<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mencengangkan! Ini 5 Hoax Terbesar yang Pernah Menipu Dunia</title><description>Berikut ini adalah lima berita hoax terbesar yang pernah menipu dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747985/mencengangkan-ini-5-hoax-terbesar-yang-pernah-menipu-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747985/mencengangkan-ini-5-hoax-terbesar-yang-pernah-menipu-dunia"/><item><title>Mencengangkan! Ini 5 Hoax Terbesar yang Pernah Menipu Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747985/mencengangkan-ini-5-hoax-terbesar-yang-pernah-menipu-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/01/18/1747985/mencengangkan-ini-5-hoax-terbesar-yang-pernah-menipu-dunia</guid><pubDate>Selasa 01 Agustus 2017 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/01/18/1747985/mencengangkan-ini-5-hoax-terbesar-yang-pernah-menipu-dunia-xqdasq5R95.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Wikipedia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/01/18/1747985/mencengangkan-ini-5-hoax-terbesar-yang-pernah-menipu-dunia-xqdasq5R95.jpg</image><title>Foto: Wikipedia</title></images><description>SEJAK lama manusia ingin mempercayai keberadaan berbagai fenomena luar biasa, makhluk unik atau kejadian supranatural dan berusaha mencari tahu kebenarannya. Terkadang, ketika muncul berita atau informasi yang berhubungan dengan hal-hal semacam itu muncul, orang-orang segera mempercayainya sampai akhirnya terungkap bahwa semua itu palsu. &amp;nbsp;&amp;nbsp;
Berikut ini adalah lima berita hoax terbesar yang pernah menipu dunia sebagaimana dilansir Whatculture, Selasa (1/8/2017). &amp;nbsp;
Crop Circles 

Crop circle. (Foto: Wikipedia)
Crop circle adalah pola yang dibuat dengan meratakan tanaman di ladang atau tanah pertanian. Meski keberadaannya bisa ditarik hingga periode 1600-an, Doug Bower dan Dave Chorley-lah mengambil ide crop circle dan menjadikannya headline nasional pada 1978. Mereka mengklaim crop circle tersebut dibuat oleh alien dan banyak yang mempercayainya.
Bower dan Chorley akhirnya mengakui bahwa merekalah yang membuat pola-pola aneh di ladang dengan menggunakan alat-alat sederhana yang terdiri dari papan kayu, tali dan topi baseball yang dipasangi benang.

Pohon Spageti 

Pohon Spageti. (Foto: BBC)
Hoax mengenai pohon yang menghasilkan spageti didengungkan kantor berita Inggris, BBC pada 1957 sebagai sebuah lelucon April mop.
Saat itu, BBC menayangkan sebuah episode palsu dari program dokumenter mereka, Panorama dengan tema panen spageti.&amp;nbsp; Karena saat itu spageti belum terlalu dikenal di Inggris, para penonton tercengang melihat sebuah keluarga di Swiss yang memanen spageti dari pohon.
Banyak yang berusaha menghubungi BBC untuk menanyakan bagaimana mereka bisa menumbuhkan pohon spageti mereka sendiri. Alih-alih mengklarifikasi bahwa dokumenter tersebut adalah hoax, perwakilan BBC justru memberi saran yang di antaranya mencelupkan spageti kering ke dalam saos tomat dan menunggu.
Autopsi Alien

Alien Autopsy
Salah satu hoax paling tenar sepanjang sejarah adalah sebuah rekaman  film hitam putih yang menampilkan prosedur yang disebut-sebut sebagai  autopsi jasad alien. Saat pertama kali muncul pada 1995, rekaman itu  segera menimbulkan kegemparan dan banyak yang percaya rekaman itu  berasal dari Area 51, sebuah fasilitas militer Amerika Serikat (AS) yang  dicurigai digunakan untuk menyimpan rahasia alien.
Ray Santili yang memublikasikan rekaman tersebut mengatakan, bahwa  film itu adalah autopsi asli makhluk ekstrateresterial yang berhasil  diselamatkan dari sebuah piring terbang yang jatuh di Roswell, AS, pada  1947. Namun, pada 2006, Santili sendiri akhirnya mengakui bahwa film  tersebut palsu dan merupakan rekonstruksi dari rekaman yang pernah  dilihatnya pada 1992.

War of the Worlds 

War of the Worlds adalah sebuah novel fiksi ilmiah karya penulis  kenamaan H.G Wells yang diangkat menjadi drama radio di saluran Columbia  Broadcasting System (CBS) pada 1938. Drama radio tersebut menimbulkan  kepanikan massal karena menggunakan format siaran berita yang membuat  sebagian pendengarnya mengira bumi benar-benar mendapat serangan dari  makhluk luar angkasa.
Setelah terungkap bahwa siaran tersebut adalah drama radio, banyak  pendengar yang mengungkapkan kemarahan mereka dan menuding format drama  tersebut menipu dan kejam kepada publik. Reaksi keras yang diperkuat  oleh surat kabar dan tokoh publik itu menimbulkan desakan pada Komisi  Komunikasi Federal AS untuk membuat peraturan terkait siaran radio.
Peri-Peri Cottingley 

Foto pertama dari lima foto Cottingley Fairies, memperlihatkan Elsie Wright dengan 'peri-peri' pada 1917. (Foto: Wikipedia)
Peri-peri Cottingley (Cottingley Fairies) adalah rangkaian berisi   lima foto yang diambil oleh Elsie Wright dan Frances Griffith, dua   sepupu yang tinggal di Cotttingley, dekat Bradford, Inggris, pada 1917.   Foto-foto tersebut memperlihatkan Elsie yang saat itu berusia 16 tahun   dan Frances yang baru berusia 9 tahun bermain dengan sekumpulan peri di   dekat rumah mereka.
Kumpulan foto itu menjadi perhatian publik setelah ibu Elsie membawa   foto yang diambil putrinya itu ke sebuah perkumpulan Teosofikal. Para   peserta perkumpulan itu percaya keaslian foto peri tersebut, bahkan   menjadikannya topik pembicaraan. Tak hanya itu, penulis kenamaan Sir   Arthur Conan Doyle pun menganggap foto-foto tersebut sebagai bukti yang   jelas dan terlihat mengenai adanya fenomena gaib.
Barulah pada 1983 atau sekira 66 tahun setelah foto tersebut   tersebar, kedua sepupu itu mengakui bahwa peri dalam foto mereka adalah   palsu. Elsie dan Frances membuat &amp;lsquo;peri&amp;rsquo; itu dari salinan ilustrasi buku   anak-anak, dengan menambahkan sayap dan peniti. Meski begitu, Elsie  dan  Frances berkeras bahwa mereka benar-benar telah melihat peri di   Cottingley.</description><content:encoded>SEJAK lama manusia ingin mempercayai keberadaan berbagai fenomena luar biasa, makhluk unik atau kejadian supranatural dan berusaha mencari tahu kebenarannya. Terkadang, ketika muncul berita atau informasi yang berhubungan dengan hal-hal semacam itu muncul, orang-orang segera mempercayainya sampai akhirnya terungkap bahwa semua itu palsu. &amp;nbsp;&amp;nbsp;
Berikut ini adalah lima berita hoax terbesar yang pernah menipu dunia sebagaimana dilansir Whatculture, Selasa (1/8/2017). &amp;nbsp;
Crop Circles 

Crop circle. (Foto: Wikipedia)
Crop circle adalah pola yang dibuat dengan meratakan tanaman di ladang atau tanah pertanian. Meski keberadaannya bisa ditarik hingga periode 1600-an, Doug Bower dan Dave Chorley-lah mengambil ide crop circle dan menjadikannya headline nasional pada 1978. Mereka mengklaim crop circle tersebut dibuat oleh alien dan banyak yang mempercayainya.
Bower dan Chorley akhirnya mengakui bahwa merekalah yang membuat pola-pola aneh di ladang dengan menggunakan alat-alat sederhana yang terdiri dari papan kayu, tali dan topi baseball yang dipasangi benang.

Pohon Spageti 

Pohon Spageti. (Foto: BBC)
Hoax mengenai pohon yang menghasilkan spageti didengungkan kantor berita Inggris, BBC pada 1957 sebagai sebuah lelucon April mop.
Saat itu, BBC menayangkan sebuah episode palsu dari program dokumenter mereka, Panorama dengan tema panen spageti.&amp;nbsp; Karena saat itu spageti belum terlalu dikenal di Inggris, para penonton tercengang melihat sebuah keluarga di Swiss yang memanen spageti dari pohon.
Banyak yang berusaha menghubungi BBC untuk menanyakan bagaimana mereka bisa menumbuhkan pohon spageti mereka sendiri. Alih-alih mengklarifikasi bahwa dokumenter tersebut adalah hoax, perwakilan BBC justru memberi saran yang di antaranya mencelupkan spageti kering ke dalam saos tomat dan menunggu.
Autopsi Alien

Alien Autopsy
Salah satu hoax paling tenar sepanjang sejarah adalah sebuah rekaman  film hitam putih yang menampilkan prosedur yang disebut-sebut sebagai  autopsi jasad alien. Saat pertama kali muncul pada 1995, rekaman itu  segera menimbulkan kegemparan dan banyak yang percaya rekaman itu  berasal dari Area 51, sebuah fasilitas militer Amerika Serikat (AS) yang  dicurigai digunakan untuk menyimpan rahasia alien.
Ray Santili yang memublikasikan rekaman tersebut mengatakan, bahwa  film itu adalah autopsi asli makhluk ekstrateresterial yang berhasil  diselamatkan dari sebuah piring terbang yang jatuh di Roswell, AS, pada  1947. Namun, pada 2006, Santili sendiri akhirnya mengakui bahwa film  tersebut palsu dan merupakan rekonstruksi dari rekaman yang pernah  dilihatnya pada 1992.

War of the Worlds 

War of the Worlds adalah sebuah novel fiksi ilmiah karya penulis  kenamaan H.G Wells yang diangkat menjadi drama radio di saluran Columbia  Broadcasting System (CBS) pada 1938. Drama radio tersebut menimbulkan  kepanikan massal karena menggunakan format siaran berita yang membuat  sebagian pendengarnya mengira bumi benar-benar mendapat serangan dari  makhluk luar angkasa.
Setelah terungkap bahwa siaran tersebut adalah drama radio, banyak  pendengar yang mengungkapkan kemarahan mereka dan menuding format drama  tersebut menipu dan kejam kepada publik. Reaksi keras yang diperkuat  oleh surat kabar dan tokoh publik itu menimbulkan desakan pada Komisi  Komunikasi Federal AS untuk membuat peraturan terkait siaran radio.
Peri-Peri Cottingley 

Foto pertama dari lima foto Cottingley Fairies, memperlihatkan Elsie Wright dengan 'peri-peri' pada 1917. (Foto: Wikipedia)
Peri-peri Cottingley (Cottingley Fairies) adalah rangkaian berisi   lima foto yang diambil oleh Elsie Wright dan Frances Griffith, dua   sepupu yang tinggal di Cotttingley, dekat Bradford, Inggris, pada 1917.   Foto-foto tersebut memperlihatkan Elsie yang saat itu berusia 16 tahun   dan Frances yang baru berusia 9 tahun bermain dengan sekumpulan peri di   dekat rumah mereka.
Kumpulan foto itu menjadi perhatian publik setelah ibu Elsie membawa   foto yang diambil putrinya itu ke sebuah perkumpulan Teosofikal. Para   peserta perkumpulan itu percaya keaslian foto peri tersebut, bahkan   menjadikannya topik pembicaraan. Tak hanya itu, penulis kenamaan Sir   Arthur Conan Doyle pun menganggap foto-foto tersebut sebagai bukti yang   jelas dan terlihat mengenai adanya fenomena gaib.
Barulah pada 1983 atau sekira 66 tahun setelah foto tersebut   tersebar, kedua sepupu itu mengakui bahwa peri dalam foto mereka adalah   palsu. Elsie dan Frances membuat &amp;lsquo;peri&amp;rsquo; itu dari salinan ilustrasi buku   anak-anak, dengan menambahkan sayap dan peniti. Meski begitu, Elsie  dan  Frances berkeras bahwa mereka benar-benar telah melihat peri di   Cottingley.</content:encoded></item></channel></rss>
