<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luar Biasa! Kerja Keras Bantu Korban Banjir, Bocah 12 tahun Panen Pujian</title><description>Hu menggunakan waktu liburan musim panasnya dengan menjadi sukarelawan membantu korban banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1751997/luar-biasa-kerja-keras-bantu-korban-banjir-bocah-12-tahun-panen-pujian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1751997/luar-biasa-kerja-keras-bantu-korban-banjir-bocah-12-tahun-panen-pujian"/><item><title>Luar Biasa! Kerja Keras Bantu Korban Banjir, Bocah 12 tahun Panen Pujian</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1751997/luar-biasa-kerja-keras-bantu-korban-banjir-bocah-12-tahun-panen-pujian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1751997/luar-biasa-kerja-keras-bantu-korban-banjir-bocah-12-tahun-panen-pujian</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2017 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/08/18/1751997/luar-biasa-kerja-keras-bantu-korban-banjir-bocah-12-tahun-panen-pujian-ikDEZy3KpE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Shanghaiist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/08/18/1751997/luar-biasa-kerja-keras-bantu-korban-banjir-bocah-12-tahun-panen-pujian-ikDEZy3KpE.jpg</image><title>Foto: Shanghaiist</title></images><description>YULIN &amp;ndash; Di tengah kerusakan akibat banjir dahsyat yang melanda Provinsi Shaanxi, China, pekan lalu, seorang anak mendapatkan perhatian atas usaha kerasnya membantu para korban yang membutuhkan. Sukarelawan kecil bernama Hu Zhibo itu tertangkap kamera tertidur kelelahan di antara tumpukan botol air minum di Kota Yulin setelah bekerja keras di bawah terik matahari. &amp;nbsp;&amp;nbsp;
Berdasarkan keterangan ibunya, yang dilansir Shanghaiist, Selasa (8/8/2017), putranya menggunakan waktu liburan musim panasnya untuk membantu upaya bantuan bagi korban banjir. Hu yang baru berusia 12 tahun bekerja keras selama 10 jam mengantarkan barang-barang dan membangun tembok penghalang banjir.

Foto: Shanghaiist
Foto Hu segera menjadi viral di media sosial China dan mengundang banyak pujian dari warganet. Mereka mengagumi kerja keras, dedikasi, dan kasih sayang Hu dan menganggapnya sebagai seorang pahlawan.
&quot;Saat anak ini tumbuh dewasa, Tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan negara kita,&quot; komentar seorang pengguna media sosial Weibo.
Sementara itu, meski banyak suara pujian kepada Hu, beberapa warganet bertanya-tanya mengenai usia Hu yang dirasa terlalu muda untuk pekerjaan yang dia lakukan. Mereka merasa Hu seharusnya menghabiskan waktunya seperti kebanyakan anak berusia 12 tahun lain, dengan bermain alih-alih mengangkat-angkat karung beras dan mi. &amp;nbsp;</description><content:encoded>YULIN &amp;ndash; Di tengah kerusakan akibat banjir dahsyat yang melanda Provinsi Shaanxi, China, pekan lalu, seorang anak mendapatkan perhatian atas usaha kerasnya membantu para korban yang membutuhkan. Sukarelawan kecil bernama Hu Zhibo itu tertangkap kamera tertidur kelelahan di antara tumpukan botol air minum di Kota Yulin setelah bekerja keras di bawah terik matahari. &amp;nbsp;&amp;nbsp;
Berdasarkan keterangan ibunya, yang dilansir Shanghaiist, Selasa (8/8/2017), putranya menggunakan waktu liburan musim panasnya untuk membantu upaya bantuan bagi korban banjir. Hu yang baru berusia 12 tahun bekerja keras selama 10 jam mengantarkan barang-barang dan membangun tembok penghalang banjir.

Foto: Shanghaiist
Foto Hu segera menjadi viral di media sosial China dan mengundang banyak pujian dari warganet. Mereka mengagumi kerja keras, dedikasi, dan kasih sayang Hu dan menganggapnya sebagai seorang pahlawan.
&quot;Saat anak ini tumbuh dewasa, Tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan negara kita,&quot; komentar seorang pengguna media sosial Weibo.
Sementara itu, meski banyak suara pujian kepada Hu, beberapa warganet bertanya-tanya mengenai usia Hu yang dirasa terlalu muda untuk pekerjaan yang dia lakukan. Mereka merasa Hu seharusnya menghabiskan waktunya seperti kebanyakan anak berusia 12 tahun lain, dengan bermain alih-alih mengangkat-angkat karung beras dan mi. &amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
