menjadi. Neta  bahkan menumpahkan air dalam galon dan memecahkan termos milik ibunya  ke lantai kantor. Aksi ini dianggap keterlaluan dan melewati batas  sehingga Kepala Satpol PP terpaksa melaporkan mereka ke polisi.</content:encoded></item></channel></rss>
