<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Jamaah Haji... Jangan Kebanyakan SMS, Dibikin Senang Ibadahnya..&quot;</title><description>&quot;Harus ikhlas kan ibadah, kudu guyup rukun. Jangan kebanyakan SMS-an,&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/04/512/1749995/jamaah-haji-jangan-kebanyakan-sms-dibikin-senang-ibadahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/04/512/1749995/jamaah-haji-jangan-kebanyakan-sms-dibikin-senang-ibadahnya"/><item><title>&quot;Jamaah Haji... Jangan Kebanyakan SMS, Dibikin Senang Ibadahnya..&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/04/512/1749995/jamaah-haji-jangan-kebanyakan-sms-dibikin-senang-ibadahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/04/512/1749995/jamaah-haji-jangan-kebanyakan-sms-dibikin-senang-ibadahnya</guid><pubDate>Jum'at 04 Agustus 2017 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/04/512/1749995/jamaah-haji-jangan-kebanyakan-sms-dibikin-senang-ibadahnya-Y81NSiPqtc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jamaah haji Karanganyar. (Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/04/512/1749995/jamaah-haji-jangan-kebanyakan-sms-dibikin-senang-ibadahnya-Y81NSiPqtc.jpg</image><title>Jamaah haji Karanganyar. (Bramantyo/Okezone)</title></images><description>KARANGANYAR - Sebanyak 567 jamaah calon haji (calhaj) Karanganyar tahun 2017, berangkat ke Tanah Suci. Mereka terbagi dalam tiga kloter. Kloter pertama sebanyak &amp;nbsp;355 calhaj, tergabung dalam kloter 21 yang diterbangkan melalui Embarkasi Donohudan Boyolali.

Selanjutnya 190 calhaj tergabung dalam kloter 77 bergabung bersama calhaj Kendal dan akan diberangkatkan pada 19 Agustus 2017. Terakhir masuk rombongan kloter 78 berjumlah 22 calhaj dan bergabung dengan calhaj asal Boyolali berangkat 20 Agustus 2017.

Cakhaj tertua asal Karanganganyar atas nama Citro Suwarno (84) dari Tasikmadu. Sedangkan calhaj termuda adalah Lina Hapsari (24) asal Kebakkramat. Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan agar selama berada di Tanah Suci para jamaah menjalankan ibadah dengan khusyuk. Selain itu, jangan sering menelefon ke rumah atau SMS, karena &amp;nbsp;tujuan utama adalah ibadah, saling rukun dengan sesama calhaj.

&quot;Harus ikhlas kan ibadah, kudu guyup rukun. Jangan kebanyakan SMS-an, digawe seneng ben lancar ibadahnya (dibuat senang, biar lancar ibadah). Semoga menjadi haji mabrur,&quot; jelas Juliyatmono saat melepas jamaah haji Karanganyar kloter pertama, Jumat (4/8/2017).

Julatmono juga mengingatkan agar para jamaah haji dapat menjaga kesehatannya. Perbedaan iklim antara Indonesia dan Arab Saudi pasti akan sangat mengagetkan bagi jamaah haji Indonesia. Kondisi cuaca di Arab Saudi diprediksi sedikit ekstrem selayaknya iklim di wilayah gurun.

Suhunya seringkali berubah, antara siang dan malam hari. Siang hari akan terasa sangat panas terik dan malam hari bisa mendadak berubah menjadi dingin hingga menggigit tulang.

Kondisi tersebut membuat Juliyatmono sedikit khawatir akan kesehatan calon jamaah haji asal Karanganyar yang mayoritas berusia di atas 50 tahun. Ia meminta calhaj agar banyak minum air putih karena cuaca tahun ini diprediksi sangat panas sekali, dikhawatirkan banyak calhaj yang terkena dehidrasi.

&quot;Kedah kathah ngunjuk toya pethak nggih bapak-bapak, ibu-ibu (Banyak minum air putih ya bapak ibu-red). Amergi kahanan Mekah mriko panas sanget, sampun ngunjuk es malah marai ngantuk (meski keadaan di sana panas sekali, tidak usah minum es, malah mengakibatkan kantuk),&quot; tandas Juliyatmono dalam bahasa Jawa. (sym)</description><content:encoded>KARANGANYAR - Sebanyak 567 jamaah calon haji (calhaj) Karanganyar tahun 2017, berangkat ke Tanah Suci. Mereka terbagi dalam tiga kloter. Kloter pertama sebanyak &amp;nbsp;355 calhaj, tergabung dalam kloter 21 yang diterbangkan melalui Embarkasi Donohudan Boyolali.

Selanjutnya 190 calhaj tergabung dalam kloter 77 bergabung bersama calhaj Kendal dan akan diberangkatkan pada 19 Agustus 2017. Terakhir masuk rombongan kloter 78 berjumlah 22 calhaj dan bergabung dengan calhaj asal Boyolali berangkat 20 Agustus 2017.

Cakhaj tertua asal Karanganganyar atas nama Citro Suwarno (84) dari Tasikmadu. Sedangkan calhaj termuda adalah Lina Hapsari (24) asal Kebakkramat. Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan agar selama berada di Tanah Suci para jamaah menjalankan ibadah dengan khusyuk. Selain itu, jangan sering menelefon ke rumah atau SMS, karena &amp;nbsp;tujuan utama adalah ibadah, saling rukun dengan sesama calhaj.

&quot;Harus ikhlas kan ibadah, kudu guyup rukun. Jangan kebanyakan SMS-an, digawe seneng ben lancar ibadahnya (dibuat senang, biar lancar ibadah). Semoga menjadi haji mabrur,&quot; jelas Juliyatmono saat melepas jamaah haji Karanganyar kloter pertama, Jumat (4/8/2017).

Julatmono juga mengingatkan agar para jamaah haji dapat menjaga kesehatannya. Perbedaan iklim antara Indonesia dan Arab Saudi pasti akan sangat mengagetkan bagi jamaah haji Indonesia. Kondisi cuaca di Arab Saudi diprediksi sedikit ekstrem selayaknya iklim di wilayah gurun.

Suhunya seringkali berubah, antara siang dan malam hari. Siang hari akan terasa sangat panas terik dan malam hari bisa mendadak berubah menjadi dingin hingga menggigit tulang.

Kondisi tersebut membuat Juliyatmono sedikit khawatir akan kesehatan calon jamaah haji asal Karanganyar yang mayoritas berusia di atas 50 tahun. Ia meminta calhaj agar banyak minum air putih karena cuaca tahun ini diprediksi sangat panas sekali, dikhawatirkan banyak calhaj yang terkena dehidrasi.

&quot;Kedah kathah ngunjuk toya pethak nggih bapak-bapak, ibu-ibu (Banyak minum air putih ya bapak ibu-red). Amergi kahanan Mekah mriko panas sanget, sampun ngunjuk es malah marai ngantuk (meski keadaan di sana panas sekali, tidak usah minum es, malah mengakibatkan kantuk),&quot; tandas Juliyatmono dalam bahasa Jawa. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
