<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada, 323 Kabupaten/Kota di Indonesia Beresiko Tinggi Dilanda Bencana </title><description>Sebanyak 323 kabupaten/kota yang ada di Indonesia beresiko tinggi terjadinya bencana alam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/05/337/1750333/waspada-323-kabupaten-kota-di-indonesia-beresiko-tinggi-dilanda-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/05/337/1750333/waspada-323-kabupaten-kota-di-indonesia-beresiko-tinggi-dilanda-bencana"/><item><title>Waspada, 323 Kabupaten/Kota di Indonesia Beresiko Tinggi Dilanda Bencana </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/05/337/1750333/waspada-323-kabupaten-kota-di-indonesia-beresiko-tinggi-dilanda-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/05/337/1750333/waspada-323-kabupaten-kota-di-indonesia-beresiko-tinggi-dilanda-bencana</guid><pubDate>Sabtu 05 Agustus 2017 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/05/337/1750333/waspada-323-kabupaten-kota-di-indonesia-beresiko-tinggi-dilanda-bencana-pA70CWueKQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto: dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/05/337/1750333/waspada-323-kabupaten-kota-di-indonesia-beresiko-tinggi-dilanda-bencana-pA70CWueKQ.jpg</image><title>Ilustrasi (foto: dok. Okezone)</title></images><description>SURABAYA &amp;ndash; Sebanyak 323 kabupaten/kota yang ada di Indonesia beresiko tinggi terjadinya bencana alam. Sehingga masyarakat diminta selalu waspada agar tidak menjadi korban.

&amp;ldquo;Di Indonesia ini menurut BNPB, ada 323 kabupaten/kota resiko tinggi terjadi bencana, termasuk di Malang,&amp;rdquo; terang Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa pada wartawan usai mengukuhkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Malang.

Menurut Khofifah, daerah-daerah yang sudah terdeteksi mempunyai kerentanan terhadap terjadinya bencana, maka diperlukan kesiapsiagaan dan kewaspadaan oleh masyarakat setempat. Sikap kewaspadaan itu perlu dibangun lebih awal, di antaranya dengan digelarnya pelatihan. Tujuannya, agar masyarakat tidak panik saat bencana datang. Sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

&amp;ldquo;Kita tidak ingin bencana terjadi, tetapi kita juga harus waspada. Jadi mereka pengurus KSB yang sudah dikukuhkan tidak bisa asal, melainkan sebelumnya mereka sudah dibekali ilmu dengan mengikuti pelatihan,&amp;rdquo; paparnya.

Mereka juga diajak untuk mengenali kecepatan dalam mengambil keputusan jika terjadi bencana. Mereka juga tidak akan cepat drop dan trauma, serta bisa melihat gejala alam. Kemudian mereka akan siaga dan melakukan proses evakuasi sejauh kemampuan yang dimiliki.

&amp;ldquo;Sebenarnya kabupaten di Jatim yang rentan terjadi bencana cukup banyak, maka KSB-KSB ini memang disiapkan untuk daerah-daerah yang terdeteksi rawan,&amp;rdquo; tandas Ketua Umum PP Muslimat tersebut.</description><content:encoded>SURABAYA &amp;ndash; Sebanyak 323 kabupaten/kota yang ada di Indonesia beresiko tinggi terjadinya bencana alam. Sehingga masyarakat diminta selalu waspada agar tidak menjadi korban.

&amp;ldquo;Di Indonesia ini menurut BNPB, ada 323 kabupaten/kota resiko tinggi terjadi bencana, termasuk di Malang,&amp;rdquo; terang Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa pada wartawan usai mengukuhkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Malang.

Menurut Khofifah, daerah-daerah yang sudah terdeteksi mempunyai kerentanan terhadap terjadinya bencana, maka diperlukan kesiapsiagaan dan kewaspadaan oleh masyarakat setempat. Sikap kewaspadaan itu perlu dibangun lebih awal, di antaranya dengan digelarnya pelatihan. Tujuannya, agar masyarakat tidak panik saat bencana datang. Sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

&amp;ldquo;Kita tidak ingin bencana terjadi, tetapi kita juga harus waspada. Jadi mereka pengurus KSB yang sudah dikukuhkan tidak bisa asal, melainkan sebelumnya mereka sudah dibekali ilmu dengan mengikuti pelatihan,&amp;rdquo; paparnya.

Mereka juga diajak untuk mengenali kecepatan dalam mengambil keputusan jika terjadi bencana. Mereka juga tidak akan cepat drop dan trauma, serta bisa melihat gejala alam. Kemudian mereka akan siaga dan melakukan proses evakuasi sejauh kemampuan yang dimiliki.

&amp;ldquo;Sebenarnya kabupaten di Jatim yang rentan terjadi bencana cukup banyak, maka KSB-KSB ini memang disiapkan untuk daerah-daerah yang terdeteksi rawan,&amp;rdquo; tandas Ketua Umum PP Muslimat tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
