<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah! Insiden Pria Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi Disorot Media Asing</title><description>Insiden mengerikan yang menimpa Muhamad Alzahra alias Joya yang dibakar hidup-hidup oleh warga bekasi disorot media asing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1752012/wah-insiden-pria-dibakar-hidup-hidup-di-bekasi-disorot-media-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1752012/wah-insiden-pria-dibakar-hidup-hidup-di-bekasi-disorot-media-asing"/><item><title>Wah! Insiden Pria Dibakar Hidup-Hidup di Bekasi Disorot Media Asing</title><link>https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1752012/wah-insiden-pria-dibakar-hidup-hidup-di-bekasi-disorot-media-asing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2017/08/08/18/1752012/wah-insiden-pria-dibakar-hidup-hidup-di-bekasi-disorot-media-asing</guid><pubDate>Selasa 08 Agustus 2017 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rufki Ade Vinanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/08/08/18/1752012/wah-insiden-pria-dibakar-hidup-hidup-di-bekasi-disorot-media-asing-5ALGLQ63u5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pria di Bekasi dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri. (Foto: The Star)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/08/08/18/1752012/wah-insiden-pria-dibakar-hidup-hidup-di-bekasi-disorot-media-asing-5ALGLQ63u5.jpg</image><title>Pria di Bekasi dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri. (Foto: The Star)</title></images><description>BEBERAPA hari lalu masyarakat Indonesia digemparkan dengan insiden mengerikan yang menimpa Muhamad Alzahra alias Joya. Pria berusia 30 tahun itu diketahui tewas mengenaskan setelah dikeroyok dan dibakar oleh warga di Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada 1 Agustus karena dituding mencuri alat pengeras suara (amplifier) musala.
Hingga detik ini, insiden tersebut masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat mengingat polisi masih memburu para pelaku pembakar Joya. Ramai menjadi perbincangan di Tanah Air, aksi main hakim sendiri tersebut ternyata juga menjadi sorotan media asing, di antaranya media dari Malaysia dan Singapura.
Baca Juga: Kasus Pembakaran Hidup-Hidup, Ingin Mengembalikan Ketertiban Hukum dengan Melanggar Hukum
Baca Juga: Simak! Ini Kronologi Pengeroyokan dan Pembakaran Joya hingga Tewas
Media Negeri Jiran, The Star memberitakan kasus tersebut dengan tajuk &quot;Man Burned to Death for Stealing Mosque Amplifiers&quot;. Media asal Malaysia itu, menyebut, Joya dibakar setelah dituduh mencuri 3 amplifier.
&quot;Seorang pria berusia 30 tahun dengan inisian MA tewas setelah dibakar hidup-hidup karena diduga mencuri 3 amplifier dari sebuah masjid di Suka Tenang, Bekasi,&quot; tulis The Star, Selasa (8/8/2017).
Selain itu, The Star juga menyelipkan sebuah video berdurasi 1 menit yang merupakan kompilasi dari beberapa video yang diunggah ke Facebook. Sementara media asal Singapura, Asia One memberitakan insiden mengerikan itu dengan judul artikel yang sama dengan The Star.
&quot;MA tewas di tempat dengan luka bakar sekira 80% dan jasadnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Selatan,&quot; tulis Asia One mengutip keterangan dari Kompol Asep Adi Saputra.
Baca Juga: Berkaca dari Pria yang Dibakar di Bekasi, Polri Tegaskan Massa Dilarang Main Hakim Sendiri
Baca Juga: Astaga! Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Joya Digebuki dengan Batu dan Kayu

</description><content:encoded>BEBERAPA hari lalu masyarakat Indonesia digemparkan dengan insiden mengerikan yang menimpa Muhamad Alzahra alias Joya. Pria berusia 30 tahun itu diketahui tewas mengenaskan setelah dikeroyok dan dibakar oleh warga di Desa Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada 1 Agustus karena dituding mencuri alat pengeras suara (amplifier) musala.
Hingga detik ini, insiden tersebut masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat mengingat polisi masih memburu para pelaku pembakar Joya. Ramai menjadi perbincangan di Tanah Air, aksi main hakim sendiri tersebut ternyata juga menjadi sorotan media asing, di antaranya media dari Malaysia dan Singapura.
Baca Juga: Kasus Pembakaran Hidup-Hidup, Ingin Mengembalikan Ketertiban Hukum dengan Melanggar Hukum
Baca Juga: Simak! Ini Kronologi Pengeroyokan dan Pembakaran Joya hingga Tewas
Media Negeri Jiran, The Star memberitakan kasus tersebut dengan tajuk &quot;Man Burned to Death for Stealing Mosque Amplifiers&quot;. Media asal Malaysia itu, menyebut, Joya dibakar setelah dituduh mencuri 3 amplifier.
&quot;Seorang pria berusia 30 tahun dengan inisian MA tewas setelah dibakar hidup-hidup karena diduga mencuri 3 amplifier dari sebuah masjid di Suka Tenang, Bekasi,&quot; tulis The Star, Selasa (8/8/2017).
Selain itu, The Star juga menyelipkan sebuah video berdurasi 1 menit yang merupakan kompilasi dari beberapa video yang diunggah ke Facebook. Sementara media asal Singapura, Asia One memberitakan insiden mengerikan itu dengan judul artikel yang sama dengan The Star.
&quot;MA tewas di tempat dengan luka bakar sekira 80% dan jasadnya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Selatan,&quot; tulis Asia One mengutip keterangan dari Kompol Asep Adi Saputra.
Baca Juga: Berkaca dari Pria yang Dibakar di Bekasi, Polri Tegaskan Massa Dilarang Main Hakim Sendiri
Baca Juga: Astaga! Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Joya Digebuki dengan Batu dan Kayu

</content:encoded></item></channel></rss>
