<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dukung Dedi Mulyadi, Idrus Marham: Pembahasan Koalisi Golkar-PDIP Sudah Final   </title><description>Dalam Pilgub Jabar nanti, Golkar akan mengusung Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk menjadi calon Gubernur Jabar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/06/525/1750747/dukung-dedi-mulyadi-idrus-marham-pembahasan-koalisi-golkar-pdip-sudah-final</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/06/525/1750747/dukung-dedi-mulyadi-idrus-marham-pembahasan-koalisi-golkar-pdip-sudah-final"/><item><title>Dukung Dedi Mulyadi, Idrus Marham: Pembahasan Koalisi Golkar-PDIP Sudah Final   </title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/06/525/1750747/dukung-dedi-mulyadi-idrus-marham-pembahasan-koalisi-golkar-pdip-sudah-final</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/06/525/1750747/dukung-dedi-mulyadi-idrus-marham-pembahasan-koalisi-golkar-pdip-sudah-final</guid><pubDate>Minggu 06 Agustus 2017 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/06/525/1750747/dukung-dedi-mulyadi-idrus-marham-pembahasan-koalisi-golkar-pdip-sudah-final-1Yx8cUFKqa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Idrus Marham dan Dedy Mulyadi saat diwawancara wartawan. (Foto: Puteranegara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/06/525/1750747/dukung-dedi-mulyadi-idrus-marham-pembahasan-koalisi-golkar-pdip-sudah-final-1Yx8cUFKqa.jpg</image><title>Idrus Marham dan Dedy Mulyadi saat diwawancara wartawan. (Foto: Puteranegara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham mengungkapkan pembahasan koalisi untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) antara Golkar dan PDI Perjuangan sudah mencapai pembahasan final.

Dalam Pilgub Jabar nanti, Golkar akan mengusung Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk menjadi calon Gubernur Jabar. Namun, untuk calon wak gubernurnya masih belum ditentukan.

&quot;Khusus Jabar saya kira hampir sudah final, tinggal kami mencoba melakukan komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi untuk mempertemukan bagaimana agar pasangan dari Golkar dan PDIP nanti akan kita deklarasikan,&quot; papar Idrus saat menggelar suatu acara di kediamannya, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017).

Sejauh ini, kata Idrus, internalnya sudah melakukan komunikasi politik yang cukup intens dengan partai berlambang banteng itu. Ia menekankan untuk pasangan Cagub Jabar akan diumumkan pada Agustus ini.

&quot;Sehingga konfigurasi pasangan yang ada di Jabar, mestinya sudah mendekati saat-saat final dan kita dari Golkar, kami harapkan pada Agustus ini sudah harus kita selesaikan di Jabar,&quot; kata Idrus.

[Baca Juga: Pilgub Jabar 2018, Dedi Mulyadi: Golkar-PDIP Koalisi Strategis]

Setelah nanti diumumkan pasangan dari Golkar-PDI Perjuangan, Idrus menjelaskan akan melakukan pengecekan elektabilitas dengan lembaga survei yang ada. Tak hanya itu, dia juga berpesan agar pasangan Cagub dan Cawagub nantinya untuk menyerap seluruh aspirasi rakyat.

&quot;Dan bagaimana agar pasangan ini betul-betul sesuai dengan aspirasi rakyat, dan karena itu kami mengecek aspirasi rakyat melalui beberapa lembaga survei yang ada. Saya kira itu nanti akan kami lakukan,&quot; tutup Idrus.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan sinyal untuk sepakat dengan opsi Golkar yang mengusung Dedi Mulyadi. Meskipun memiliki persentase suara yang lebih tinggi dari Golkar.

&quot;Pak Dedi juga membangun silahturahmi dengan DPD PDIP Jabar. Mengingat PDIP Jabar bisa usung sendiri tetapi karena ini pemilu rakyat, tentu saja kami harus memperhatikan betul bagaimana aspirasi rakyat Jabar mengenai calon pemimpinnya. Sehingga kerjasama itu dimungkinkan dan Agustus proses pengerucutan fit and proper test sudah dilakukan,&quot; tutup Hasto.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham mengungkapkan pembahasan koalisi untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) antara Golkar dan PDI Perjuangan sudah mencapai pembahasan final.

Dalam Pilgub Jabar nanti, Golkar akan mengusung Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi untuk menjadi calon Gubernur Jabar. Namun, untuk calon wak gubernurnya masih belum ditentukan.

&quot;Khusus Jabar saya kira hampir sudah final, tinggal kami mencoba melakukan komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi untuk mempertemukan bagaimana agar pasangan dari Golkar dan PDIP nanti akan kita deklarasikan,&quot; papar Idrus saat menggelar suatu acara di kediamannya, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2017).

Sejauh ini, kata Idrus, internalnya sudah melakukan komunikasi politik yang cukup intens dengan partai berlambang banteng itu. Ia menekankan untuk pasangan Cagub Jabar akan diumumkan pada Agustus ini.

&quot;Sehingga konfigurasi pasangan yang ada di Jabar, mestinya sudah mendekati saat-saat final dan kita dari Golkar, kami harapkan pada Agustus ini sudah harus kita selesaikan di Jabar,&quot; kata Idrus.

[Baca Juga: Pilgub Jabar 2018, Dedi Mulyadi: Golkar-PDIP Koalisi Strategis]

Setelah nanti diumumkan pasangan dari Golkar-PDI Perjuangan, Idrus menjelaskan akan melakukan pengecekan elektabilitas dengan lembaga survei yang ada. Tak hanya itu, dia juga berpesan agar pasangan Cagub dan Cawagub nantinya untuk menyerap seluruh aspirasi rakyat.

&quot;Dan bagaimana agar pasangan ini betul-betul sesuai dengan aspirasi rakyat, dan karena itu kami mengecek aspirasi rakyat melalui beberapa lembaga survei yang ada. Saya kira itu nanti akan kami lakukan,&quot; tutup Idrus.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan sinyal untuk sepakat dengan opsi Golkar yang mengusung Dedi Mulyadi. Meskipun memiliki persentase suara yang lebih tinggi dari Golkar.

&quot;Pak Dedi juga membangun silahturahmi dengan DPD PDIP Jabar. Mengingat PDIP Jabar bisa usung sendiri tetapi karena ini pemilu rakyat, tentu saja kami harus memperhatikan betul bagaimana aspirasi rakyat Jabar mengenai calon pemimpinnya. Sehingga kerjasama itu dimungkinkan dan Agustus proses pengerucutan fit and proper test sudah dilakukan,&quot; tutup Hasto.
</content:encoded></item></channel></rss>
