<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OKEZONE STORY: Terpisah oleh Perang, Pangeran Philip Balik ke Inggris demi Meminang Ratu Elizabeth</title><description>TAHUKAH Anda bahwa Pangeran Philip aslinya berasal dari keluarga bangsawan di Yunani dan Denmark? Dia juga berdarah Jerman dan Inggris.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/03/18/1748611/okezone-story-terpisah-oleh-perang-pangeran-philip-balik-ke-inggris-demi-meminang-ratu-elizabeth</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/03/18/1748611/okezone-story-terpisah-oleh-perang-pangeran-philip-balik-ke-inggris-demi-meminang-ratu-elizabeth"/><item><title>OKEZONE STORY: Terpisah oleh Perang, Pangeran Philip Balik ke Inggris demi Meminang Ratu Elizabeth</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/03/18/1748611/okezone-story-terpisah-oleh-perang-pangeran-philip-balik-ke-inggris-demi-meminang-ratu-elizabeth</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/03/18/1748611/okezone-story-terpisah-oleh-perang-pangeran-philip-balik-ke-inggris-demi-meminang-ratu-elizabeth</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2017 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/02/18/1748611/okezone-story-terpisah-oleh-perang-pangeran-philip-balik-ke-inggris-demi-meminang-ratu-elizabeth-QU69KFnxHQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">70 tahun pernikahan Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II. (Foto: Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/02/18/1748611/okezone-story-terpisah-oleh-perang-pangeran-philip-balik-ke-inggris-demi-meminang-ratu-elizabeth-QU69KFnxHQ.jpg</image><title>70 tahun pernikahan Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II. (Foto: Business Insider)</title></images><description>TAHUKAH Anda bahwa Pangeran Philip aslinya berasal dari keluarga bangsawan di Yunani? Ya, Duke of Edinburgh tersebut lahir dari pernikahan Pangeran Yunani sekaligus Denmark, Andrew, dan Putri Alice dari Battenberg. Namun begitu, dia juga mewarisi darah Jerman dan titel kebangsawan Inggris dari kakeknya, Pangeran Louis dari Battenberg yang juga dikenal sebagai Marquis Milford Haven, Louis Mountbatten.
Mengikuti jejak kakeknya yang meninggal di London, Pangeran Philip bergabung ke angkatan laut Inggris pada usia 18 tahun. Ketika keluarganya membawa dia mengunjungi Royal Naval College di Dartmouth itulah, Philip untuk pertama kalinya bertemu dengan Elizabeth II yang masih berusia 13 tahun.

Sejak itu, keduanya menjadi sahabat pena. Sebagai catatan, Ratu Elizabeth II adalah sepupu ketiga Pangeran Philip dari garis keturunan Ratu Victoria dan sepupu kedua jika dilihat dari garis keturunan Raja Denmark Christian IX.
Dari sahabat, benih-benih cinta itu bersemi. Sempat terpisah oleh Perang Dunia II, sejoli ini bertemu lagi pada 1946 di London. Pada masa ini, Pangeran Philip terpantau menjadi tamu langganan Istana Buckingham.Tak perlu berlama-lama lagi, setahun kemudian, dia melamar Elizabeth.  Gayung bersambut, sang putri jelita langsung mengiyakan lamaran  tersebut. Kedua keluarga juga setuju. Ayah Elizabeth, George VI, meminta  rencana pernikahan keduanya dirahasiakan sampai usia putrinya 21 tahun.
Terlepas dari rahasia yang harus dijaganya, Pangeran Philip  mengatakan kepada keluarga Kerajaan Inggris, betapa dia mabuk kepayang  oleh cintanya kepada Elizabeth. Walaupun terdengar menggelikan, Pangeran  Philip hingga kini memanggil Elizabeth dengan panggilan sayang. Seperti  'Darling' atau Lilibet.

Begitulah hingga hari naik pelaminan itu tiba, seperti disitat dari Woman&amp;rsquo;s Own, Kamis  (3/8/2017), Putri Elizabeth tetap pergi jalan-jalan dengan  teman-temannya. Dia juga rajin menghadiri pesta-pesta sosial, berdansa  dengan para pria di sana. Tentunya, di bawah pengawasan Pangeran Philip.
Pada Juli 1947, akhirnya Letnan Philip Mountbatten -begitu dia  disebut dulu, mengumumkan hubungannya dengan Elizabeth. Pasangan ini  menikah di Westminster Abbey pada 20 November 1947.

Bulan madu mereka dihabiskan di Broadlands, perumahan milik keluarga  Mountbatten di Hampshire. Sepekan tinggal di sana, keduanya melanjutkan  masa awal pernikahan di kediaman Balmoral di Birkhall.Sebelum naik takhta menjadi penguasa Monarki Inggris, Elizabeth dan   Philip dianugerahi dua anak, yakni Pangeran Charles dan Putri Anne. Baru   dua tahun kemudian, anggota keluarga mereka bertambah dengan kelahiran   Pangeran Andrew dan Pangeran Edward.

Selama hampir 70 tahun menikah, keduanya terus bersama. Pangeran   Philip dengan setia mendampingi istrinya melakukan kunjungan-kunjungan   kenegaraan, keliling dunia bersama ke Kanada, Amerika Serikat,   Australia, Selandia Baru, dan kembali lagi ke Inggris. Anak-anak mereka   biasanya ditinggal di rumah dalam perawatan orangtua Ratu Elizabeth II.

Dari tatapan mata keduanya di setiap momen, semua orang bisa melihat   betapa keduanya memiliki ikatan yang sangat kuat. Sesuatu yang hanya   dimiliki sedikit pasangan di dunia, yaitu komitmen terhadap tanggung   jawab dan pelayanan.

Tidak seperti putranya Pangeran Charles yang rumah tangganya bersama   Putri Diana, diwarnai isu perselingkuhan, Elizabeth dan Philip   membuktikan bahwa cinta sejati itu nyata. Sambil mengabdi kepada negara,   pasangan ini tak pernah alpa saling mendukung dan membantu meringankan   beban satu sama lain. Benar-benar kisah cinta panutan bagi seluruh   anggota keluarga Kerajaan Inggris.</description><content:encoded>TAHUKAH Anda bahwa Pangeran Philip aslinya berasal dari keluarga bangsawan di Yunani? Ya, Duke of Edinburgh tersebut lahir dari pernikahan Pangeran Yunani sekaligus Denmark, Andrew, dan Putri Alice dari Battenberg. Namun begitu, dia juga mewarisi darah Jerman dan titel kebangsawan Inggris dari kakeknya, Pangeran Louis dari Battenberg yang juga dikenal sebagai Marquis Milford Haven, Louis Mountbatten.
Mengikuti jejak kakeknya yang meninggal di London, Pangeran Philip bergabung ke angkatan laut Inggris pada usia 18 tahun. Ketika keluarganya membawa dia mengunjungi Royal Naval College di Dartmouth itulah, Philip untuk pertama kalinya bertemu dengan Elizabeth II yang masih berusia 13 tahun.

Sejak itu, keduanya menjadi sahabat pena. Sebagai catatan, Ratu Elizabeth II adalah sepupu ketiga Pangeran Philip dari garis keturunan Ratu Victoria dan sepupu kedua jika dilihat dari garis keturunan Raja Denmark Christian IX.
Dari sahabat, benih-benih cinta itu bersemi. Sempat terpisah oleh Perang Dunia II, sejoli ini bertemu lagi pada 1946 di London. Pada masa ini, Pangeran Philip terpantau menjadi tamu langganan Istana Buckingham.Tak perlu berlama-lama lagi, setahun kemudian, dia melamar Elizabeth.  Gayung bersambut, sang putri jelita langsung mengiyakan lamaran  tersebut. Kedua keluarga juga setuju. Ayah Elizabeth, George VI, meminta  rencana pernikahan keduanya dirahasiakan sampai usia putrinya 21 tahun.
Terlepas dari rahasia yang harus dijaganya, Pangeran Philip  mengatakan kepada keluarga Kerajaan Inggris, betapa dia mabuk kepayang  oleh cintanya kepada Elizabeth. Walaupun terdengar menggelikan, Pangeran  Philip hingga kini memanggil Elizabeth dengan panggilan sayang. Seperti  'Darling' atau Lilibet.

Begitulah hingga hari naik pelaminan itu tiba, seperti disitat dari Woman&amp;rsquo;s Own, Kamis  (3/8/2017), Putri Elizabeth tetap pergi jalan-jalan dengan  teman-temannya. Dia juga rajin menghadiri pesta-pesta sosial, berdansa  dengan para pria di sana. Tentunya, di bawah pengawasan Pangeran Philip.
Pada Juli 1947, akhirnya Letnan Philip Mountbatten -begitu dia  disebut dulu, mengumumkan hubungannya dengan Elizabeth. Pasangan ini  menikah di Westminster Abbey pada 20 November 1947.

Bulan madu mereka dihabiskan di Broadlands, perumahan milik keluarga  Mountbatten di Hampshire. Sepekan tinggal di sana, keduanya melanjutkan  masa awal pernikahan di kediaman Balmoral di Birkhall.Sebelum naik takhta menjadi penguasa Monarki Inggris, Elizabeth dan   Philip dianugerahi dua anak, yakni Pangeran Charles dan Putri Anne. Baru   dua tahun kemudian, anggota keluarga mereka bertambah dengan kelahiran   Pangeran Andrew dan Pangeran Edward.

Selama hampir 70 tahun menikah, keduanya terus bersama. Pangeran   Philip dengan setia mendampingi istrinya melakukan kunjungan-kunjungan   kenegaraan, keliling dunia bersama ke Kanada, Amerika Serikat,   Australia, Selandia Baru, dan kembali lagi ke Inggris. Anak-anak mereka   biasanya ditinggal di rumah dalam perawatan orangtua Ratu Elizabeth II.

Dari tatapan mata keduanya di setiap momen, semua orang bisa melihat   betapa keduanya memiliki ikatan yang sangat kuat. Sesuatu yang hanya   dimiliki sedikit pasangan di dunia, yaitu komitmen terhadap tanggung   jawab dan pelayanan.

Tidak seperti putranya Pangeran Charles yang rumah tangganya bersama   Putri Diana, diwarnai isu perselingkuhan, Elizabeth dan Philip   membuktikan bahwa cinta sejati itu nyata. Sambil mengabdi kepada negara,   pasangan ini tak pernah alpa saling mendukung dan membantu meringankan   beban satu sama lain. Benar-benar kisah cinta panutan bagi seluruh   anggota keluarga Kerajaan Inggris.</content:encoded></item></channel></rss>
