<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! Kelompok Abu Sayyaf Penggal 7 Penebang Kayu</title><description>Kelompok militan radikal, Abu Sayyaf, kembali memenggal warga sipil di Filipina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747435/astaga-kelompok-abu-sayyaf-penggal-7-penebang-kayu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747435/astaga-kelompok-abu-sayyaf-penggal-7-penebang-kayu"/><item><title>Astaga! Kelompok Abu Sayyaf Penggal 7 Penebang Kayu</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747435/astaga-kelompok-abu-sayyaf-penggal-7-penebang-kayu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747435/astaga-kelompok-abu-sayyaf-penggal-7-penebang-kayu</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2017 02:10 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/01/18/1747435/astaga-kelompok-abu-sayyaf-penggal-7-penebang-kayu-jjMJt9YTmX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto anggota kelompok Abu Sayyaf (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/01/18/1747435/astaga-kelompok-abu-sayyaf-penggal-7-penebang-kayu-jjMJt9YTmX.jpg</image><title>Foto anggota kelompok Abu Sayyaf (Foto: Reuters)</title></images><description>BASILAN &amp;ndash; Kelompok militan radikal, Abu Sayyaf, dilaporkan kembali memenggal warga sipil di wilayah Mindanao. Kali ini korban kelompok tersebut adalah tujuh penebang kayu.
Sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (1/8/2017) ketujuh penebang kayu itu diculik pada pekan lalu oleh kelompok radikal tersebut. Kepala polisi setempat, John Cudo mengatakan bahwa jenazah ketujuhnya di temukan di wilayah pegunungan yang berlokasi di Pulau Basilan.
BACA JUGA: Abu Sayyaf Penggal 2 Warga Vietnam, Kemlu: Tujuh WNI Kita Baik-Baik Saja
BACA JUGA: Presiden Filipina Ancam 'Telan' Anggota Abu Sayyaf
Cundo menjelaskan bahwa penculikan ini berbeda dengan metode yang Abu Sayyaf lakukan. Pasalnya, pimpinan Abu Sayyaf, Furuji Indama, menculik dan membunuh ketujuh penebang kayu itu karena masalah bisnis dan tidak ada permintaan tebusan seperti yang biasa dilakukan kelompok radikal tersebut.
&amp;ldquo;Ini adalah tindakan balas dendam oleh Indama yang mungkin menyalahkan para penebang kayu itu terkait masalah penghancuran perkebunan karetnya. Para penculik tidak menuntut tebusan tapi mereka segera memenggal para penebang kayu itu,&amp;rdquo; ujar Cundo.
BACA JUGA: Jenazah 2 Warga Vietnam Korban Abu Sayyaf Ditemukan Tanpa Kepala
BACA JUGA: Disandera Abu Sayyaf Selama 7 Bulan, Pelaut Vietnam Akhirnya Diselamatkan
Abu Sayyaf yang salah satu faksinya telah membaiatkan diri terhadap kelompok teroris ISIS merupakan salah satu militan yang saat ini menduduki Kota Marawi semenjak Mei 2017. Militer Filipina terus menggempur para militan di kota tersebut dan hingga saat ini sekira 650 orang (terdiri dari militer, warga sipil dan mayoritas merupakan anggota kelompok militan) telah kehilangan nyawanya akibat konflik itu.
Kelompok Abu Sayyaf saat ini masih menahan lebih dari 20 tawanan yang terdiri dari warga negara asing dan Filipina. Militer Filipina memperkirakan, para tawanan itu ditahan di Basilan serta di beberapa persembunyian mereka di wilayah Pulau Sulu.</description><content:encoded>BASILAN &amp;ndash; Kelompok militan radikal, Abu Sayyaf, dilaporkan kembali memenggal warga sipil di wilayah Mindanao. Kali ini korban kelompok tersebut adalah tujuh penebang kayu.
Sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (1/8/2017) ketujuh penebang kayu itu diculik pada pekan lalu oleh kelompok radikal tersebut. Kepala polisi setempat, John Cudo mengatakan bahwa jenazah ketujuhnya di temukan di wilayah pegunungan yang berlokasi di Pulau Basilan.
BACA JUGA: Abu Sayyaf Penggal 2 Warga Vietnam, Kemlu: Tujuh WNI Kita Baik-Baik Saja
BACA JUGA: Presiden Filipina Ancam 'Telan' Anggota Abu Sayyaf
Cundo menjelaskan bahwa penculikan ini berbeda dengan metode yang Abu Sayyaf lakukan. Pasalnya, pimpinan Abu Sayyaf, Furuji Indama, menculik dan membunuh ketujuh penebang kayu itu karena masalah bisnis dan tidak ada permintaan tebusan seperti yang biasa dilakukan kelompok radikal tersebut.
&amp;ldquo;Ini adalah tindakan balas dendam oleh Indama yang mungkin menyalahkan para penebang kayu itu terkait masalah penghancuran perkebunan karetnya. Para penculik tidak menuntut tebusan tapi mereka segera memenggal para penebang kayu itu,&amp;rdquo; ujar Cundo.
BACA JUGA: Jenazah 2 Warga Vietnam Korban Abu Sayyaf Ditemukan Tanpa Kepala
BACA JUGA: Disandera Abu Sayyaf Selama 7 Bulan, Pelaut Vietnam Akhirnya Diselamatkan
Abu Sayyaf yang salah satu faksinya telah membaiatkan diri terhadap kelompok teroris ISIS merupakan salah satu militan yang saat ini menduduki Kota Marawi semenjak Mei 2017. Militer Filipina terus menggempur para militan di kota tersebut dan hingga saat ini sekira 650 orang (terdiri dari militer, warga sipil dan mayoritas merupakan anggota kelompok militan) telah kehilangan nyawanya akibat konflik itu.
Kelompok Abu Sayyaf saat ini masih menahan lebih dari 20 tawanan yang terdiri dari warga negara asing dan Filipina. Militer Filipina memperkirakan, para tawanan itu ditahan di Basilan serta di beberapa persembunyian mereka di wilayah Pulau Sulu.</content:encoded></item></channel></rss>
